Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Buletin Sastra Kecubung Edisi 7

Gambar
Download Buletin Kecubung Edisi 7 Kita terkadang malas untuk mencari dan mempertanyakan kebenaran sebuah sejarah. Hingga lupa bila di tahun 1965 silam di tanah Ibu Pertiwi ini pernah terjadi genosida terhadap anak negeri. Ditangan militer, atas dalih tuduhan subversib idelogi orang yang dianggap PKI tak segan untuk dibantai tanpa melalui proses pengadilan. Dalam film ”Senyap” karya Joshua Oppenheimer digambarkan sampai saat ini hanya sebagian kecil saja pelaku yang merasa berdosa, menyesal, apalagi sadar jika tindakannya keliru. Itikad pemenuhan janji Jokowi masa kampanye dulu untuk menuntaskan penyelesaian kasus HAM masa lalu setelah terpilih juga mulai memudar. Opini rakyat digiring supaya berfikir sedikit atau sedikit berfikir agar energinya terkuras habis untuk kerja! Kerja! dan Kerja! Katanya demi pembangunan, memupuk harapan, serta menata masa depan rakyat agar kelak jadi negara maju. Tentu maju yang dimaksud diukur dengan penguasaan materi, dan suburnya kapitalis...

PENGADUAN KEKERASAN PKKMB 2016

Gambar
Menanggapi adanya berbagai isu tentang kekerasan, perploncoan, serta hukuman yang tidak logis selama pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016 tingkat Universitas, Fakultas, dan Program Studi (Jurusan), Lembaga Pers Mahasiswa Spirit Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura membuka pengaduan dari mahasiswa baru dan mahasiswa aktif Universitas Trunojoyo Madura terhadap segala bentuk tindakan. pelanggaran oleh panitia PKKMB. Bentuk kekerasan dapat berupa berbagai tindakan mengintimidasi, mengancam, memukul, mengintervensi, memaksa, serta perlakuan tidak menyenangkan yang tidak sesuai dengan nilai, norma, etika, moral, dan budaya akademik yang merendahkan derajat kemanusiaan. Dapatkan dan Isi form pengaduan secara online disini !

Memperkuat Rasa Nasionalisme Maba

Gambar
Sri Edi Swasono sedang memberikan materi kepada MABA WKUTM - Sabtu (20/8) penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016 mendatangkan Sri Edi Swasono guru besar Universitas Indonesia (UI). Kehadiran Sri Edi Swasono oleh panitia diminta untukmengisi materi tentangnasionalisme. Hal tersebut sudah sesuai dengan tema yang diangkat oleh panitia. Para Maba umumnya saat dimintai pendapat merasa senang bisa menerima materi nasionalisme langsung dari menantu pertama Bung Hatta tokoh proklamator Indonesia. Seperti diungkapkan olehYolanda Abigail berikut, ”Saya sangat senang bisa bertemu dengan pak Edi. Beliau menginspirasi dan dapat memotivasi tentang kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik,”pujinya. Soal isi materi para maba juga sependapat dengan apa yang telah disampaikan Sri Edi Swasono. ”Saya setuju dengan beliau, Nasionalisme kaum muda sekarang itu kurang. Jadi perlu ditanamkan untuk kami,” ujar Nanda Ayu Fitria Maba Program Studi Ekonomi Syariah. ...

Maba UTM Kembali melakukan Demonstrasi

Gambar
Demonstrasi yang berlangsung di depan gedung graha utama WKUTM – Mahasiswa Baru (Maba) Universtas Trunojoyo Madura kembali melakukan demonstrasi penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Sabtu (20/8). Aksidemonstrasi ke dua ini dimulai pukul 12:30 dari gedung Pertemuan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan bergerak menuju Gedung Graha Utama. Dalam tuntutanya para Maba mendesak pimpinan kampus agar menurunkan biaya UKT yang dianggap terlalu tinggi dan tidaksesuai dengan aturan Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEK DIKTI). Febri Jafriya Finuri Maba yang menjadiorator demomengatakanakan terus mendesak rektor UTM untuk sesegera mungkin menurunkan UKT. ”Kami meminta pihak kampus untuk menurunkan UKT sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan kemenristek DIKTI. Kasihan dengan teman teman yang mendapatkan UKT tinggi. Orang tua mereka harus bersusah payah untuk membayar UKT anaknya,“ujar Maba program studi Sistem Informasi tersebut. Massa demo tidak hanya dari...

Tanggapan Maba terhadap Acara Selebrasi I LOVE UTM

Gambar
I LOVE UTM. Foto dokumentasi panitia WKUTM – Jumat (19/8) rangkaian acaraPengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab panitia PKKMBmengajak seluruh Mahasiswa Baru (Maba) membuat selebrasi yang membentuk kalimat ”I LOVE UTM”. Presti Surya Leksmana salah satu perserta selebrasi berpendapat jika kegiatan tersebut dapat menunjukkan kekompakan Maba angkatan2016. ”Jika dilihat dari kekompakanya, selebrasi yang dilakukan tadi pagi bagus. Sayangnya itu sudah biasa di kampus lain. Saya harapkan tahun depan panitia PKKMB lebih kreatif lagi,” ujar maba Program Studi (Prodi) Akutansi tersebut. Hal senada juga diungkapkan oleh maba Hukum yang enggan disebut namanya. Ia mengaku kegiatan tersebut merupakan contoh yang baik untuk mengawali terobosan baru. “Saya harap tahun depan lebih unik lagi, tetapi, ya, tidak apa-apa ini sudah kemajuan,”ucapnya. Presiden Mahasiswa (Presma) UTM, Fadhal Hidayatullah mem...

UKM Keluhkan Waktu Pengenalan Organisasi yang Singkat

Gambar
penampilan UKM ECZ Capoeira Madura saat pengenalan UKM pada kamis (18/8). Foto : Ipul WKUTM – Kamis (18/8), pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dinilai mengecewakan. Sedikitnya waktu (23 menit) yang diberikan oleh pihak panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) mengakibatkan UKM mempersingkat tampilan mereka. Menurut Mat Salim ketua UKM Triple-C merasa waktu yang diberikan kurang sehingga tampilan organisasinya belum sempurna. ”untuk persiapan kami sudah matang. Tapi, kurangnya waktu yang diberikan oleh pihak panitia membuat kita harus mengurangi beberapa tampilan,” keluh mahasiswa Program Studi (PRODI) Pendidikan Informatika tersebut. Tidak hanya itu Rif Imawan selaku ketua UKM Taruna Jaya (TJ) juga menyarankan agar menambahkan durasi waktu untuk setiap penampilan UKM. ” Seharusnya waktu yang diberikan lebih lama, ya minimal 30 menit, ” ujarnya. Bukan saja dari pihak UKM, Ketidak puasan juga dirasakan oleh mahasis...

Gedung Cakra UTM Mengalami Kebakaran

Gambar
Salah satu ruangan di lantai 3 Gedung Cakra yang mengalami kebakaran pagi tadi (17/8). Foto : Ipul WKUTM – Rabu (17/8), Gedung Cakra lantai 3 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengalami kebakaran. Peristiwa kebakaran terjadi pukul 08.00 WIB saat tengah berlangsung Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI). Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari konsleting listrik. Menurut Firdia selaku pimpinan pengawas gedung Cakra kebakaran tersebut berawal dari LED yang terlalu panas, sehingga mengakibatkan konsleting listrik. “Penyebabnya masih belum diketahui, diduga karena konsleting listrik yang berasal dari panasnya LED” ujarnya. Selain itu, berdasarkan penuturan petugas keamanan yang sedang berjaga, diperkirakan sejumlah perangkat komputer, telepon, LCD dan perangkat elektronik lainnya terbakar. Menanggapi peristiwa tersebut, Maghfira selaku Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) merasa kebakaran tersebut menganggu kekhidmatan upacara. “Saya terganggu, kar...

Terlalu Lama, Upacara HUT RI Sebabkan Banyak Maba Sakit

Gambar
Tampak beberapa mahasiswi tengah mendapat perawatan dari pihak kesehatan PKKMB karena kelelahan melakukan upacara HUT RI 71, Rabu (17/8). Foto : Ipul WKUTM – Rabu (17/8), pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 71 yang bertepatan dengan pembukaan Pengenalan KehIdupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berakhir dengan banyak korban sakit. Durasi kegiatan yang memakan banyak waktu diduga menjadi penyebab 83 Mahasiswa Baru (Maba) harus dilarikan ke bagian kesehatan. Tidak hanya hari ini, pada saat geladi kotor kemarin (16/8) juga menyebabkan 36 Maba sakit. Menurut Musvita selaku Koordinator Kesehatan, faktor utama penyebab banyaknya Maba sakit ialah tidak sarapan. Alhasil, sebagian besar Maba menderita maag dan tidak dapat mengikuti upacara hingga selesai. Selain itu, pusing juga menjadi salah satu penyakit yang dialami Maba saat terlalu lama berdiri. Seperti Dian Aulia Firdaus Maba Program Studi (Prodi) Manajemen, “ Kepal...

Buletin Sastra Kecubung Edisi 6

Gambar
DOWNLOAD BULETIN SASTRA KECUBUNG EDISI 6 “Sastra sebagai karya lisan atau tulisan yang memiliki citra keunggulan seperti keorisinilan, keartistikan, keindahan dalam isi, dan ungkapannya,” Panuti Sudjiman. Seiring dengan berkembangnya fungsi koran yang tidak hanya menjadi wadah bagi wacana-wacana jurnalistik, beberapa rubrik baru dalam koran mulai dimunculkan untuk menarik perhatian para pembaca, termasuk rubrik sastra. Akhirnya, banyak penulis mulai berlomba-lomba untuk mengirimkan karya sastra mereka demi dimuat dalam koran. Seperti kata Virginia Woolf bahwa menulis itu seperti seks yang akhirnya dilakukan demi uang, untuk mendapat uang dengan menjual tulisan mereka. Pengarang-pengarang koran hanya bisa pasrah jika tulisan mereka harus diperpendek atau dibenahi oleh editor sesuai persyaratan dalam koran tertentu. Dari sini, definisi sastra sebagai karya orisinil seperti yang dikatakan Panuti Sudjiman sebenarnya sudah mulai terdegradasi oleh peraturan-peraturan layak muat ...

Jumlah Penghuni Asrama UTM Meningkat

Gambar
Arsip foto asrama WKUTM - Asrama mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengalami peningkatan jumlah penghuni. Sampai saat ini ada sekitar 190 pendaftar untuk asrama laki-laki dan 300 pendaftar untuk asrama perempuan. Pendaftar Asrama didominasi oleh Mahasiswa Baru (Maba). Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, seperti biayanya yang murah dan dekat dengan kampus. Menurut Muhyit mahasiswa Program Studi (Prodi) Sosiologi yang juga musahil asrama laki-laki, peningkatan penghuni akan masih terus bertambah mengingat pembukaan pendaftaran yang baru akan ditutup pada 15 Agustus 2016. Sedangkan untuk asrama putri seluruh kamar hampir penuh. “asrama putri ada 319 mahasiswa lama dan 300 Maba, jadi tinggal menyisakan sedikit kamar,” ujar musahil perempuan mahasiswi Prodi Hukum Bisnis Syariah (HBS) yang enggan menyebutkan namanya. Jarak yang berada diarea kampus menjadi faktor utama banyaknya Maba mendaftar di asrama. Fikri Maba Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ...

Maba Khawatir ada Perploncoan di PKKMB

Gambar
Maba 2016 sedang berbaris mengikuti upacara pembukaan PKKMB WKUTM – Kekhawatiran Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016 di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan tindakan perploncoan masih menghantui Mahasiswa Baru (Maba). Salah satunya diungkapkan oleh Dewi, Maba Program Studi Teknik Industri (Prodi TI). Walau dirinya telah mendengar kabar perubahan konsep PKKMB tetapi mengaku masih was-was mengkhawatir kemungkinan tindakan perpeloncoan. Dian, Maba prodi Fakultas Teknik berpendapat senada. Ia mengecam tindakan perpeloncoan dalam PKKMB. Karena dianggap tidak sesuai aturan dan amoral jauh dari cermin perilaku orang terdidik. “Memang bagus ada PKKMB, namun jika para panitia melakukan kekerasan fisik maka saya tidak setuju, karena tidak mencerminkan tujuan PKKMB tersebut,” ucapnya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) selaku bagian dari kepanitiaan PKKMB mengatakan telah melakukan berbagai perombakan kepanitiaan PKKMB. Hal ini diungkapkan oleh Maghfira Oktaviana Waki...