Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

Kabinet Gemuk Era Prabowo: Politik Balas Budi hingga Timbulkan Pembengkakan APBN

Gambar
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, berjabat tangan dengan pejabat Kabinet Merah Putih, pada sidang kabinet perdana di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).  (Prabowo/Instagram) WKUTM –  Prabowo Subianto telah melantik 136 pejabat negara, yang 48 di antaranya merupakan menteri, Senin (21/10). Adapun jumlah menteri pada masa pemerintahan Prabowo mengalami peningkatan dibandingkan masa kepemimpinan presiden Joko Widodo dengan 34 menteri. Penambahan jumlah menteri tersebut, disebut sebagai bentuk politik balas budi serta dinilai dapat menimbulkan pembengkakan APBN. Mohammad Afifuddin, selaku dosen Sosiologi Politik menjelaskan Prabowo sebagai presiden terpilih sengaja mengajak orang terdekatnya untuk menduduki kursi pejabat kabinet. Dengan demikian, Kabinet Merah Putih sebagian besar diisi oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang sebelumnya memenangkan Prabowo-Gibran. ”Prabowo melegitimasi dengan menambahkan kementerian dan lembaga seban...

Dosen UTM Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Tidak Menerapkan Kabinet Zaken

Gambar
Pelatikan 48 menteri dan 5 pejabat setingkat menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta (21/10). (Rahmat/Jay/Humas Sekretariat Kabinet) WKUTM – Pemerintahan Prabowo-Gibran disebut membentuk kabinet zaken, kabinet yang mengedepankan keahlian dan kompetensi alih-alih afiliasi partai politik. Kendati demikian, mengutip Center of Economics and Law Studies (Celios) , kabinet yang dinamakan Merah Putih tersebut justru didominasi oleh politisi daripada akademisi. Rinciannya yaitu, Politisi 55,6%, Profesional 15,7%, Tni/Polri 8,3%, Pengusaha 7,4%, Akademisi 5,6%, Tokoh agama 4,6%, Selebriti 2,8%.  Nurus Zaman, selaku dosen Politik dan Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menilai Kabinet Merah Putih tidak berlandaskan zaken. Sebab, pola pemerintahan sekarang cenderung politik balas budi karena dominasi politikus yang menduduki kursi pemerintahan. “Meski begitu, memang politikus ada yang pintar dalam bidang tertentu,” ujar dosen asal Bangkalan tersebut (24/10). Ia...

UTM Perpanjang Masa Langganan Zoom di Tengah Masa Pembelajaran Luring

Gambar
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi sedang melakukan pembelajaran daring, Jumat, (25/10). (Nur Anisa/LPM-SM) WKUTM – Berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) anggarkan langganan lisensi Zoom dengan pagu Rp200.000.000. Adapun, alasan UTM masih berlangganan Zoom di kala pembelajaran luring adalah masih adanya permintaan untuk keperluan webinar. Firmansyah Aditya, selaku kepala Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT–TIK), membenarkan bahwa saat ini UTM masih berlangganan Zoom. Sebab, masih ada permintaan dari pihak universitas maupun fakultas. ”Alhasil, langganan masih terus berjalan meskipun pembelajaran sudah dilakukan secara luring kembali,” jelasnya (20/10). Firman menjelaskan, pagu anggaran lisensi Zoom tidak mengalami penurunan dari tahun kemarin. Namun, bisa saja terjadi perbedaan anggaran realisasi dari pagu anggaran yang tertera di LPSE. Sebab, LPSE masuk dalam tahap rencana, sehingga bisa mengalam...

UTM Rencanakan Pemeliharaan Lapangan Olahraga Taruna Jaya

Gambar
Panitia Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taruna Jaya sedang mempersiapkan lomba UTM Friendship kategori futsal di lapangan Taruna Jaya, Rabu (23/10). (Stevani Agustin/LPM-SM) WKUTM — Berdasarkan situs web Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan melakukan pemeliharaan lapangan olahraga Taruna Jaya dengan pagu anggaran sebesar Rp257.000.000. Adapun realisasi pemeliharaan yang telah direncanakan sejak bulan Agustus tersebut belum terlaksana. Prasetyo Nugroho, selaku Koordinator Pusat Perencanaan dan Manajemen Resiko, mengatakan bahwa memang benar adanya rencana pemeliharaan lapangan olahraga Taruna Jaya. Hanya saja proses akan dilakukan setelah adanya koordinasi mengenai pembentukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).  Pria yang kerap disapa Pras tersebut menambahkan bahwa agenda pemeliharaan juga dikoordinasikan dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taruna Jaya. Baik pembahas...

Memetik Pelajaran dari Samsudin, Tukang Sapu Jalan di UTM

Gambar
Feature - Lebih baik kerja di daerahmu daripada kerja di daerah orang lain. Lebih baik kerja di negaramu daripada bekerja di negara lain Begitulah celetukan yang keluar dari mulut seorang Cleaning service (petugas kebersihan) bagian tukang sapu jalan. Di lingkungan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Samsudin bukanlah sosok yang mencolok di antara hiruk pikuk mahasiswa dan staf kampus. Namun bagi mereka yang memperhatikan, ada sosok pria sederhana dengan senyuman yang hangat, setia menyapu jalan-jalan kampus sejak pagi hingga menjelang malam demi menghidupi keluarga. Samsudin lahir pada tahun 1975 sebagai anak bungsu dari enam bersaudara, layaknya pria dewasa yang tinggal di Madura, ia sempat merantau mencari penghidupan di kota besar. Surabaya menjadi tujuannya. Di sana, Samsudin bekerja di sebuah pabrik dengan gaji yang cukup tinggi untuk ukuran saat itu, mencapai 4,7 juta rupiah per bulan, sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) di Surabaya.  Namun, nasib kadang t...

UTM Lakukan Pembangunan Fasilitas Parkir di 4 Fakultas

Gambar
Tukang sedang membangunan tempat parkir mahasiswa di Fakultas Teknik (FT), Kamis (17/10). (STV/LPM-SM) WKUTM — Berdasarkan situs web Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan pengadaan pembangunan parkir mahasiswa di area Fakultas Teknik (FT), Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Keislaman (Fkis), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dengan total pagu Rp514.000.000. Adapun pembangunan parkir mahasiswa diperkirakan rampung antara tahun depan atau dua tahun ke depan.  Amrin Razali, selaku Analis Pengadaan Barang Milik Negara (BMN), mengungkapkan pembangunan parkir mahasiswa sedang dalam tahap pengerjaan. Proyek itu dimulai dari pembangunan parkiran gedung Ruang Kuliah Bersama (RKB) sisi selatan, kemudian dilanjutkan di gedung RKB sisi utara. ”Proses pembangunan masih di RKB sisi selatan yaitu gedung FT, kemudian dilanjutkan gedung RKB utara yakni, FP, Fkis, dan FEB...

Kreatif tetapi Rawan Terkena Stres, Dosen Psikologi Berikan Masukan pada Generasi Stroberi

Gambar
Mahasiswa sedang menuju ke gedung Cakra, Rabu (16/10). NRA/LPM-SM WKUTM – Belakangan, julukan generasi stroberi mulai disematkan pada generasi yang lahir pada pertengahan 1990-an hingga 2010, yang turut mencakup mahasiswa saat ini. Generasi stroberi merupakan label yang disematkan pada generasi tersebut karena dinilai kreatif, kerap menyuarakan isu kesehatan mental, tetapi mudah terserang stres.   Hera Wahyuni, selaku dosen Psikologi menuturkan bahwa generasi stroberi memiliki karakteristik kreatif, tetapi di sisi lain kurang tangguh menghadapi permasalahan. Mereka cenderung menghindar, serta menganggap masalah mereka itu berat. Lalu berlarut-larut terlalu lama di dalamnya. Hera menekankan bahwa setiap individu pasti akan selalu memiliki masalah. ”Sebenarnya, mereka harus tahu kalau semua orang itu tidak luput dari permasalahan, setiap orang pasti memiliki masalah,”tuturnya ketika ditemui di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) (10/10).  Sejauh in...

UTM Berencana Buka Layanan Kesehatan Mental

Gambar
Sejumlah mahasiswa sedang bersantai di taman kampus, Selasa (3/9). NRA/LPM-SM WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berencana membentuk layanan kesehatan mental bagi seluruh mahasiswa pada November mendatang. Hal ini guna menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan psikologis dan menjaga kewarasan mental mahasiswa.  Hera Wahyuni, selaku ketua layanan Pcycology Counselling for Student Problem Solution (Psychopresso) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) menuturkan, pihaknya ingin mendirikan layanan kesehatan mental gratis di tingkat universitas.  ”November kami akan melakukan gebrakan konseling untuk seluruh mahasiswa UTM. Mudah-mudahan November sudah bisa direalisasikan,” tuturnya (10/10). Hera yang juga menjabat sebagai anggota Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), mengungkapkan bahwa layanan kesehatan mental ini berbeda dengan Satgas PPKS. Karena Satgas PPKS lebih fokus pada kasus pelecehan secara verbal mau...

Hiruk Pikuk Moda Trans Jatim Cakraningrat

Gambar
Antusiasme warga Bangkalan ketika mencoba bus Trans Jatim Koridor V Cakraningrat, Kamis (3/10). (KHA/LPM-SM) Peluncuran bus Trans Jatim Koridor V Cakraningrat rute Terminal Bangkalan-Terminal Purabaya, beberapa waktu lalu sempat membawa angin segar dalam upaya menambah transportasi publik Kabupaten Bangkalan ke arah yang lebih maju. Dengan tarif terjangkau dan fasilitas yang nyaman, bus ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat kota zikir dan selawat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi dan angkot. Namun, keberadaan transportasi umum ini mendapatkan kecaman karena ketidaksiapan infrastruktur seperti fasilitas halte dan tanggapan dari pengusaha angkot yang selama ini mendominasi pasar transportasi lokal.  Baru dua minggu sejak peluncuran dilakukan, nyatanya bus Trans Jatim Cakraningrat sudah mengalami beberapa insiden. Yakni, mogoknya moda transportasi roda empat ini di jalan raya Ketengan, Burneh, Bangkalan, akibat korsleting mesin, tep...