Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Simpang Siur Mahkamah Konstitusi Mahasiswa

Gambar
WKUTM – Kinerja Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM) selaku organisasi mahasiswa yang bertugas dan memiliki wewenang dalam bidang yudikatif hingga saat ini masih dipertanyakan. Sebab, selain banyaknya mahasiswa yang belum mengetahui keberadaan MKM, tugas dan kinerja dari organisasi tersebut juga tidak banyak diketahui mahasiswa pada umumnya. Sebagaimana yang diakui Zumrotul Azizah, mahasiswa Fakultas Hukum ini tidak mengetahui sama sekali perihal MKM beserta tugas dan fungsinya, ”Tidak tahu, memang MKM itu singkatan dari apa?” kata mahasiswa semester 6 itu. Sama halnya dengan Zumrotul, Na’riful Ilmiah, mahasiswa Program Studi Agribisnis bahkan baru menyadari bahwa ada Mahkamah Konstitusi di Universitas Trunojoyo Madura ketika diwawancarai Warta UTM . Di sisi lain, Rochman yang mengetahui keberadaan dan tugas MKM, justru merasa kecewa dengan kinerja MKM. Melihat dari sengketa mahasiswa pertanian tahun 2014, Rochman merasa kurang puas. Menurutnya, MKM kurang maksimal dal...

Eksotis 5 Sabit Pentaskan 2 Naskah Teater

Gambar
Pementasan Teater Sabit. Foto : Lia  WKUTM – Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Teater Sabit menggelar 2 pementasan teater (22/06) di Auditorium Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Pagelaran tersebut dilakukan sebagai perayaan ulang tahun ke-5 Teater Sabit. Pementasan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB tersebut mengusung naskah Pagi Bening ditulis oleh Serafin dan Joaquin kemudian disutradarai oleh Saprol. Naskah kedua yakni Marsinah Menggugat ditulis Ratna Sarumpaet lalu disutradarai Danuel.   Penonton dikenakan biaya tiket masuk senilai Rp. 7000., untuk 2 pertunjukkan. Pertunjukan pertama digelar   di gedung auditorium Lantai 2 UTM   kemudian pertunjukan ke dua di halaman parkir gedung Auditorium. Menurut Adelia Riki Afanda Putri, selaku ketua pelaksana, tema perayaan Eksotis Sabit tahun ini mengangkat tema Muara Panca.   Selain itu rangkaian acara sebelumnya dilaksanakan seminar yang diisi oleh Agus Noor dengan membahas tema ...

PBSI UTM Gelar Pementasan Teater Sempat

Gambar
                       Pementasan Teater Sempat di  Gedung  Student Center  WKUTM- Teater Sempat kembali diselenggarakan oleh program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Trunojoyo Madura (PBSI UTM). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni 18-20 Juni di Gedung Student Center (GSC). Menurut Ahmad Noer Fahri, selaku ketua pelaksana, memaparkan bahwa t eater s empat merupakan salah satu tugas akhir semester dari mata kuliah seni teater bagi mahasiswa PBSI semester 4 yang setiap tahun digelar. Dalam pementasan teater kali ini diambil tema “sat warna lakon aksara.” Sat diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya enam, sebagai perlambang ada enam pementasan. Sedangkan aksara sebagai simbol   angkatan bahasa dan sastra untuk angkatan 17. Ia juga mengungkapkan untuk menentukan masalah tema awalnya kebingungan karena untuk penampilan teater kali ini berbeda-beda. Setiap k...