Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fakultas Kedokteran

Ironi Pembatasan Fakultas Kedokteran

Gambar
Sudah jadi rahasia umum kalau Indonesia mengalami kekurangan dokter, terutama di daerah terpencil. Akses layanan kesehatan masih timpang, dengan banyak wilayah kesulitan mendapatkan tenaga medis yang memadai. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah memilih untuk membatasi pendirian Fakultas Kedokteran (FK) dengan alasan bahwa mendirikan FK membutuhkan waktu lama hingga bisa menghasilkan lulusan. Sebagai gantinya, pemerintah lebih memilih menambah kuota mahasiswa di FK yang sudah ada dan meningkatkan kualitas pendidikannya. Jika dilihat dari sisi kualitas, kebijakan ini memang masuk akal. Tidak semua kampus mampu menyelenggarakan pendidikan kedokteran dengan standar yang baik. Jika dibiarkan tanpa regulasi ketat, bisa saja muncul FK yang hanya dijadikan kedok untuk mengeruk keuntungan tanpa memikirkan standar kompetensi lulusan. Namun, pembatasan FK ini tidak bisa menjadi satu-satunya solusi untuk memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia. Ada langkah lain yang seharusnya dilakuk...

Dosen UTM Sebut Pembatasan Pendirian FK Hambat Pemerataan FK

Gambar
  WKUTM – Rencana pembatasan pendirian Fakultas Kedokteran (FK) oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 14 Januari lalu mendapat tanggapan dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM) lantaran berpotensi menghambat pemerataan persebaran FK di Indonesia. Helmy Boemiya, selaku Dosen Hukum sekaligus anggota tim bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Pengusulan FK UTM menilai pembatasan harus mempertimbangkan daerah yang benar-benar membutuhkan. Ia menilai Kemendiktisaintek tidak bisa serta-merta membatasi pendirian FK tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan. Sejumlah wilayah masih kekurangan tenaga medis, sehingga keberadaan FK baru tetap diperlukan. ”Jika rencana pembatasan tersebut dilakukan dengan perhitungan yang matang, menurut saya tidak masalah. Namun saya mengharapkan agar pembatasan tersebut tetap dibuka untuk daerah yang masih minim FK,” ujar pria yang kerap disapa Boy tersebut via WhatsApp (3/2). Madura menjadi salah...

UTM Targetkan Buka Akses Pelayanan Klinik Pratama untuk Umum Tahun Ini

Gambar
Tampak depan, Klinik Pratama fasilitas kesehatan milik UTM yang akan segera beroperasi, Senin, (6/1). (NRA/LPM-SM) WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM), telah meresmikan Klinik Pratama pada Selasa (31/12) minggu lalu. Adapun akses pelayanan sementara hanya untuk civitas academica . UTM berencana membuka akses pelayanan untuk umum setelah seluruh dokter Klinik Pratama UTM mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) Tenaga Kesehatan (nakes). Siti Nurfitria, selaku Penanggung Jawab Klinik Pratama UTM mengungkapkan bahwa akan membuka pelayanan kesehatan untuk umum tahun ini. ”Tujuan utama Klinik Pratama ini masih melayani kesehatan internal dulu, civitas academica, karyawan, dan dosen. Kalau untuk umum, insyaallah segera pada tahun ini,” (6/1).  Ruang pendaftaran dan administrasi Klinik Pratama UTM, Senin, (6/1). (NRA/LPM-SM) Ia juga menjelaskan bahwa kini Klinik Pratama UTM menyediakan dua dokter umum, satu dokter gigi, tiga perawat serta bangunan yang terdiri...