Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Mengulik Kehidupan Mahasiswi yang Memilih Bekerja Walau Upah Tak Sepadan

Gambar
Deretan stand makanan dan minuman di depan Kampus UTM,  Jumat (29/11) . (NRA/LPM-SM) WKUTM – Mengambil pilihan untuk merasakan kehidupan kuliah sembari bekerja, bukanlah suatu hal mudah, terlebih ketika beban kerja tak sebanding dengan upah yang diterima. Tidak sedikit mahasiswa yang memilih kuliah sambil bekerja, demi bertahan hidup untuk membiayai kuliah. Itulah yang dialami oleh seorang mahasiswi Agribisnis angkatan 2021, yang sedang menjalani masa pendidikannya di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Sebut saja Fifi, yang saat ini memilih bekerja sebagai penjaga stan minuman, sembari menyelesaikan skripsinya. Fifi menceritakan bahwa dirinya mengambil pekerjaan sebagai penjaga stan minuman dingin, agar bisa menghasilkan pundi-pundi uang sendiri. Sebagai mahasiswa semester akhir, didukung jadwal kuliah yang sudah tidak terlalu padat, membulatkan tekad Fifi untuk melamar pekerjaan di sana.  Hal ini juga didukung oleh Dosen Pembimbing Skripsinya, yang setelah menget...

Upaya Himala Meningkatkan Nilai Tambah Garam

Gambar
Visitasi Tim PPK Himala dan Belmawa Dikti dalam mengenalkan produk garam fortifikasi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan (24/10). (Tim PPK Himala) WKUTM – Sekitar pukul empat sore, suasana kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mulai lengang di bawah langit mendung. Cahaya matahari yang terhalang awan membuat langit tampak redup, sementara angin sore terus berembus lembut menghantarkan kesejukan. Aku melangkah menuju gedung laboratorium eksakta, tempat teman-teman dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (Himala) biasa berkumpul untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan pemberdayaan mereka. Usai memasuki gedung, aku langsung disambut hangat oleh Marwa Salsabila, ketua pelaksana tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Himala. Sambil tersenyum, Marwa mempersilakanku berjalan di sampingnya. Kami melangkah bersama menuju laboratorium garam yang letaknya di area depan gedung. Begitu memasuki ruangan, kujumpai mereka, sebagian teman-teman dari Himala, ...

Tak Ditanggung UTM, Mahasiswa Penerima Internasional Students Scholarship Bayar Biaya E-visa

Gambar
Halimov Nematullo dan Emad Ahmad mahasiswa asal Tajikistan dan Pakistan, penerima beasiswa Internasional Students Scholarship 2024 temui secara langsung di Learning Business Center (LBC) Garam, Kamis (7/11). (NRA/LPM-SM) WKUTM – Berdasarkan pamflet Universitas Trunojoyo Internasional Students Scholarship 2024 , tertera penerima beasiswa mendapatkan tunjangan berupa: biaya kuliah selama delapan semester, biaya hidup serta asrama, asuransi kesehatan, visa, izin tinggal terbatas (ITAS) dan pelatihan program Bahasa Indonesia selama satu semester. kendati demikian, penerima beasiswa mengaku menanggung biaya pembuatan E-visa dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) secara mandiri. Halimov Nematullo, mahasiswa penerima beasiswa asal Tajikistan membenarkan, bahwasanya terdapat perubahan informasi terkait tunjangan beasiswa. Ia mengetahui hal tersebut setelah melakukan sesi wawancara.  Baca juga:  Terkendala Visa, Masa Kedatangan Mahasiswa Penerima International Students Scho...

Terkendala Visa, Masa Kedatangan Mahasiswa Penerima International Students Scholarship Mundur

Gambar
Mahasiswa beasiswa International Student Scholarship asal Pakistan sedang membaca buku di ruangan International Relations Office (IRO) , Kamis (7/11). ( Eksya aditya nurul azmi/IRO) WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dikabarkan telah mendatangkan tujuh dari 11 mahasiswa penerima International Students Scholarship sejak awal November. Adapun empat mahasiswa lainnya belum tiba di Indonesia.  Hal ini bertentangan dengan masa kedatangan mahasiswa penerima beasiswa yang direncanakan di awal antara akhir September hingga awal Oktober. Adapun total keseluruhan mahasiswa penerima beasiswa yang lolos berjumlah 11 orang, di antaranya berasal dari negara Sudan, Malaysia, Ethiopia, Tajikistan, Nigeria dan Pakistan. Bangun Sentosa Dwi Haryanto, selaku People in Charge (PIC) Universitas Trunojoyo International Students Scholarship 2024, menuturkan bahwa beberapa negara asal mahasiswa penerima beasiswa tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Sehingga mempersulit ...

Buletin Selebaran Prinsip Kehidupan

Gambar
[Buletin Selebaran] Prinsip hidup dapat diartikan sebagai konsep berpikir seseorang yang dijadikan landasan dalam menentukan tujuan hidupnya. Buletin esai ini diharapkan dapat menjadi gambaran dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, khususnya bagi mahasiswa yang menyandang gelar sang intelek.  Baca di sini

UKM-KM Sebut Fasilitas Sekber Belum Memadai

Gambar
Mahasiswa UKM Seni Nanggala sedang mengunjungi Sekretariat Bersama, Rabu (6/11). (STV/LPM-SM) WKUTM — Sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), mengeluhkan kondisi fasilitas di Gedung Sekretariat Bersama (Sekber). Mereka menilai fasilitas yang ada di Sekber masih kurang memadai dan memerlukan perhatian serius dari pihak kampus, sebagai penunjang kegiatan mahasiswa.  Dian Ayu Lestari, selaku Ketua Umum UKM Seni Nanggala mengungkapkan, bahwa fasilitas di Sekber kurang memadai. ”Air di kamar mandi mati, meski telah diperbaiki, seminggu kemudian balik lagi tidak ada airnya,” ungkapnya saat ditemui di Sekretariat UKM Seni Nanggala (3/11). Baca juga:  Polres Bangkalan Masih Pertimbangkan Penempatan Personel di Pos Keamanan UTM Tak hanya mengeluhkan soal kamar mandi, mahasiswi asal Sampang tersebut juga mengeluhkan fasilitas lainnya. Mulai dari lantai di area luar yang rusak dan berlubang, Wireless Fidelity (Wi-F...

UTM Jadwalkan Perawatan Gedung Sekber

Gambar
Mahasiswa UKM-KM sedang mengunjungi Sekretariat Bersama, Rabu (6/11). (STV/LPM-SM) WKUTM — Berdasarkan situs web Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP), Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) akan melakukan perawatan secara menyeluruh pada Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) dengan pagu sebesar Rp257.000.000. Perawatan yang diperkirakan mulai dilaksanakan pada Senin (11/11) ditujukan untuk peningkatan fasilitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa (KM). Baca juga:  UTM Bangun Pos Keamanan untuk Cegah Curanmor Prasetyo Nugroho, selaku Koordinator Pusat Perencanaan dan Manajemen Risiko mengungkapkan, perawatan mencakup pengecatan ulang dan perbaikan lantai di area luar ruangan dan pemasangan kanopi. Selain itu, nantinya akan disediakan sejumlah meja dan kursi di bagian tengah Sekber. ”Niat perawatannya mencakup pengecatan, perbaikan keramik, kanopi. Juga berikan kursi buat tempat atau ruang diskus...

Polres Bangkalan Masih Pertimbangkan Penempatan Personel di Pos Keamanan UTM

Gambar
Seorang warga Bangkalan mengendarai sepeda motor menuju Kantor Polres Bangkalan, Kamis (7/11). (KHA/LPM-SM) WKUTM – Rencana penempatan personel Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan di Pos keamanan yang sedang dibangun UTM tidak menjanjikan. Sebab, anggota Kepolisian di Kabupaten Bangkalan tergolong minim, 540 personel. Jumlah Itu hanya 77 persen dari jumlah ideal berdasarkan aturan untuk Polres tipe C, yaitu 769 personel. Adapun Polres Bangkalan belum memastikan personelnya dapat ditugaskan berjaga di pos keamanan UTM. Risna Wijayati, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bangkalan mengungkapkan bahwa berdasarkan keperluan personel, Polres Bangkalan membutuhkan setidaknya 1.200 personel. Namun, realisasinya hanya 540 personel. Ia menilai minimnya personel akan menghambat penuntasan kasus kriminal dan peningkatan keamanan di Bangkalan.  ”Jika UTM meminta personel polisi untuk ikut serta menjaga pos keamanan, siapa personelnya. Karena pos di daerah yang ra...

UTM Bangun Pos Keamanan untuk Cegah Curanmor

Gambar
Sejumlah kuli proyek sedang bekerja membangun pos keamanan UTM, di depan Jalan Raya Telang, Senin (4/11). (KHA/LPM-SM) WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sedang membangun pos keamanan yang letaknya di utara Laboratorium Soft Skill dengan realisasi anggaran Rp253,115,731. Tujuannya untuk menjaga keamanan di wilayah kampus UTM dari tindak kriminal seperti curanmor. Pembangunan tersebut dimulai sejak penandatanganan kontrak, Jumat (18/10) dan diproyeksikan rampung pada 26 Desember 2024. Amrin Razali, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan pos kemanan menjelaskan, bahwa pemilihan tata letak pos keamanan berada di depan Jalan Raya Telang atau mempertimbangkan posisi tengah strategis dengan gedung publik yang dimiliki UTM. Yakni, Gedung Pertemuan (GP), Gedung Layanan Kesehatan, dan Sekretariat Bersama (Sekber). “Posisinya di tengah, bisa mengawasi pembangunan gedung klinik kesehatan, nantinya juga menjadi rumah sakit yang dimiliki UTM. Kemudian, dapat dipasan...

Mahasiswa UTM Keluhkan Minimnya Tempat Sampah

Gambar
Cleaning service sedang beristirahat setelah membersihkan sampah di taman kampus, Kamis (26/9). (Nur Anisa/LPM-SM) WKUTM – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) keluhkan minimnya fasilitas tempat sampah. Khususnya di area gedung Cakra, gedung Fakultas Kedokteran (FK), Sekretariat Bersama (Sekber), dan Food Court . Hal ini dinilai berujung pada berserakannya sampah di area tersebut. Bisma Surya Mahardika, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum angkatan 2021 menilai ketersediaan tempat sampah di UTM masih belum memadai. Sebab, di beberapa titik belum tersedia tempat sampah. ”Di beberapa titik seperti Sekber, kantin, serta jalan kembar yang biasanya di lewati mahasiswa, itu belum ada tempat sampah,” tuturnya melalui pesan WhatsApp (30/10). Baca juga: BAK Telat Unggah SPTJM Dua Minggu, Beasiswa KJMU Terancam Hangus Sedangkan Qoiyun Ta’faul Maghfiroh, mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 menuturkan tempat sampah di area kampus masih minim. Pihaknya juga memb...

BAK Telat Unggah SPTJM Dua Minggu, Beasiswa KJMU Terancam Hangus

Gambar
Perpanjangan timeline pendaftaran KJMU tahap II 2024, pada postingan Instagram (3/9). (P4OP Dinas Pendidikan Jakarta) WKUTM – 23 mahasiswa Jabodetabek College Student (Jcos) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) keluhkan keterlambatan UTM dalam mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), sebagai salah satu syarat penerima beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II 2024. Adapun UTM dikabarkan baru mengunggah SPTJM pada hari ini, Jumat (1/11), kendati masa tenggat pengunggahan pada Jumat (18/10) dua minggu lalu. Nadia Putri, mahasiswa Program Studi (Studi) Akuntansi yang menjadi salah satu pendaftar beasiswa KJMU menjelaskan, bahwasanya pihak UTM beserta 29 perguruan tinggi lainnya telah menerima surat pemberitahuan dari Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P40P) Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terkait masa verifikasi dan unggah SPTJM dengan tenggat 18 Oktober 2024. Meski begitu, ia berujar bahwa UTM belum mengung...