Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Opini: Realita Pendidikan Kita Hari Ini

Gambar
Hari Pendidikan Nasional datang lagi. Di media sosial, kita melihat serangkaian unggahan penuh semangat: kutipan Ki Hajar Dewantara, foto-foto siswa berpakaian adat, hingga omongan pejabat yang penuh gairah dan harapan. Tetapi di balik perayaan itu, terdapat realita bahwa pendidikan kita belum pulih dari krisis yang terlalu lama dibiarkan menganga. Ia seolah berjalan, namun pincang. Ia tampak tumbuh, namun tidak merata. Setiap tahun, kita mendengar jargon baru—dari revolusi industri 4.0, digitalisasi, hingga “Merdeka Belajar”. Tapi di sebuah ruang kelas beratap bocor di ujung negeri, seorang guru honorer masih mengajar tanpa kepastian gaji, bahkan tanpa digaji. Sementara itu, di kota besar, sekolah-sekolah elite mematok biaya masuk setara harga rumah. Perbedaan ini bukan sekadar angka, namun juga mencerminkan jurang yang semakin dalam antara mereka yang bisa “belajar dengan layak” dan mereka yang sekadar “berusaha bertahan.” Banyak yang memuja kurikulum baru sebagai langkah...