Selasa, 30 April 2019

,

Pemilihan Duta Kampus Mulai Masuki Tahap Karantina

Finalis Potra-Potre UTM 2019. Foto : Lia


WKUTM-  Acara pemilihan Duta Kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) 2019, yang dikenal dengan nama Potra-Potre, telah sampai pada tahap Karantina.  Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Rektorat, Ruang Rapat 4012 lantai 4, pada Senin pagi (30/04).

Acara ini dihadiri oleh Pembina Paguyuban Duta Kampus, Dinara Maya, Ketua Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan Sistem Informasi (BAAKPSI) Supriyanto, dan Wakil Rektor III, Boedi Mustiko, yang akan melakukan penyelempangan kepada para finalis terpilih.

Berikut merupakan daftar finalis yang masuk dalam seleksi karantina lanjutan yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang. Tercatat sebanyak 12 pasangan dari 66 peserta, yaitu :

POTRA :
23. Mochamad Kriswandi (Sastra Inggirs)
35. Fajar Ari Yanuanto (Ilmu Komunikasi)
13. Wahyu Fernanda (Psikologi)
1. Muhammad Hendi H.R (Ilmu Hukum)
5. Rendy Irawan (Agroteknologi)
9. Arianto Dwi Saputra (Ekonomi Syariah)
27. Akhma Zaynuri Alfatizi (Agribisnis)
3. Mohammad Habib Ramdhani (Ilmu Hukum)
7. Jaka Bangun Prayogo (Ilmu Hukum)
19. Dwiko Aulia Rahman Sinulingga (Ekonomi Pembangunan)
15. Muhamad Rafli Alfian (Ekonomi Pembangunan)
33. Abrori (Teknik Mekatronika)

POTRE
14. Arinda Putrisasti H. (Agribisnis)
10. Nisa Arum M (Ilmu Hukum)
44. Dian Ardenia S (Psikologi)
50. Septyayu Riadini (Ilmu Komunikasi)
40. Elika Juniyanti S (Manajemen)
8. Putri Kurnia Dewi (Ilmu Kelautan)
22. Rofidah Salsabila (Manajemen)
24. Iskariyana (Pendidikan Informatika)
12. Dinda dwi A (hukum Bisnis Syariah)
16. Mirsya Adelia (Pendidikan IPA)
6. Shafwil Widad (Ilmu Hukum)
52. Lutvy Indayana (Teknik Informatika)

Dinara Maya,  mengucapkan selamat kepada finalis terpilih. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa persaingan Duta Kampus tahun ini diakuinya lebih ketat daripada tahun sebelumnya dikarenakan banyak yang ikut mendaftar, ”Untuk itulah, Potra-Potre tak hanya dinilai dari segi fisik, akan tetapi juga wawasan pengetahuan. Tak lupa etika yang terpenting,” ujarnya. ”Masalah nanti menang atau tidak itu hanya bonus," tambahnya.

Selain itu, dalam mengawali sambutannya, Boedi Mustiko, kembali menegaskan dengan menyinggung Surat Keputusan (SK) Potra-Potre 2019. “Ini telah melalui proses yang panjang. Duta Kampus ini SK nya jelas jadi para finalis tidak perlu khawatir,” ujarnya.  Hal ini di karenakan pada kemarin pertengahan 2018 sampai akhir, menurut Boedi, Potra-Potre masih sedikit diragukan. Namun dengan jerih payah dan usaha akhirnya SK disahkan oleh rektor, pada Januari 2019.

Selanjutnya, ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap para finalis Duta Kampus yang telah terpilih, "Saya bangga sekali, dan mudah mudahan 12 pasang ini menambah semangat dan menambah harum nama UTM kedepan,” ujarnya.

Namun dengan masih adanya tahap lanjutan babak penyisihan, nama finalis yang tercatat tersebut masih akan mengikuti rangkaian karantina hingga tahap keempat selama bulan Mei, 2019. Setelah itu, babak penentuan pengumuman pemenang, yakni Grand Final, masih akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. (Lia/Ben)

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra