Postingan

Buletin Selebaran edisi 15 Maret 2017

Gambar
Download Buletin Selebaran edisi 15 Maret 2017

Buletin Selebaran Edisi 08 Maret 2017

Gambar
kampus yakni bentuk lingkungan heterogen dari berbagai suku daerah. keberlainan ini mendorong kita untuk menuangkan kerukunan, dan tidak untuk merasa menjadi suku yang paling unggul. sesalnya, UTM dengan berbagai perbedaan latar belakang individu masih belum mampu menciptakan masyarakat yang majemuk. rasa meng"oke"kan satu ras masih sering dilakukan bahkan sejak dalam pikiran. buletin selebaran edisi tanggal 08 Maret 2017 ini memuat kumpulan karya tulis dari anggota magang LPM-SM. Tulisan-tulisan ini diharapkan menjadi wadah untuk kerukunan dan juga sadar akan keberagaman. Apa yang didapati dari merasa paling unggul selain sifat congkak? Download Buletin Selebaran Edisi 08 Maret 2017

Buletin Sastra Kecubung Edisi 9

Gambar
DOWNLOAD BULETIN SASTRA KECUBUNG EDISI 9 Hidup manusia memang sudah seharusnya mempunyai keterikatan, entah antar sesamanya atau hanya sekedar memenuhi aturan main di dunia. Kita tidak hanya sedang berbicara mengenai dunia yang luas, tapi lebih spesifik mengenai bagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri. Bagaimana seharusnya yang orang dewasa lakukan, bagaimana seharusnya yang mahasiswa lakukan. Karena saat ini kita sedang berada di lingkungan Universitas Trunojoyo Madura, yang mana segala pikiran harus masuk akal supaya dapat diterima secara ilmiah. Segala sesuatu harus dibuktikan secara empirik atau setidaknya positivis adanya. Lalu dimana seharusnya kita meletakan gagasan atau bahakan mimpi yang sangat tidak masuk akal dan tidak dapat dibuktikan kalau kita memang bermimpi? Dengan diterbitkan Buletin Kecubung ini diharapkan kita dapat membebaskan pikiran-pikiran kita sejenak dari belenggu nilai, norma dan kultur. Merobohkan gedung rektorat adalah hal yang sang...

Buletin Selebaran Edisi 01 Maret 2017

Gambar
Dewasa ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis identitas. Sadar atau tidak, bangsa Indonesia telah kehilangan budaya luhur. Tidak hanya pada masyarakat, mahasiswa yang digandrungi sebagai pengontrol sosial justru mencerminkan sikap yang tidak bermoral. Akibatnya, tidak sedikit budaya bangsa yang diakui oleh bangsa lain. Sebab kita yang tidak merawatnya atau memang kita sudah mulai lupa dengan budaya sendiri? Buletin Selebaran edisi tanggal 01 Maret 2017 ini memuat kumpulan karya tulis dari anggota magang LPM-SM. Sindiran-sindiran dalam tulisan-tulisan ini diharapkan tidak menguap begitu saja setelah dibaca. Tetapi dapat direnungkan kembali dan menjadi kajian yang lebih mendalam dengan kasus yang cukup umum ini. Sebenarnya bukan karena kasusnya, tetapi kadang hal ini kita alami sendiri sebagai mahasiswa,atau sebagai masyarakat. Download Buletin Selebaran Edisi 01 Maret 2017

Kenaikan Dana Bidikmisi dan PPA

Gambar
kenaikan dana Beasiswa sebesar Rp.50.000,- (Bidikmisi) dan Rp.100.000,- (PPA). Foto : Sya  WKUTM - Dana living cost Bidikmisi akan dinaikan sebesar Rp. 50.000 setiap bulan mulai bulan Maret. Hal tersebut merupakan hasil keputusan pertemuan oleh Wakil Rektor 3 (Warek 3) dengan Direktorat Jendral Pendidikan  Tinggi (Dirjen Dikti) ketika di Makassar.  Kenaikan dana tersebut akan diterima oleh mahasiswa Bidikmisi angkatan 2013 hingga 2016. Tidak hanya bidikmisi, dana beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 100.000. Boedi Moestiko selaku Warek 3 menuturkan perbedaan kenaikan Bidikmisi dan PPA merupakan faktor jumlah penerima dan intensitas penerimaan. “Perbedaan ini karena penerima Bidikmisi kan lebih banyak dari PPA. Selain itu, Bidikmisi juga intens setiap bulan, kalau PPA  hanya sekali saja (tiap semester red.)”, terangnya ketika ditanya pada audiensi Jum’at kemarin (24/2). Kenaikan dana Bidikmisi akan dimulai un...

Rektorium Kembali Dituntut Transparasi Dana

Gambar
Orasi Gerakan Pembaharuan Mahasiswa UTM. Foto : Ina WKUTM- Gerakan Pembaharuan   Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menagih janji melakukan aksi kali pertama pada hari ini, Jumat (24/2). Gerakan tersebut diikuti hampir seluruh badan kelengkapan mahasiswa UTM. Aksi dimulai pukul 13.00 di sekretariat bersama (Sekber) menuju gedung Graha Utama UTM. Aksi ini menuntut adanya transparasi dana kemahasiswaan, beasiswa dan dana delegasi. Tidak hanya itu, gerakan ini juga menagih janji pengadaan infrastruktur Sekber, transparasi dana bidikmisi, dosen kontrak yang tidak jelas keberadaannya, serta realisasi program semester pendek. Subairi selaku koordinator lapangan mendesak pihak rektorium agar memberikan rincian dana kemahasiswaan dengan bukti fisik. “Alangkah lebih baiknya, jika pihak rektorium memberikan secara resmi data mengenai rincian dana kemahasiswaan jangan hanya kata-kata saja,”ujarnya saat berorasi. Selain itu, tuntutan   juga hadir dari pihak U...

Buletin Selebaran Edisi 22 Februari 2017

Gambar
Sadarkah kita sebagai mahasiswa tengah nyaman dengan kebiasaan buruk? Status akademisi yang disandang mahasiswa seharusnya dapat menjadi teladan bagi masyarakat malah terbalik, Mahasiswa yang dianggap dapat memberikan kontribusi positif kepada negara, justru merusak negara. Mulai dari degradasi idealisme mahasiswa hingga belajar jadi koruptor muda. Buletin Selebaran edisi 22 Februari 2017 ini memuat kumpulan karya tulis dari anggota magang LPM-SM. Buletin ini diharapkan dapat mengingatkan kita kembali dengan nilai-nilai yang selama ini kita maklumi sebagai "dosa kecil", tetapi dosa tetaplah dosa. Bukankah demikian? Download Buletin Selebaran Edisi 22 Februari 2017