Selasa, 14 Agustus 2018

,

Upacara Pembukaan PKKMB UTM 2018


Para mahasiswa baru sedang mengikuti upacara PKKMB UTM pagi (14/08) tadi di depan gedung rektorat. Foto: Birar.

WKUTM- Upacara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dilaksanakan hari Senin (14/08) pada pukul 07.30 WIB di lapangan depan gedung rektorat. Upacara ini dihadiri oleh jajaran rektorium, dekanat, mahasiswa baru, dan seluruh organisasi kemahasiswaan (ormawa).

Acara dibuka dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian sambutan dari Ahmad Yahya, selaku ketua pelaksana, kemudian Rektor UTM, serta Presiden Mahasiswa.

Dalam sambutan tersebut Ahmad Yahya berpesan kepada mahasiswa baru bahwa mereka telah mulai mengalami perbedaan iklim dan suasana pendidikan, sehingga diharapkan mahasiswa mampu beradaptasi dan menyesuaikan dari sekolah sebelumnya.

Rektor UTM Moh. Syarif juga mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru, mereka harus berusaha lebih baik lagi dari sebelumnya dan menjadi lebih pandai.

”Kalian adalah orang-orang pilihan diantara 26.785 pendaftar, jadi untuk ke depan harus lebih maksimal dalam belajar, kami akan memaksimalkan pelayanan dan silahkan berkreasi” paparnya.

Ahmad Yahya juga menambahkan bahwa dalam PKKMB tahun ini panitia bekerja sama dengan petugas keamanan dan kebersihan, ini yang berbeda dari tahun sebelumnya.


"Persiapan PKKMB ini dilaksanakan oleh 455 panitia yang terdiri dari mahasiswa, petugas kebersihan dan keamanan" tambah lelaki yang menjadi wakil dekan 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.

Pada hari pertama PKKMB yang diikuti sebanyak 3830 mahasiswa ini, Ahmad Yahya  mengatakan bahwa Imam Nahrowi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga telah mengkonfirmasikan kedatangannya untuk mengisi kuliah tamu kepada mahasiswa baru.

Selesai sambutan, dilanjutkan dengan penyematan id card PKKMB dan pemberian almamater secara simbolik. Kemudian pelepasan balon sebagai tanda pembukaan PKKMB 2018.  Setelah itu acara juga ditampilkan selebrasi dari ormawa yang ada di UTM.

Pada upacara kali ini juga panitia menyiapkan fasilitas kesehatan dari klinik kampus, Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bangkalan, serta Korps Suka Rela (KSR) PMI UTM. Acara yang berlangsung hingga pukul  09.00 ini membuat beberapa mahasiswa lemas bahkan pingsan. Menurut Anas selaku komandan KSR - PMI UTM sedikitnya ada 45-an mahasiswa baru yang harus meninggalkan area upacara karena sakit.


”Lumayan banyak mahasiswa yang sakit, yang paling parah itu asma yang lain hanya lemas karena tidak kuat panas” imbuh mahasiswa asal Kediri tersebut. (Yul/Wuk)

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra