Sabtu, 27 Mei 2017

,

Buletin Sastra Kecubung Edisi 11


Sastra mengandung eksplorasi mengenai kebenaran kemanusiaan. Sastra juga menawarkan berbagai bentuk kisah yang merangsang pembaca untuk berbuat sesuatu. Apalagi pembacanya adalah anak-anak yang fantasinya baru berkembang dan menerima segala macam cerita, terlepas dari cerita itu masuk akal atau tidak. Sebagai karya sastra tentulah berusaha menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan, mempertahankan, serta menyebarluaskannya termasuk kepada anak-anak.

Sastra anak adalah karya sastra yang secara khusus dapat dipahami oleh anak-anak dan berisi tentang dunia yang akrab dengan anak-anak, yaitu anak yang berusia antara 3-12 tahun. Seperti pada jenis karya sastra umumnya, sastra anak juga berfungsi sebagai media pendidikan dan hiburan, membentuk kepribadian anak, serta menuntun kecerdasan emosi anak. Jadi sastra anak adalah buku bacaan yang sengaja ditulis untuk dibaca anak-anak. Isi buku tersebut harus sesuai dengan minat dan dunia anak-anak, sesuai dengan tingkat perkembangan emosional dan intelektual anak, sehingga dapat memuaskan mereka.

Perkembangan anak akan berjalan wajar dan sesuai dengan periodenya bila disuguhi bahan bacaan yang sesuai pula. Sastra yang akan dikonsumsikan bagi anak harus mengandung tema yang mendidik, alurnya lurus dan tidak berbelit-belit, menggunakan setting yang ada di sekitar mereka atau ada di dunia mereka, tokoh dan penokohan mengandung peneladanan yang baik, gaya bahasanya mudah dipahami tapi mampu mengembangkan bahasa anak, sudut pandang orang yang tepat, dan imajinasi masih dalam jangkauan anak.

Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, bacaan anak pun memudar digantikan dengan berbagai macam teknologi dan permainan. Jenis-jenis bacaan anak misalnya, pada sepuluh tahun yang lalu sangat banyak macam-macam bacaan mengenai dunia anak, namun pada saat ini buku bacaan tersebut  menjadi langka  dan banyak orang awam tidak banyak tahu tentang sastra anak. 

Maka dengan diterbitkannya buletin kecubung bulan ini dengan tema ‘Sastra Anak’, diharapkan memberi pemahaman kepada pembaca bahwa sastra tak hanya dinikmati oleh orang dewasa saja. Tetapi anak-anak juga memiliki sastra yang dapat memberikan nilai pendidikan. 

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90