Postingan

Menampilkan postingan dengan label essaifoto

Pasar Hanyalah Simbol

Gambar
Setidaknya ada dua hadist yang diriwayatkan oleh Muslim secara gamblang mengatakan bahwa tempat yang paling dibenci oleh Tuhan adalah pasar. Dan yang paling terkenal, hadist riwayat Al-Albani, dikatakan bahwa tempat paling baik adalah masjid, sedangkan pasar adalah seburuk-buruk tempat (Shahih Al-Jami’ 3271). Lalu, bukankah dalam institusi atau lembaga apapun tidak jauh beda bahkan lebih buruk dari pasar? * Ketika sedang suntuk dan butuh pelarian tidak jarang saya memilih pasar. Misalnya, ketika tidak mampu menelan omong kosong guyonan dari politisi di negara kita, saya ke pasar untuk minum kopi. Biasanya, saya berangkat sendiri mulai jam 3 pagi dan kembali pulang ketika sudah ingin pulang, tidak tentu kapan itu.  Pasar baru Tuban, Jawa Timur adalah tempat yang selalu jadi rujukan untuk pelarian. Selain banyak saya jumpai kopi enak di sana, orang-orang di pasar memiliki tema pembicaraan lebih empiris dan menyenangkan untuk didengar. Tidak pernah sekalipun saya denga...

Jony dan Sampah yang Sebenarnya

Gambar
Sebuah persoalan yang luput dari sebagian pandangan mata; sampah.   Tidak ada yang memungkiri bila sampah adalah salah satu perkara berskala besar di Indonesia dan negara bagian Asia khususnya. Sementara itu, 5 negara yang menduduki kursi dengan kuantitas sampah terbanyak adalah Cina, Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Sri Lanka. Sampah berkapasitas paling besar adalah sampah plastik. Hingga akutnya persoalan tersebut untuk menimbang daur ulang membutuhkan waktu cukup lama, Natgeo dan Natgeo Asia khususnya membahas hal demikian. Dengan polemik memilih planet atau plastik dalam majalahnya. Melihat persoalan demikian dari lingkup institusi juga tidak jauh berbeda, misalnya di ranah Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Hal ini bisa kita lihat dari sisi yang tidak tampak di sebagian besar kalangan  civitas akademika. Tepatnya di sebelah barat gedung asrama atau selatan food court terdapat saksi bisu metabolisme sampah di universitas. Kurangnya perhatian dari...

Sedikit Cerita dari Laut

Gambar
Barangkali kita sering mendengar kalimat, ‘ Laut adalah misteri ’ . P asir putih, birunya air, ombak, dan keindahan-keindahan yang laut tampakkan di kulitnya, berhasil mengelabui kita dari arti laut yang sebenarnya . Amis ikan, nelayan, dan pertarungan dengan alam yang sejati dari laut itu, hanya dirasakan oleh beberapa kalangan saja. Hal itu masihlah belum pantas untuk menyentuh misteri dari laut. Secara ilmiah, kita mengetahui perbandingan antara laut dengan daratan adalah 71 banding 29. Bahkan sebelum pengukuran ilmiah itu disuguhkan, kitab suci umat muslim menyebut laut sebanyak 33 kali dan daratan 13 kali. S kala perbandingan ini sama (proporsi) dengan apa yang disuguhankan ilmu pengetahuan. Dulu, pernah saya coba menanggalkan pembahasan akan misteri laut, karena saya sadar akan dangkalnya pengetahuan tentang laut. Tapi apa salahnya sedikit melirik kehidupan laut selain dari sisi wisata. Adalah kehidupan nelayan, yang bau amisnya ikan melekat ...