Postingan

Menampilkan postingan dengan label mahasiswa UTM

Kasus Pembunuhan yang Menimpa Mahasiswi UTM

Gambar
Press release (Moh Maulidi Al Izhaq (MH) Mahasiswa STIT AL-Ibrohimy) pelaku pembunuhan mahasiswi UTM oleh Polres Bangkalan, Senin (2/12). (Humas Polres Bangkalan) WKUTM –  Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tengah diselimuti suasana duka usai meninggalnya Een Jumianti, mahasiswi Program Studi (Prodi) Manajemen Sumberdaya Perairan. Kronologi Kejadian Risna Wijayati, Kepala Sie Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan, mengungkapkan Een, yang tengah hamil meminta pertanggung jawaban kepada pelaku, MH. Namun, MH merespons permintaan tersebut dengan tindakan pembunuhan, Minggu (1/12). Menindaklanjuti hal itu, Polres Bangkalan dikabarkan telah menangkap MH yang mengakui perbuatannya, Senin (2/12). Tanggapan UTM Menanggapi kejadian tersebut, Surokim, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni, menjelaskan bahwa UTM telah mengerahkan tim dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UTM, Satuan Petugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekera...

Terkendala Visa, Masa Kedatangan Mahasiswa Penerima International Students Scholarship Mundur

Gambar
Mahasiswa beasiswa International Student Scholarship asal Pakistan sedang membaca buku di ruangan International Relations Office (IRO) , Kamis (7/11). ( Eksya aditya nurul azmi/IRO) WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dikabarkan telah mendatangkan tujuh dari 11 mahasiswa penerima International Students Scholarship sejak awal November. Adapun empat mahasiswa lainnya belum tiba di Indonesia.  Hal ini bertentangan dengan masa kedatangan mahasiswa penerima beasiswa yang direncanakan di awal antara akhir September hingga awal Oktober. Adapun total keseluruhan mahasiswa penerima beasiswa yang lolos berjumlah 11 orang, di antaranya berasal dari negara Sudan, Malaysia, Ethiopia, Tajikistan, Nigeria dan Pakistan. Bangun Sentosa Dwi Haryanto, selaku People in Charge (PIC) Universitas Trunojoyo International Students Scholarship 2024, menuturkan bahwa beberapa negara asal mahasiswa penerima beasiswa tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Sehingga mempersulit ...

Kreatif tetapi Rawan Terkena Stres, Dosen Psikologi Berikan Masukan pada Generasi Stroberi

Gambar
Mahasiswa sedang menuju ke gedung Cakra, Rabu (16/10). NRA/LPM-SM WKUTM – Belakangan, julukan generasi stroberi mulai disematkan pada generasi yang lahir pada pertengahan 1990-an hingga 2010, yang turut mencakup mahasiswa saat ini. Generasi stroberi merupakan label yang disematkan pada generasi tersebut karena dinilai kreatif, kerap menyuarakan isu kesehatan mental, tetapi mudah terserang stres.   Hera Wahyuni, selaku dosen Psikologi menuturkan bahwa generasi stroberi memiliki karakteristik kreatif, tetapi di sisi lain kurang tangguh menghadapi permasalahan. Mereka cenderung menghindar, serta menganggap masalah mereka itu berat. Lalu berlarut-larut terlalu lama di dalamnya. Hera menekankan bahwa setiap individu pasti akan selalu memiliki masalah. ”Sebenarnya, mereka harus tahu kalau semua orang itu tidak luput dari permasalahan, setiap orang pasti memiliki masalah,”tuturnya ketika ditemui di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) (10/10).  Sejauh in...

UTM Berencana Buka Layanan Kesehatan Mental

Gambar
Sejumlah mahasiswa sedang bersantai di taman kampus, Selasa (3/9). NRA/LPM-SM WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berencana membentuk layanan kesehatan mental bagi seluruh mahasiswa pada November mendatang. Hal ini guna menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan psikologis dan menjaga kewarasan mental mahasiswa.  Hera Wahyuni, selaku ketua layanan Pcycology Counselling for Student Problem Solution (Psychopresso) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) menuturkan, pihaknya ingin mendirikan layanan kesehatan mental gratis di tingkat universitas.  ”November kami akan melakukan gebrakan konseling untuk seluruh mahasiswa UTM. Mudah-mudahan November sudah bisa direalisasikan,” tuturnya (10/10). Hera yang juga menjabat sebagai anggota Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mengungkapkan bahwa layanan kesehatan mental ini berbeda dengan Satgas PPKS. Karena Satgas PPKS lebih fokus pada kasus pelecehan secara verbal mau...

Upah Kerja Paruh Waktu Mahasiswa UTM, Sepadan kah?

Gambar
                      Ilustrasi youngontop.com Masyarakat Madura patut berbangga diri memiliki Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai satu-satunya universitas negeri di daerah yang dijuluki pulau garam ini. Hal lain yang cukup membuat masyarakat Madura patut berbesar hati adalah biaya hidup dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ada di UTM tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan kampus negeri lain. UKT tertinggi di UTM hanya sebesar 3 juta rupiah. Namun, apakah biaya hidup yang murah ini mampu meningkatkan kesejahteraan mahasiswa yang berkuliah di UTM? Sebagai kampus negeri dengan biaya hidup yang tergolong murah, UTM tentu banjir peminat. Pada tahun 2023 saja, UTM mampu menerima mahasiswa baru sejumlah 5.254 orang. Dengan jumlah mahasiswa yang tidak sedikit, UTM mampu menjadi jantung perekonomian di Kecamatan Kamal, khususnya Desa Telang. Dengan jumlah penduduk hanya 2.613 jiwa (termasuk lebih sedikit jika diban...