Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

UTM Berencana Mengemas PKKMB Sakera 2024 Secara Humanis

Gambar
WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berencana mengemas Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sakera 2024 pada Agustus mendatang secara humanis. Hal tersebut dilakukan dengan diberlakukannya larangan perpeloncoan dan sentuhan fisik. Rio Kurniawan selaku Ketua Pelaksana Dosen PKKMB Sakera 2024 mengungkapkan Komisi Penegak Kedisiplinan (KPK) akan diformulasikan untuk memberikan contoh kedisiplinan kepada mahasiswa baru tanpa melibatkan perpeloncoan. ”KPK sekarang tidak marah, tetapi tegas ya. Pertama saya tidak memperbolehkan KPK teriak di depan muka jarak kurang dari satu meter. Kedua, sentuhan fisik bagaimanapun bentuknya tidak kami tolerir. Kalau ada perpeloncoan bisa lapor ke Ketua Pelaksana Mahasiswa, mbak Aini, atau saya tegur nantinya,” ungkapnya (24/6). Senada dengan Rio, Yuli Kurrotul Binti Aini selaku Ketua Pelaksana Mahasiswa PKKMB Sakera 2024, mengungapkan bahwa nantinya pelaksanaan akan dikemas secara humanis, serta menghapus manajemen kon...

PKKMB Sakera 2024 Mengusung Tema Keberagaman Budaya

Gambar
               Sumber: YouTube PKKMB SAKERA WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berencana melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sakera 2024 dengan tema “Lestari Budaya Nusantara Wujudkan Visi Trunojoyo Madura” selama tiga hari pada Senin (5/8) hingga Rabu (7/8). Yuli Kurrotul Binti Aini selaku Ketua Pelaksana Mahasiswa PKKMB Sakera 2024 menjelaskan, tema tersebut diambil dikarenakan mahasiswa yang mendaftar di UTM pada tahun ini berasal dari beragam daerah. ”Mahasiswa yang mendaftar di UTM beragam budayanya, kemudian pak rektor juga ingin lulusan UTM menoreh banyak prestasi, sehingga dipupuk dari sekarang,” ungkapnya (23/6). Sedangkan terkait rentetan PKKMB Sakera 2024, akan diawali dengan pelaksanaan Pra-PKKMB pada Sabtu (3/8) dalam rangka membuat koreografi dan pemberian tugas kelompok bagi mahasiswa baru. ”Setelah pembuatan koreografi, setiap kelompok mahasiswa baru diberi penugasan untuk menge...

SE Ketentuan Penganggaran di UTM Tahun 2024 Menuai Keluhan UKM-KM

Gambar
WKUTM – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 3820/UN46/PR.00.02/2023 tentang Ketentuan Penganggaran di Lingkungan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Tahun 2024, poin E berbunyi, Pelaksanaan kegiatan di luar hotel/ di luar kampus yang menggunakan dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) hanya untuk kegiatan Rapat Kerja Universitas. Rapat Koordinasi Pimpinan Universitas dan Kegiatan lain atas persetujuan Rektor, dengan jumlah pelaksanaan seefektif dan seefisien.  Kemudian poin F, Fakultas/Biro/Lembaga/UPT diperkenankan mengadakan kegaitan seminar/workshop/diklat di hotel/diluar kampus dengan menggunakan sumber pendanaan dari luar UTM.  Kedua poin tersebut menuai keluhan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa (KM) lantaran tidak adanya imbauan terkait ketentuan tersebut sebelum pengajuan proposal kegiatan. Tiara Putri Sulung R, selaku Ketua Umum (Ketum) UKM Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Gunung, Hutan, Bahari, Tebing, Rawa, dan Sosial (Ghubatras), men...

Selain UKT, BPU Menjadi Rencana Pendapatan UTM

Gambar
WKUTM – Buntut dari pembatalan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun 2024 di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) (27/6), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merilis Surat Edaran (SE) perihal pembatalan penambahan Kelompok UKT (28/6). Adapun pembatalan tersebut berimbas pada tidak tercapainya target pendapatan UTM. Ari Basuki, Wakil Rektor (Warek) II Bidang Umum dan Keuangan, mengonfirmasi bahwa pembatalan penambahan golongan UKT tahun ini memengaruhi target pendapatan UTM. ”Jadi ya memang ada pendapatan-pendapatan yang tidak tercapai,” ungkapnya (4/6). Ia berujar pendapatan yang meningkat dapat turut memperbaiki pelayanan kepada mahasiswa, salah satunya dalam bentuk peningkatan kualitas fasilitas. ”Karena kita ini sebenarnya usaha jasa, bukan manufaktur. Kalau jasa, yang ditingkatkan adalah layanannya,” ucapnya.  Adapun terkait rencana penambahan golongan UKT kembali pada tahun depan, ...

Upah Kerja Paruh Waktu Mahasiswa UTM, Sepadan kah?

Gambar
                      Ilustrasi youngontop.com Masyarakat Madura patut berbangga diri memiliki Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai satu-satunya universitas negeri di daerah yang dijuluki pulau garam ini. Hal lain yang cukup membuat masyarakat Madura patut berbesar hati adalah biaya hidup dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ada di UTM tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan kampus negeri lain. UKT tertinggi di UTM hanya sebesar 3 juta rupiah. Namun, apakah biaya hidup yang murah ini mampu meningkatkan kesejahteraan mahasiswa yang berkuliah di UTM? Sebagai kampus negeri dengan biaya hidup yang tergolong murah, UTM tentu banjir peminat. Pada tahun 2023 saja, UTM mampu menerima mahasiswa baru sejumlah 5.254 orang. Dengan jumlah mahasiswa yang tidak sedikit, UTM mampu menjadi jantung perekonomian di Kecamatan Kamal, khususnya Desa Telang. Dengan jumlah penduduk hanya 2.613 jiwa (termasuk lebih sedikit jika diban...

Penanganan Permintaan Informasi PPID UTM

Gambar
WKUTM – Berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik, pada Pasal 7 ayat (1) diatur bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bertanggungjawab dalam menyediakan layanan informasi publik yang meliputi proses penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan dan pelayanan informasi publik di badan publik. Kendati demikian, pelayanan dan penanganan permintaan informasi di PPID Universitas Trunojoyo Madura (UTM) belum maksimal. Hal ini lantaran adanya permintaan informasi sejak Februari 2024 yang belum dikonfirmasi. Sedangkan berdasarkan Pasal 22 ayat (7) Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengatur bahwa Badan Publik wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis atau konfirmasi paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak diterimanya permintaan informasi, baik diterima maupun ditolak.   Surokim, ketua PPID UTM, ketika dimintai keterangan terkait permintaan inf...

Cara Polres Bangkalan Mengusut Kasus Curanmor

Gambar
WKUTM – Maraknya pencurian motor (curanmor) di desa Telang, Bangkalan, meresahkan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan, dikabarkan telah menerima laporan sebanyak 126 kasus curanmor di Bangkalan dalam kurun waktu tahun 2023 hingga 2024. Adapun upaya mengatasi curanmor, Polres Bangkalan telah melakukan patroli, pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV) di beberapa titik sepanjang kampus UTM, dan penyelidikan. Namun, upaya tersebut belum dapat mengatasi maraknya curanmor di area kampus UTM. Menanggapi kasus tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas), Risna Wijayati mengungkapkan, pihak Polres dan Kepolisian Sektor (Polsek) Bangkalan mengalami kendala terkait keterbatasan jumlah personel kepolisian. Oleh karena itu pihaknya menilai perlu adanya kesadaran dari mahasiswa dan masyarakat agar saling menjaga harta berharga miliknya. ”Masyarakat Bangkalan sebanyak 1.101.556 jiwa, personil polisi 500 anggota. Jadi satu polis...