Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

PSHT UTM Gelar TOT Se-Madura

Gambar
para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Foto: Sira J WKUTM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Menggelar Training of Trainer (TOT) se-Madura. Kegiatan yang digelar di Gedung Student Center (GSC) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Minggu (26/11) merupakan salah satu dari program kerja PSHT yang diadakan setiap tahunnya. Sebagaimana yang diungkapkan Factur Rokhman Najib, kegiatan yang kali ini mengusung tema Menuju Indonesia Emas dengan Terate Emas tersebut digelar dengan tujuan mencetak atlet dan pelatih atlet yang berkualitas. Sehingga dengan demikian, Factur juga berharap prestasi yang dihasilkan dari para atlet akan semakin meningkat, khususnya di wilayah Madura. ”TOT ini kan pelatihan untuk para pelatih di bidang pencak silat prestasi. Jadi setelah pelatihan ini, kami berharap bisa mencetak atlet dan pelatih yang berkualitas dan berprestasi, khususnya di Madura ini,” ungkap Factur selaku ketua pelaksana. Adapun k...

Mahasiswa FP Tidak Setujui Penetapan Wadek III

Gambar
Demonstran menunggu kedatangan Dekan FP  di depan Gedung Graha Utama. Foto: Dico WKUTM – Puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) menggelar aksi demonstrasi di halaman  Gedung Graha Utama Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (13/11). Aksi yang dimulai sejak pukul tujuh pagi dilaksanakan sebagai wujud protes mahasiswa atas penunjukan Wakil Dekan (wadek) III oleh Dekan FP. Dalam hal ini mahasiswa menyayangkan pemilihan Wakil Dekan yang terkesan mengesampingkan aspirasi dari mahasiswa. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Andika, Dekan memilih Calon Wadek dan menetapkannya tanpa sepengetahuan mahasiswa FP. ”Senin calon Wakil Dekan sudah dipilih dan Rabu sudah ditunjuk oleh Dekan. Padahal, mahasiswa belum sempat menemui Dekan untuk menyampaikan aspirasinya mengenai Wadek yang diharapkan,” ungkap Gubernur Mahasiswa FP itu. Oleh karena itu, mahasiswa mengajukan tiga tuntutan kepada pihak dekanat. Dimana tuntutan pertama adalah menolak Wadek III FP yang baru. L...

Dekan FP Tidak Akan Mengganti Wadek III Terpilih

Gambar
Rektor tengah memberikan tanggapan di depan para demonstran. Foto : Haidar  WKUTM - Mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan aksi demo pada Senin (13/11) , dengan membawa tiga tuntutan be r kenaan tentang pemilihan Wakil Dekan III (Wadek III) yang dianggap tidak sesuai dengan aspirasi mahasiswa. Tiga butir tuntutan tersebut salah satu menolak atas dipilihnya Wadek III Fakultas Pertanian yang baru , Akhmad Farid, dikarenakan Wadek III yang terpilih dianggap pendemo tidak memiliki kredibilitas. Selain itu sebagai dosen kerap tidak masuk kelas dan sulit ditemui untuk bimbingan skripsi. “ Sebagai dosen saja gemar melaksanakan tugas dalam pembelajaran secara tidak bertanggungjawab,” keluh salah satu mahasiswa ilmu kelautan dalam audiensi (13/11). Butir kedua mendesak Dekan Fakuktas Pertanian untuk menunjuk ulang Wakil Dekan III, dengan melibatkan mahasiswa pertanian. Para mahasiswa beranggapan bahwa pemilihan Deka n tidak berda...

Ormawa Gelar Audiensi Terkait Dana DIPA

Gambar
ilustrasi WKUTM – Segenap Organisasi Kemahasiswaan Universitas Trunojoyo Madura (Ormawa UTM) menggelar audiensi bersama pihak rektorat, siang tadi (9/11). Audiensi yang digelar di ruang rapat lantai 4 Gedung Graha Utama UTM tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor II (Warek II) dan Wakil Rektor III (Warek III) serta beberapa kepala biro UTM. Forum tersebut diadakan karena sulitnya pencairan dana Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) yang dirasakan kebanyakan pihak ormawa belakangan ini. Sebagaimana yang disampaikan Arifin, Presiden Mahasiswa UTM tersebut mempertanyakan sulitnya pencairan dana dari setiap kegiatan Ormawa yang telah diselenggarakan. Tidak hanya itu, Arifin juga meminta kepastian akan jumlah dana kemahasiswaan yang sudah dijanjikan Warek III naik dari 194 juta menjadi 250 juta. Dalam forum yang berlangsung selama satu jam tersebut, Arifin juga mempertanyakan hubungan antara pihak (BAAKPSI) dan (BAUK). Sebab, mayoritas Ormawa merasa ada ketidak-harmonisan k...

Mahasiswa FIP Meresahkan Kejalasan Dana DIPA

Gambar
Barisan aksi mahasiswa FIP yang sedang berjalan menuju Ruang Kuliah D. Foto : Time WKUTM – Puluhan mahasiswa fakultas ilmu pendidikan (FIP) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa peduli FIP melakukan aksi di halaman ruang kuliah bersama (RKB) D, Senin (6/11). Aksi yang kali pertama   digelar ini merupakan bentuk reaksi dan protes mahasiswa terhadap beragam masalah yang ada di dalam FIP, utamanya terkait dana DIPA. Sebagaimana yang diutarakan Asrori dalam orasinya, mahasiswa prodi pendidikan Informatika itu mengeluhkan sulitnya pencairan dana DIPA. Hal tersebut sangat menghambat kelancaran kegiatan badan kelengkapan FIP. Bahkan, beberapa anggota badan kelengkapan harus berhutang untuk menutupi dana kegiatan yang belum bisa dicairkan. ”Utang kita sudah jatuh tempo. Badan kelengkapan sudah melakukan kegiatan yang seharusnya, namun tidak ada orang fakultas   yang membantu kita. Apakah kita harus berutang melulu?,” ungkap mahasiswa yang juga menjabat sebagai gube...