Selasa, 17 Maret 2015

Sekertariat Baru Masalah Baru




Sekertariat Baru Masalah Baru Sekertariat Bersama (Sekber) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menimbulkan kontrofersi. Jum’at (13/03/15) Ini terjadi karena Sekber baru yang diberikan oleh pihak Rektorium tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh UKM UTM. 

Bukan malah lebih baik atau lebih nyaman malah menimbulkan masalah baru. Hal tersebut disampaikan oleh Fahri, selaku Ketua Umum UKM Tiga Serangkai (TS). Saat ditemui Reporter Spirit Mahasiswa, Fahri menyampaikan keluhkesah tentang buruknya kualitas Sekber baru baik struktur bangunanya bahkan kualitas materialnya yang buruk, padahal baru ditempati beberapa minggu saja, ”kalau menurut saya sekertariat yang ada saat ini tidak sesuai dengan yang kami butuhkan, masak baru beberapa hari ditempati saja sudah pada bocor atapnya, bahkan bukan cuma sekertariat kami mas, tapi punya UKM lain juga banyak yang bocor,” tuturnya. Senada dengan Fahri. Imam, selaku Ketua Umum UKM Taruna Jaya, yang menegaskan bahwa Sekber baru sangat tidak sesuai dengan kebutuhan UKM, ”menurut saya ya masih banyak yang kurang, mulai dari luas atau volume ruangan sampai kualitasnya juga kurang baik. 

Soalnya barang-barang kita kan banyak, nah sekertariat baru itu cuma muat ditempati barang-barang aja”, terangnya. Selain masalah kebocoran atap dan luas volume ruangan yang kurang, UKM-UKM juga menanyakan tentang volume ruangan yang dibuat berbedab-beda, sehingga hal ini dianggap tidak adil. Lebih lanjutnya, Fahri juga mengeluhkan Sekber baru tidak sesuai dengan masterplan yang ada. ”dan saya juga menyayangkan kenapa kok ruangan itu tidak sama lebar gitu lo? Ada yang maju, ada yang mundur. Kasian kan dengan temen-temen yang dapet Sekertariat lebih kecil, padahal kita kan punya hak yang sama. Dulu juga katanya mau dikasih atap yang atas itu, tapi kok sekarang berbeda?” tambah Fahri. 

Permasalahan yang ada saat ini sebenarnya telah disampaikan kepada pihak Rektorat UTM, tetapi sampai saat berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau tindakan dari pihak Rektorium. Sedangkan saat diklarifikasi ke pihak Rektorium melalui Agung, selaku pihak yang bertangunjawab mengenai pembagian Sekber baru menyatakan bahwa Sekber baru UKM UTM saat ini sudah sesuai dengan masterplan, ”jadi sekertariat baru itu sudah sesuai dengan masterplan, dan masterplan tersebut juga sudah disetujui oleh Pembantu Rektor III sebelum dilakukannya pembangunan”, kelihnya. Selain itu, Imam Ketua Umum UKM Taruna Jaya juga berharap agar masalah pemilihan Presiden Mahasiswa segera diselesaikan agar tidak mengganggu kegiatan UKM yang ada di UTM. 

”saya juga berharap, semoga birokrasi pemilihan Presiden Mahasiswa segera selesai, karena sudah 3 bulan UKM terganggu karena hal itu. Dan juga semoga pihak rektorat juga bisa segera memberi solusi atas masalah sekertariat baru ini”, pungkasnya.

Sastra