Sabtu, 19 Agustus 2017

,

Demo Mahasiswa Di Tengah Kegiatan PKKMB

Salah satu massa Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Madura sedang melakukan orasi di depan Gedung Pertemuan. Foto : Time
WKUTM – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) diwarnai unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Madura. Unjuk rasa dimulai pagi tadi, (19/08) di Gedung Pertemuan bertepatan dengan kedatangan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Aksi ini ditujukan untuk menuntut kinerja Khofifah atas Program Keluarga Harapan (PKH) di Madura.

Massa sempat membubarkan diri, namun saat pukul  10.25 WIB mereka kembali menuju Gedung Pertemuan usai mengetahui Khofifah akan memasuki ruangan. Adu mulut hingga kontak fisik terjadi antara panitia PKKMB dengan para demonstran. Lasin mahasiswa Program Studi Sastra Inggris sempat terkena pukulan ketika demonstrasi. “Ayolah, kawan. Jangan pukul saya! Saya kan masih kecil”. Ucapnya disamping kobaran api.


Keadaan semakin tidak dapat dikendalikan ketika rombongan Khofifah menuju Gedung Graha Utama untuk makan siang. Mengetahui hal tersebut, demonstran langsung menuju Gedung Graha Utama untuk kembali menyuarakan tuntutan di hadapan Khofifah. Namun, aksi demontrasi ini kembali dihadang oleh petugas keamanan dan panitia di depan Gedung Fakultas Ilmu Keislaman (FIK). Kericuhan kembali terjadi, tetapi sedikit berbeda ketika Moh. Syarif selaku rektor UTM turut memisahkan para demonstran dan pihak panitia. Tidak berlangsung lama, kericuhan dapat di redakan dengan  pengamanan pihak kepolisian dan aparat keamanan kampus usai dijanjikan akan dipertemukan dengan Khofifah. (rar/aww)

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90