Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Pemilihan Duta Kampus UTM 2016

Gambar
WKUTM- Penyeleksian Duta Kampus Universitas Trunojoyo Madura 2016 (UTM) tahap pertama akhirnya terpilih 14 finalis. 14 finalis tersebut perwakilan dari masing-masing fakultas yang telah berhasil melewati tes tulis, talenta dan wawancara. Acara yang setiap tahunnya diadakan oleh salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Pertanian (UKMFP) Viper Collaboration ini mengangkat tema Soul of Trunojoyo. Tema tersebut bertujuan untuk membangkitkan jiwa Trunojoyo. “Banyak yang tidak tahu kenapa Universitas ini dinamai Universitas Trunojoyo Madura, jadi kami ingin membangkitkan jiwa Trunojoyo lewat acara pemilihan duta kampus atau King and Queen UTM 2016 ini,” ujar Suri Adidarma selaku ketua pelaksana. Sebelum memasuki malam puncak, 14 finalis akan mendapat pembekalan. Pembekalan tersebut berupa beauty class, modeling, table manner dan juga pemberian materi mengenai sejarah UTM serta budaya Madura. Pemateri saat pembekalan adalah beberapa dosen UTM yakni Dinara Maya Julijanti, Allyvia Came...

Ilmu Komunikasi Gelar Communication Festival Pertama di UTM

Gambar
Doc. panitia penyelenggara Comfest WKUTM – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (Prodi Ikom UTM) mengadakan Communication Festival (Comfest). Kegiatan tersebut merupakan kali pertama diselenggarakan oleh Prodi Ikom. Acara yang bertepatan pada selasa (11/06) ini bertempat di Gedung Pertemuan UTM. Acara  dimulai pukul 08.00. Comfest juga merupakan bentuk kerjasama Prodi Ikom dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Acara ini, mengusung tema Madura, perempuan, budaya, dan perubahan. Menurut Debry Dwi Gigih selaku ketua pelaksana, konsep acara Comfest terbagi menjadi dua, yakni acara pagi dan acara malam. Untuk acara pagi hari meliputi seminar, presentasi call for papper dan kongres. Sedangkan untuk acara malam hari merupakan party night atau acara hiburan. “jadi Comfest sendiri ada dua acara pagi dan malam, untuk pagi lebih cenderung pada penanggung jawab dari LPPM namun packaging nya melalui Comfest, sedang untuk yang malam hari lebi...

Bidikmisi Belum Cair, BAAKPSI: Ditunggu Saja

Gambar
Proses pencairan beasiswa bidikmisi yang terlambat dinilai meresahkan mahasiswa. Pasalnya keterlambatan yang terjadi menyebabkan banyak mahasiswa sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan penunjang kuliah. Penyebab keterlambatan proses pencairan dana bidikmisi tidak diketahui, pihak kampus juga tidak dapat memberikan keterangan apapun terkait hal tersebut. Nur Aini mahasiswa program studi (Prodi) Sastra Inggris misalnya, ia mengaku kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sebab keterlambatan pencairan dana bidikmisi. “Saya sangat resah kalau bidikmisi belum cair seperti ini, susah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Saya juga sungkan kalau mau minta ke orang tua,” ujar mahasiswa semester lima tersebut. Senada dengan Aini, Ahmad Nur Kholis mahasiswa semester tiga Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) juga mengeluhkan adanya keterlambatan yang lama. Ia mengaku tidak bisa membeli peralatan penunjang kuliah. “Saya tidak bisa beli buku, makan juga jadi...

Buletin Sastra Kecubung Edisi 8

Gambar
Download Buletin Kecubung Edisi 8 Manusia tidak akan terlepas dari rutinitas, apalagi pada zaman modern yang marak membicarakan profesionalitas kerja. Kita seakan dibuat lupa dengan tujuan hidup dan keinginan-keinginan masa kecil. Apa seharusnya kita menjadi bidak jadwal yang mengikat? Mungkin kita hanya bisa memaklumi saja sambil bergumam, “ini tuntutan zaman”. Lalu “layakkah hidup seperti ini dipertahankan?” tanya Albert Camus. Mungkin Camus benar kita telah merasakan kesia-siaan dalam menjalani hidup, atau kita telah benar-benar dibuat lupa oleh rutinitas kita sebagai manusia. “Dunia itu absurd,” ungkap salah satu pencetus pemikiran absurditas ini. Meski beberapa orang seperti Jean Sarrochi menganggap ini adalah fi lsafat yang tidak lengkap karena tidak sistematis. Namun tetap saja pembaca lebih suka yang tidak biasa karena Camus menuliskan pemikirannya lewat novel atau esai yang beraliran absurdis. Lalu apakah kita tengah mendapatkan hukuman dari dewa, seperti sisifus yang...