Pemira UTM Tingkat Fakultas Tuai Banyak Permasalahan
WKUTM – Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) tingkat fakultas Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tahun 2021, dijadwalkan dari Rabu (12/22) hingga Rabu (12/29). Pemira tingkat fakultas ini dilaksanakan secara Dalam Jaringan (daring) menggunakan Google Formulir. Kendati demikian, acara tersebut menuai permasalahan seperti adanya kritik terhadap sistem aklamasi karena hanya terdapat satu Pasangan Calon (Paslon) dan munculnya dua Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sama dengan isi yang berbeda. Aisyah Nur Fadhilah, selaku mahasiswa Fakultas Hukum menilai jika adanya aklamasi menjadikan Pemira UTM belum sepenuhnya menerapkan demokrasi. Hal tersebut lantaran tidak tersedianya kotak kosong. ”Kalau aklamasi satu Paslon, untuk menjaga demokrasi seharusnya disediakan kotak kosong. Bukannya dipaksa memilih Paslon yang tidak didukung dan dipercayai, ini keresahan dari tahun kemarin juga,” ungkap mahasiswi asal Sidoarjo (24/12). Adapun Agung Ali Fahmi, selaku Wakil Rektor (Wa...