Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

UTM Bangun Klinik Layanan Kesehatan Sebagai Pelengkap FK

Gambar
Sejumlah pekerja, sedang membangun pondasi gedung klinik kesehatan, Rabu (25/9). (NRA/LPM-SM) WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mulai membangun klinik layanan kesehatan. Gedung yang akan dibangun tiga lantai tersebut menelan anggaran sebesar Rp9.900.000.000. Adapun fasilitas kesehatan itu tidak hanya melayani civitas academica, tetapi juga masyarakat umum. Rencana proyek tersebut rampung pada 31 Desember dan kemungkinan beroperasi pada 2025. Amrin Rozali, selaku Analis Pengadaan, menjelaskan jika pembangunan klinik tersebut untuk memenuhi pelayanan kesehatan di mahasiswa maupun masyarakat umum. Selain itu untuk menunjang fakultas kedokteran. ”Memang untuk kebutuhan fasilitas kesehatan mahasiswa, dan masyarakat umum,” ujarnya saat di temui di ruangannya (25/9). Ia melanjutkan pembangunan gedung dimulai pada 12 September hingga 31 Desember 2024 nanti. Namun pihaknya belum dapat memastikan kapan mulai beroperasinya fasilitas kesehatan tersebut. ”Kemungkinan 2025, ...

Cerita Ojek Mahasiswa: Dapat Orderan Alat Kontrasepsi hingga Membawa Penumpang Mabuk

Gambar
Ilustrasi – Seorang sedang mengantarkan barang pesanan kepada pelanggan. ( Pixabay/@trongdat15 ) WKUTM - Berstatus sebagai mahasiswa tidak selalu soal belajar dan mengejar nilai akademik semata. Bagi mahasiswa, dunia perkuliahan juga menjadi ruang untuk bisa mengatur waktu, menjalani berbagai aktivitas, dan tak jarang harus bekerja sampingan.  Sebut saja SI, salah satu mahasiswi yang tak hanya menuntut ilmu di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), tetapi juga bekerja sampingan sebagai ojek mahasiswa. Sejak bulan November tahun lalu, tepat ketika ia baru menyandang status sebagai mahasiswa baru, SI memutuskan untuk mencoba peruntungan sebagai ojek mahasiswa. Awalnya, ia tertarik setelah melihat kakak tingkatnya bekerja sebagai ojek, dan terinspirasi untuk memulai usahanya sendiri.  ”Waktu itu, saya belum dibolehin bawa motor, jadi sering banget pakai jasa ojek mahasiswa buat kuliah dan kerja kelompok. Lama-lama, saya jadi tertarik ikut ngojek setelah lihat kakak ting...

Rata-rata Masa Studi Mahasiswa UTM Mencapai 9 hingga 11 Semester

Gambar
Sejumlah mahasiswa sedang berkumpul di taman kampus UTM, Kamis (19/9). (STV/LPM-SM) WKUTM - Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, pada Pasal 18 ayat (1) menyatakan masa ideal mahasiswa yang menempuh program sarjana (S-1) dirancang dalam delapan semester dengan beban 144 SKS.  Hal ini justru berseberangan dengan data yang ada pada Laporan Kinerja (Lakin) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tahun 2023. Lantaran, rata-rata masa studi mahasiswa UTM masih lebih dari delapan semester.  grafis lihat di sini Lucky Dafira Nugroho, Koordinator Penjaminan Mutu UTM, mengaku jika rata-rata masa studi mahasiswa UTM mencapai sembilan semester atau 4,5 tahun diakibatkan karena adanya beberapa faktor. ”Beberapa faktor yang memengaruhi masa studi mahasiswa, faktor finansial, keluarga, dan ada juga yang berasal dari mahasiswanya sendiri,” ujarnya saat ditemui di ruangan dosen Fakultas ...

Laporan Kehilangan Barang di Sekber Tidak Mendapatkan Tindak Lanjut

Gambar
Seorang mahasiswa sedang mengunjungi Sekretariat Bersama (Sekber), (27/8) (NRA/LPM-SM) WKUTM – Setahun belakangan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa (KM) mengalami kehilangan barang berupa laptop, ponsel, alat masak, hingga kamera di Sekretariat Bersama (Sekber). Sejumlah kehilangan barang tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Satuan Pengaman (Satpam), tetapi tetapi tidak memperoleh tindak lanjut, sebab dianggap tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Alvina Agus Ramadani, Ketua Umum (Ketum) B-Sing mengaku kehilangan 3 barang. Di antaranya gitar, kompor, dan alat masak. Pihaknya telah melaporkan kepada Satpam, tetapi belum mendapatkan tindak lanjut. ”Kalau dilihat dari banyaknya kasus kehilangan barang akhir-akhir ini, setidaknya pihak kampus mengambil tindakan,” ujar mahasiswi Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum tersebut (20/9). Adapun Alvina menyarankan pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV). Karena dengan adanya CCTV bisa mencegah kehilanga...

DPM dan BEM UTM Sepakati Tupoksi Masing-masing

Gambar
Perwakilan Ormawa dalam kongres mahasiswa ke-XII membahas AD/ART KM UTM. (KHA/LPM-SM) WKUTM – Kongres Mahasiswa ke-XII Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menghasilkan perubahan dan penambahan pasal terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Keluarga Mahasiswa (KM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM, yang ditujukan untuk memperjelas tupoksi masing-masing, Minggu (22/9). Verdianto selaku Ketua Umum DPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjelaskan, pada ART Bab X DPM-F pasal 41 tentang wewenang DPM-F KM, pada ayat 2 berbunyi DPM-F KM berwenang menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa kepada pejabat yang berwenang.  Namun, pihaknya berpendapat bahwa baik BEM-KM dan BEM-F KM, kerap melakukan kegiatan yang seharusnya wewenang DPM-F KM UTM. Karena pada ART Bab XII BEM-F KM UTM, pasal 51 tentang tugas, wewenang, dan kewajiban BEM-F KM UTM pada ayat 7 hanya memperjuangkan aspirasi mahasiswa. ”Jadi, jika BEM-F m...

Proses Penyidikan Kasus Tindak Kekerasan yang Melibatkan Mahasiswa UTM

Gambar
Beredar kabar video tindak kekerasan pada mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM). (KHA/LPM-SM) WKUTM- Sabtu kemarin, video tindak kekerasan yang dialami oleh mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di depan kos sekitar UTM tersebar di media sosial (21/9). Video tersebut kemudian mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, mulai dari pihak kemahasiswaan, Satuan Tugas Pencegahan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), hingga kepolisian.  Menanggapi kejadian tersebut, Surokim selaku Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan memberi pernyataan sikap kampus melalui siaran pers yang diunggah pada Instagram dan situs web @universitastrunojoyomadura/  klik di sini  Begitu pun dengan Drajat Wicaksono selaku Ketua Divisi Pencegahan Kekerasan Seksual Satgas PPKS turut memberikan keterangan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tindak kekerasan dan tengah membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut.  "Begitu terima informasi sudah langsung dib...

Kongres ke-XII UTM Hasilkan Perubahan Aturan Pembentukan, Pembekuan dan Pencabutan Ormawa

Gambar
Perwakilan UKM-KM UTM Menghadiri Kongres Mahasiswa ke-XII di gedung Cakra, kemarin (22/9). (BEM KM UTM) WKUTM – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) telah menggelar Kongres ke-XII di Gedung Cakra pada Sabtu (21/9) hingga Minggu (22/9). Kongres yang melibatkan seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tersebut menghasilkan setidaknya empat perubahan pasal Anggaran Rumah Tangga (ART) Ormawa UTM. Bisma Surya Mahardika, ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), dalam kongres tersebut menawarkan penambahan diksi pada ART bab IX pasal 31 ayat 2 poin D tentang pembentukan UKM, yang semula hanya memerlukan surat rekomendasi dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, diusulkan penambahan persetujuan 2/3 UKM Keluarga Mahasiswa (KM). Bisma menilai tanpa penambahan diksi itu, poin D dapat merugikan UKM-KM, karena tidak melibatkan UKM-KM dalam pembentukan UKM baru. Sehingga dapat memunculkan peresmian...

Buletin Selebaran Edisi September Hitam 2024

Gambar
Buka di Sini

Review Film Yang Tak Pernah Hilang

Gambar
Judul film: Yang Tak Pernah Hilang Tahun rilis: 2024 Jenis film: Dokumenter  Sutradara: Hari Nugroho dan Anton Subandrio. Siapa sebenarnya Herman dan Bimo? Mengapa kisah hidup mereka menarik perhatian orang-orang hingga dijadikan sebagai film dokumenter? Apa yang telah mereka lakukan sehingga sampai puluhan tahun berlalu sejak hilang, masih dikenang dan diperjuangkan keadilannya? Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin akan muncul bagi mereka yang belum pernah mendengar kisah Herman dan Bimo sebelumnya. Barangkali kalian yang membaca ini salah satunya. Jika iya, maka lanjutkanlah membaca agar rasa penasaran itu terjawab dan tidak meluap begitu saja. Yang Tak Pernah Hilang merupakan film dokumenter yang diproduseri oleh Dandik Kajjasungkana, koordinator Ikatan Keluarga Orang Hilang (Ikohi) dan berkolaborasi dengan Adreena Media. Film ini menceritakan bagaimana dua orang mahasiswa Universitas Negeri Airlangga (Unair) tiba-tiba menghilang ketika aksi tahun 1998. Mereka adalah He...

Pendataan Karier Alumni UTM Belum Optimal

Gambar
WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan pendataan karier alumni melalui formulir tracer study yang tersedia di laman karir.trunojoyo.ac.id. Adapun pendataan yang ditujukan untuk mempermudah alumni selanjutnya mendapatkan informasi pekerjaan tersebut masih belum optimal lantaran minimnya jumlah alumni yang mengisi formulir. Kurniyati Indahsari, selaku ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3MP) mengungkapkan bahwa jumlah alumni yang mengisi formulir tracer study belum mencapai target ideal. ”Untuk datanya relatif rendah, sebelumnya 30 persen lalu baru meningkat menjadi 47 persen di tahun lalu. Tapi itu masih rendah, baiknya sih di atas 75 persen,” ungkap wanita yang kerap disapa Iin tersebut (2/9). Iin menjelaskan hal ini bisa saja terjadi karena adanya alumni yang malas mengisi formulir maupun merasa sudah pernah mengisi walaupun sebenarnya belum. ”Bisa saja malas karena terkendala banyaknya pertanyaan yang harus diisi, ata...

UTM Melakukan Pengadaan Kursi Besi Tanam

Gambar
WKUTM – Berdasarkan situs web Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP), Universitas Trunojoyo Madura UTM) melakukan pengadaan sarana ruang pembelajaran dengan total pagu Rp5.000.000.000. Pengadaan tersebut berupa fasilitas kursi besi tanam yang akan dipasang di sejumlah titik dalam area kampus. Mudassir, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengungkapkan bahwa saat ini kursi besi tanam masih dalam proses produksi dan ditargetkan siap dipasang di kampus pada November. ”Pengerjannya paling akhir 5 November 2024,” ungkapnya pada reporter LPM-SM (2/9). Adapun terkait persebaran kursi besi tanam, pihaknya menjelaskan akan meletakkan di beberapa area kampus. ”Diletakkan di sepanjang halaman fakultas dan taman kampus,” jelasnya Adapun pengadaan kursi besi tanam oleh UTM berjumlah 80 unit yang berasal dari dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang diajukan UTM. ”Jumlahnya diperkirakan 80 unit lebih, dengan har...