Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Buletin Satra Kecubung Edisi 5

Gambar
DOWNLOAD BULETIN SASTRAKECUBUNG EDISI 4 Wanita bisa saja menjadi sosok beda dengan perempuan. Peran mereka dalam kehidupan seringkali masih dihiasi kisah melankolis. Diposisikan lemah, dijadikan simbol seksualitas, atau ditempatkan sebagai makhluk kedua setelah laki-laki. Tetapi, penulis lain malah melukiskan perempuan bagian dari simbol inspirasi dan harmonisasi kehidupan. Demikianlah sastra dari waktu ke waktu terus merekonstruksi sosok perempuan. LPM-SM melalui Buletin Kecubung edisi ”Sastra dan Perempuan” ingin sedikit membongkar, menggali, kemudian menampakkan kembali siapa sesungguhnya ”dia”? Tujuanya bukan lagi mempersempit pikiran kita dengan membuat diametral antara tokoh (perempuan) dengan penulis. Nilai lebih yang diharapkan dari pembaca ialah memiliki representasi humanis terhadap perempuan. Akhirnya atas nama seluruh tim keredaksian Buletin Kecubung, kami ucapkan terimaksih kepada seluruh kontributor tulisan yang telah dengan ikhlas membagi gagasanya untuk dipubli...

Kerja Bakti Bersama Untuk Mengusir Banjir

Gambar
Beberapa orang bekerjasama membersihkan sampah, rumput liar, dan mengeruk selokan agar jalan menuju kampus tidak banjir sewaktu hujan. F oto : Rinda WKUTM- Menindaklanjuti demo banjir di jalan menuju kampus pada Senin (18/4) kemarin, pimpinan dan civitas akademika Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Jumat (22/4), melaksanakan kerja bakti bersama untuk membersihkan selokan dan membersihkan sampah disepanjang jalan akses menuju kampus. Selain untuk mengatisipasi banjir kembali sewaktu hujan, kerja bakti ini juga dimanfaatkan sebagai aksi simbolik atas kurang pedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Kerja bakti dimulai pukul 07:00 WIB diawali dengan upacara sederhana dengan sambutan singkat dari Rektor UTM, Presiden Mahasiswa, dan Kapolres Bangkalan didepan gerbang masuk UTM. kemudian seluruh peserta yang terdiri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Polres Bangkalan, Satpam, Cleaning Servis UTM, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan sebagian mahasiswa. Menurut Kepala Biro Ad...

KARTINIAN di UTM

Gambar
Maghfira Oktaviana sedang memotong pita sebagai simbol dimulainya Kartinian di UTM. Foto: kak WKUTM- Badan Eksekutif Mahasiswa Kabinet Nusantara Universitas Trunojoyo Madura (BEM-KN UTM) memperingati hari kartini pada hari Kamis (21/04). Acara dimulai pukul 07.00 pagi dengan upacara kemudian dilanjut pemotongan pita di Sekretariat Bersama (Sekber) UTM oleh Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Maghfira Oktaviana. Setelah pembukaan secara simbolis, acara beranjak pada aksi bagi bunga pada perempuan di lingkungan kampus. Rute yang dilalui berawal dari Sekber menuju Fakultas Pertanian, berhenti di rektorat guna menyampaikan orasi oleh Maghfira Oktaviana selaku Wapresma dan berakhir di pos satpam. Keseluruhan bunga yang disiapkan panitia ada 300 tangkai. Menteri Pemberdayaan Perempuan BEM-KN UTM, Tia teknis pemberian bunga tidak asal diberikan kepada setiap perempuan yang ditemui. Tetapi harus bisa melewati beberapa tes sederhana. "Sebelumnya akan dikasih perta...

Demonstrasi Menuntut Perbaikan Jalan

Gambar
Presma dan Aliansi Mahasiswa UTM Sewaktu Melakukan Aksi Demo.  Foto: Vain   WKUTM- Badan Eksekutif Mahasiswa kabinet Nusantara (BEM-KN) bersama Aliansi mahasiswa UTM Senin pagi, (18/04) melakukan aksi demonstrasi dari lokasi jalan rusak menuju kampus sampai gedung Rektorat Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dalam aksinya mereka menuntut pihak kampus segera mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) agar segera memperbaiki akses jalan menuju kampus. Meski jalannya aksi diwarnai dengan blockade jalan menuju kampus dan penanaman pohon pisang dijalan yang berlubang tetap berjalan damai. Selama di luar area kampus aksi demonstrasi dikawal ketat olek Pihak kepolisian. Setelah sampai di gedung Rektorat UTM bentuk protes massa selain melalui orasi juga bersama-sama melepas sepatu untuk disandingkan didepan Pimpinan kampus. Kegeraman massa yang ditujukan kepada pimpinan kampus karena anggapan bahwa selama ini jajaran r...

Videologis Persepsi Vol-8 LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Gambar
Resensi Novel : Anna Karenina Oleh: Ike Dewi Lestari  Anggota LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura   Sinopsis Novel tebal ini mengisahkan tentang kisah cinta rumit seorang wanita cantik bernama Anna Karenina. Sebagai istri dari lelaki cerdas kalangan atas, ia memiliki segalanya termasuk suami kaya yang sangat menyayanginya dan putra tunggal yang lucu juga menyenangkan. Hingga suatu hari cobaan itu menghantam keluarga Anna. Ketika ia menghadiri acara pesta dansa di kediaman Schcerbatskaya, Anna bertemu dengan lelaki muda tampan beribawa bernama Vronsky. Lelaki itu menyukai Anna dan tidak peduli akan perjodohannya dengan Kitty. Hal ini membuat Kitty kecewa hingga suatu hari ia telah mendapatkan pengganti Vronsky, yaitu Constantine Levin seorang petani kaya yang berkarisma dan luar biasa. Disisi lain, cobaan mulai datang sedikit demi sedikit pada keluarga besar Anna. Suatu hari Anna sadar bahwa ternyata ia tidak mencintai suaminya melainkan Vronsky. Hubu...

Videologis Persepsi Mari Membaca

Gambar
Videologis Persepsi Vol-4 Oleh: Rinda Fitari Ningsih,  Anggota LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Videologis Persepsi Vol-5 Oleh: Saiful Anwar,  Anggota LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Videologis Persepsi Vol-6 Oleh: Alvi Awwaliya,  Anggota LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Videologis Persepsi Vol-6 Oleh: Adam Abdullah,  Anggota LPM Spirit-Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Membangun Jembatan Toleransi di UTM

Gambar
Pemateri sedang menjelaskan ayat-ayat Al-Qur'an berkaitan dengan toleransi WKUTM- ”Biarlah kita sebagai mahasiswa menjadi agen perubahan dengan memulai dari lingkungan yang kecil. Karena saya yakin Indonesia akan menjadi negara besar bertoleransi tinggi.” Pernyataan tersebut di ungkapkan oleh Alvandri Yortan W, ketua pelaksana seminar ”A Common Word” Unit Kegiatan Kerohanian Kristen (UK3), pada Sabtu (9/4), di Gedung Cakra Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Seminar bertema ”Mencintai Perbedaan, Menjunjung Perdamaian” tersebut bagian dari perayaan Dies Natalis UK3 yang ke 14 yang bekerja sama dengan LDK MKMI dan UKM Ihfadz. Menurut ketua pelaksana acara, pemilihan tema berkaitan dengan semangat mengimplemantasikan semboyan keberagaman ”Bhineka Tunggal Ika.” Harapan seminar ini ialah membuka dialog antara Islam dan Kristen. Menteri Agama Badan Eksekutif Mahasiswa Kabinet Nusantara (BEM KN), Moh Qashdi pada awal acara sempat mengingatkan kepada pemateri agar berhati-hati dal...

Menjalin Kerukunan Antar Umat Beragama

Gambar
Iman Pasu Purba, sewaktu menjelaskan materi kepada peserta seminar WKUTM- Dies Natalis ke 14 Unit Kegiatan Kerohanian Kristen Universitas Trunojoyo Madura (UK3 UTM) mengadakan acara seminar ”A common word’’ pada Sabtu (9/4) dengan mengangkat tema ”Mencintai Perbedaan, Menjunjung Perdamaian ”. Acara seminar ”A Common Word” bertempat di Gedung Cakra lantai satu Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dies Natalis seminar ”A Common Word” dimulai pukul 09:00 WIB. UK3 mengundang dua pemateri utama dan satu pemateri tambahan. Mereka berasal dari 2 agama, yaitu agama Kristen dan Islam. Masing-masing pemateri dari Komunitas Perdamaian Islam dan Kristen, Imam Pasu Purba salah satu dosen Universitas Negeri Surabaya membahas Alkitab. Sedangkan Nasruddin dan Muhammad Ismail menjelaskan dari perspektif Al Qur’an. Tujuan acara ini diharapkan agar tidak ada konflik antara umat beragama maupun suku dan meminimalisir gesekan perbedaan agama yang ada di UTM. ’’ Dengan adanya acara ini, kami agama ...

Membenahi Literasi Ruang Baca Fakultas

WKUTM- Wakil Rektor I (Warek I) bidang akademik, Deni SB Yuherawan mengatakan, mulai semester ini sumbangan buku dari wisudawan tidak lagi diberikan kepada perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Namun, sumbangan buku tersebut langsung diteruskan ke ruang baca Fakultas masing-masing. Tujuan pengalihan sumbangan buku tersebut dimaksudkan untuk memenuhi standar jumlah buku minimal setiap prodi 400 judul buku. Harapannya konsentrasi literasi buku penunjang kuliah tidak lagi terpusat di perpustakaan universitas, tetapi juga tersedia di ruang baca fakultas. Kendati demikian pengalihan sumbangan buku tidak akan mengurangi penambahan jumlah koleksi buku di perpustakan universitas. Sebab perpustakaan universitas telah mendapat anggaran khusus sebesar satu milyar. Berdasarkan pantauan reporter spirit-mahasiswa, beberapa fakultas di UTM telah memiliki ruang baca memadai. Seperti ruang baca Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Hukum (FH). Apri Ar...

Mayoritas Ruang Baca Fakultas Masih Belum Layak

Gambar
Foto Ilustrasi Berdasarkan catatan laman resmi perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) (library.trunojoyo.ac.id) mayoritas ruang baca di tingkat fakultas masih belum diakui. Hanya ruang baca milik Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Pertanian (FP) dari 7 ruang baca fakultas yang memenuhi standar kelayakan. Sebab ruang baca di 5 fakultas lain belum memiliki koleksi buku secara lengkap dan fasilitas penunjang bagi pengunjung. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Amir Hamzah, memaparkan bila selama ini pihak FISIB tidak menerima anggaran khusus untuk alokasi penambahan koleksi buku di ruang baca. Selain itu fungsi ruang baca di FISIB bukan diperuntukkan sebagai rujukan utama mencari referensi, sebatas pembantu mahasiswa yang akan mengerjakan tugas akhir. ”Ruang baca disini hanya untuk mahasiswa yang akan mengerjakan tugas akhir, untuk buku referensi bisa langsung mendatangi perpustakaan,” ungkapnya. Berbeda dengan penuturan dekan FISIB, Wakil De...