Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Pemira UTM Tingkat Fakultas Tuai Banyak Permasalahan

Gambar
WKUTM – Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) tingkat fakultas Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tahun 2021, dijadwalkan dari Rabu (12/22) hingga Rabu (12/29). Pemira tingkat fakultas ini dilaksanakan secara Dalam Jaringan (daring) menggunakan Google Formulir. Kendati demikian, acara tersebut menuai permasalahan seperti adanya kritik terhadap sistem aklamasi karena hanya terdapat satu Pasangan Calon (Paslon) dan munculnya dua Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sama dengan isi yang berbeda. Aisyah Nur Fadhilah, selaku mahasiswa Fakultas Hukum menilai jika adanya aklamasi menjadikan Pemira UTM belum sepenuhnya menerapkan demokrasi. Hal tersebut lantaran tidak tersedianya kotak kosong.  ”Kalau aklamasi satu Paslon, untuk menjaga demokrasi seharusnya disediakan kotak kosong. Bukannya dipaksa memilih Paslon yang tidak didukung dan dipercayai, ini keresahan dari tahun kemarin juga,” ungkap mahasiswi asal Sidoarjo (24/12). Adapun Agung Ali Fahmi, selaku Wakil Rektor (Wa...

Pengesahan UKM Pagar Nusa Tuai Kritikan UKM KM

Gambar
WKUTM - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) telah melakukan pengesahan pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (UKM-KM) Pencak Silat Pagar Nusa oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM-KM) (24/12). Namun, pengesahan tersebut menuai kritikan dari UKM-KM UTM dikarenakan tidak sesuai dengan Peraturan Rektor UTM nomor 1  pasal 19 ayat 3A tahun 2016 yang berbunyi "Bahwa dalam pendirian Organisasi Kemahasiswaan harus memiliki perbedaan Lingkup kegiatan pada tingkatan yang sama." Nur Solihin Novianto, selaku Ketua Umum UKM Pramuka, mengungkapkan pihaknya baru mengetahui terkait pengesahan UKM baru dari Ketua Umum UKM lain. ”Jujur saya sendiri tahu tadi pagi ada UKM baru yang disahkan pagi ini dari teman-teman Ketua Umum lain,” ungakapnya (24/12). Novianto, menambahkan jika dalam pengesahan UKM baru harus diketahui dan UKM lain berhak mendapatkan hak suara dan bicara. ”Harusnya sebelum pengesahan, kami dari pihak UKM mengetahui dan mendapatka...

BULETIN SELEBARAN EDISI II/2021

Gambar
Aku bertanya kepada temanku apa arti rumah baginya. Ia menjawab, yang dinamakan rumah adalah ketika ada ibu di dalamnya. Bagaimana kamu tahu jika ibumu adalah rumahmu? Dia terdiam dan berfikir sesaat. “Aku tak tahu kenapa, tapi tanpa ibu semuanya terasa kosong”. Bersama ibunya ia merasa segalanya terasa tentram. Ada sosok yang menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati juga memenuhi hatinya dengan cinta dan kasih sayang yang diberikan ibunya. Meja makan yang penuh dengan makanan untuk mengisi perut. Meskipun ayahnya juga pandai memasak dan membersihkan rumah, ia menjelaskan apa-apa saja yang dilakukan ibunya memiliki rasa tersendiri di hatinya. Jika temanku tadi memaknai rumah adalah ibunya lantas bagaimana dengan mereka yang tak memiliki ibu, apakah berarti mereka tak memiliki rumah. Selamat membaca! Baca selengkapnya di sini

UKMFH DESAH Gelar Pentas Bertema "Kebangkitan Seni di Era New Normal"

Gambar
WKUTM – Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Hukum (UKMFH) Dunia Ekspresi Seni Anak Fakultas Hukum (DESAH) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menyelenggarakan Pentas Perdana (Pena) 2021 setelah dua tahun lamanya vakum dari kegiatan pementasan lantaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Acara ini mengusung tema "Kebangkitan Seni di Era New Normal" dan diadakan di lapangan futsal Maduraksa. Adapun tujuan dari kegiatan ini  untuk menampilkan dampak buruk teknologi dan ambisi berlebih manusia (19/12).  Adapun ihwal pemilihan tema, Erika Alifia Fitriani, selaku Ketua Pelaksana (Ketupel) menuturkan bahwa, alasan di balik pemilihan tema tersebut sebagai simbol kebangkitan dari UKMFH DESAH setelah beberapa waktu lamanya tidak berkarya. "Mengangkat tema kebangkitan karena UKMFH DESAH sudah dua tahun tidak berkarya," ungkap mahasiswa Fakultas Hukum tersebut (20/12). Terkait susunan acara, pementasan ini dimulai dari pukul  20.30  WIB hingga pukul 22.20 WIB...

Sebelum Menjadi Pejabat Pemerintahan, Begini Caranya Berpolitik Ala Pemira UTM

Gambar
Perhatian: sebelum membaca tulisan ini alangkah baiknya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan, yang pertama dan kedua kepada Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang telah mengizinkan pengadaan Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira). Mengapa demikian? Seyogianya, kita harus berterima kasih atas adanya Pemira di UTM, khususnya tahun 2020 dan 2021, karena menyadarkan kita bahwa taktik politik diperlukan dalam ranah mahasiswa. Tidak hanya kalangan pejabat saja yang menggunakannya untuk merebutkan kursi kekuasaan, bahkan taktik tersebut juga dapat diterapkan mahasiswa untuk memenangkan kursi Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa atau lembaga yang lain. Selain itu, hal berbau taktik politik seringkali menjadi topik menarik. Bagi  kalangan mahasiswa karena saya meyakini tidak sedikit mahasiswa yang mendambakan kursi jabatan tersebut. Sehingga, perlu adanya pengetahuan agar lebih mumpuni dalam menekuni dunia perpolitikan di kampus, sebelum menjamah ke tingkat yang lebih ag...

BULETIN KECUBUNG EDISI 16 | SASTRA HIJAU

Gambar
Kualitas dan kesejahteraan hidup manusia tidak dapat terpisahkan dari alam dan lingkungan tempatnya hidup. Dari alam manusia mendapatkan sumber makanan, bahan sandang hingga bangunan yang kelak digunakan untuk tempat tinggal. Namun, apakah selamanya alam akan bermurah hati kepada manusia? Apakah setelah terus menerus diambil dan digunakan sumber daya alam tidak akan habis? Belakangan ini banyak kita temui fenomena mengenai krisis alam. Di antaranya banyak kepunahan hewan, debit air yang berkurang, kebakaran hutan, banjir, tsunami, tanah longsor dan kekeringan. Bahkan dari hasil penelitian Universitas Adelaide, Indonesia dinyatakan sebagai peringkat keempat negara pengontribusi kerusakan lingkungan tebesar di bumi.  Selamat membaca! Baca selengkapnya di sini

Hasil Sidang Ketiga Gugatan Capresma-Cawapresma

Gambar
WKUTM – Menindaklanjuti gugatan pasangan Calon Presiden Mahasiswa – Wakil Presiden Mahasiswa (Capresma-Cawapresma) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) periode 2022/2023 terhadap Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KPUM-KM). Mahkamah Konstitusi Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (MKM-KM) menggelar sidang putusan sengketa Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB tersebut berakhir molor hingga pukul 15.42 WIB (11/12). Naufal Rizqiyanto, selaku Ketua Umum (Ketum) MKM-KM membuka sidang secara resmi pada pukul 15.42 WIB, dilanjutkan dengan pembacaan ketetapan MKM-KM dalam sidang keputusan tersebut, yang kemudian sidang ditutup pada pukul 15.48 WIB setelah pembacaan ketetapan MKM-KM. Adapun terkait isi keputusan, Naufal mengungkapkan bahwa sudah sesuai dengan pertimbangan. Pihaknya menyatakan terkait sengketa administratif hal tersebut bukan kewenangan MKM-KM, selain itu pihak yang mengajukan permohonan tidak sesuai denga...

Tindak Lanjut Gugatan Capresma-Cawapresma kepada KPUM-KM

Gambar
WKUTM - Menindaklanjuti gugatan pasangan Calon Presiden Mahasiswa – Wakil Presiden Mahasiswa (Capresma-Cawapresma) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) periode 2022/2023 terhadap Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KPUM-KM), Mahkamah Konstitusi Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (MKM-KM) menggelar sidang sengketa Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) pertama pada 6 Desember 2021 dan sidang kedua pada 8 Desember 2021. Mengenai sidang sengketa pertama, Sylvanio De Navalle, sebagai Cawapres menjelaskan bahwa dalam sidang yang terlaksana tersebut telah dibacakan surat permohonan oleh pihaknya berikut juga alasan dituntutnya KPUM-KM dalam sidang, selain itu juga diberikan beberapa hal yang perlu diperhatikan kesalahannya oleh pihak pemohon. ”Tadi hanya sidang permohonan saja, belum selayaknya sidang sebenarnya. Belum sampai pada pelampiran bukti. Ada pembacaan surat permohonan disertai alasan yang menjadi tuntutan, kemudian dari hukum kuasa memberikan beberapa hal yang perl...

Lebih Dahulukan Pengerjaan Ijazah, KTM 2021 Belum Kunjung Rampung

Gambar
WKUTM – Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (KTM UTM) angkatan 2021 belum rampung hingga saat ini. Berdasarkan dari salah satu narasumber, hal ini terjadi dikarenakan pengerjaan KTM bersamaan dengan pembuatan ijazah (02/12). Ahmad Taufiq, selaku staf bagian kemahasiswaan pembuatan KTM, menjelaskan bahwa KTM angkatan 2021 belum sepenuhnya terselesaikan.  Karena lebih mendahulukan pembuatan ijazah, sehingga pengerjaannya dilakukan secara bergantian. Pihaknya mengusahakan untuk segera menginformasikan terkait KTM dan memberikannya kepada mahasiswa. ”Perihal KTM memang belum selesai, tinggal fotonya belum digenerate (dihasilkan). Ini masih fokus dengan pembuatan ijazah. Namun diusahakan dalam waktu dekat sudah bisa diinformasikan dan diberikan kepada mahasiswa,” ungkapnya saat dihubungi oleh pihak Biro Akademik, Administrasi, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI). Berkenaan dengan hal tersebut, sejumlah Mahasiswa Baru (Maba) mel...

UU PPKS UTM Belum Disahkan, Tunggu Tanda Tangan Rektor

Gambar
WKUTM – Sehubungan dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud) Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan Perguruan Tinggi pada Agustus lalu, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan mengeluarkan peraturan turunannya berupa peraturan rektor terkait PPKS. Beberapa proses telah dilewati, namun untuk peresmian hanya tinggal menunggu tanda tangan dari rektor UTM. Mengenai peraturan tersebut, Sumriyah selaku dosen hukum, sekaligus kepala Satuan Tugas (Satgas) PPKS, menuturkan bahwa peraturan rektor ini masih berupa draft rancangan dan diperlukan diskusi lanjutan sebelum disahkan. Sumriyah menambahkan bahwa draft rancangan peraturan tersebut telah dipresentasikan ke pihak rektorium pada 27 November silam. ”Jadi, untuk penyusunan pada tanggal 27 November kemarin, kita telah mempresentasikan kepada wakil dekan (Wadek) tiga fakultas,” tutur Sumriyah. Sumriyah, juga menjelaskan ak...

Permasalahan Pendaftaran Calon Presma-Wapresma UTM 2021

Gambar
WKUTM - Keputusan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KPUM-KM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam persiapan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) menuai kritikan dari mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan terjadi permasalahan yang dimulai dari tidak lolosnya berkas pendaftaran pasangan Calon Presiden Mahasiswa – Wakil Presiden Mahasiswa (Capres-Cawapres) UTM periode 2022/2023, hingga adanya gugatan terhadap KPUM-KM yang diajukan kepada Mahkamah Konstitusi Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (MKM-KM). Adapun terkait hal ini, pihak KPUM dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) belum memberikan tanggapan apapun hingga berita ini terbit. Agung Ali Fahmi, selaku Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, menuturkan apabila terdapat sengketa dapat diselesaikan di MKM-KM sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga  (AD/ART).  ”Silakan selesaikan menurut AD/ART,” ungkapnya (01/12). Adapun perihal gugatan, Naufal Rizkianto, selaku Ketua MKM mengatakan bahwa...