Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Buletin Oposisi Edisi Juni 2017

Gambar
Sebagai miniatur negara, sebuah universitas tentu memiliki lembaga yang tidak jauh berbeda dengan negara pada umumnya. UTM memiliki lembaga ekskutif, legistaltif dan juga yudikatif. Ketiga hal tersebut terbentuk kedalam organisasi mahasiswa. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM). Namun, didalam pelaksanaan tugas, ketiga lembaga tersebut masih belum dapat berjalan dengan lancar. MKM yang merupakan lembaga yudikatif seharusnya dapat menyelesaikan sengketa antara organisasi mahasiswa. Sayangnya, hingga saat ini banyak sengketa antara organisasi mahasiswa tidak terdaftar dalam kasus yang harus diselesaikan oleh MKM. Sebab lembaga ini hanya bersifat pasif atau hanya menunggu pengajuan kasus dari Ormawa yang sedang bersengketa. Ironisnya, masih banyak mahasiswa yang tidak mengetahui fungsi MKM, bahkan tidak tahu apa itu MKM. Disisi lain, perkara penyaluran minat bakat mahasiswa UTM melalui pembentukan Unit Keg...

Raja Tanpa Mahkota

Gambar
Sebut saja namaku Domba. Aku bukanlah seorang ber-IQ tinggi layaknya Albert Einstain  dengan rambut kribon yang acak-acakan tak terurus. Aku juga bukan Jokowi yang suka pakai baju kotak-kotak, apalagi jika kamu samakan aku dengan Andika eks-kangen band yang menikah 4 kali. Tetepi aku adalah bagian dari mereka. Orang lain sering memandangku bagaikan Singa garang yang sudah mengencingi daerah kekuasaanya. Barang siapa yang sengaja maupun tidak masuk wilayahku jangan harap bisa keluar dengan muka penuh tawa. Senyummu adalah milikku, wajahmu itu mainanku, dan lubangmu menjadi camilan makan malamku. Botol-botol setiap pagi bergelimpangan ditiap kamar tidurku. Berbalut mahkota dengan gadis-gadis penghibur yang menemaniku sepanjang malam. Artis, mbak-mbak yang bergelar miss-miss, bahkan para politikus elit selalu menjadi teman pengantar tidur. Mereka mau saja menjadi meja, kursi, dan keset tempat sepatu emasku. Siapa kamu? Sudah aku katakan, sebut saja namaku Do...

Senjata bagi Persatuan Indonesia

Gambar
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan nilai-nilai luhur, baik dalam kontek sosial, budaya, ekonomi, politik maupun pendidikan. Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Pada hari yang istimewa ini, dirasa perlu menjadikan hari ini sebagai momen refleksi rasa patriotisme dan mawas diri terhadap ujian-ujian yang melanda bangsa Indonesia. Dalam menerawang masa depan bangsa, perlu kiranya kita menyelam lebih dalam untuk mengetahui masa lalu bangsa Indonesia, atau bangsa yang dulunya bernama Nusantara.  Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia, bukan dilahirkan oleh Presiden Soekarno. Hanya saja, Soekarno lebih dulu lahir dan menyampaikannya di sidang parlemen kala itu. Pada kesempatan kali ini, segala persoalan yang mengguncang bangsa Indonesia, akan saya hubungkan dengan kisah ‘perang saudara’ Baratayudha. Soekarno adalah jelmaan Adipati Karna, dimana beliau merupakan kakanda tertua dari Putra Prabu Pandu Dewanata, at...

UTM Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Gambar
Pengibaran bendera pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Foto : Fahmi. WKUTM- Dalam memperingati Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/06) pukul 07.30 wib. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar upacara bendera di halaman depan gedung Graha Utama. Upacara dipimpin oleh Muhammad Wafak dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) resimen mahasiswa (MENWA) dan wakil rektor 1 (Warek 1) Deni Setya Bagus Yuherawan sebagai pembina upacara. Upacara yang bertema “Revitalisasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” ini dihadiri oleh beberapa dosen, staf karyawan UTM serta perwakilan dari mahasiswa. Deni Setya Bagus Yuherawan berpidato kepada seluruh peserta melalui teks pidato yang ditulis oleh presiden Joko widodo yang berisi tentang pentingnya meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Selain itu dalam pidatonya Warek 1 juga mengutarakan, sebagai w...