Senin, 21 Maret 2016

,

Komentar Netizen Terkait Berita Penggrebekan Sekber

Komentar Netizen Terkait Berita Penggrebekan Sekber Sejak di unggah mulai Kamis (17/3), berita ”Sekber UKM Digerebek Gerombolan Orang Tidak Dikenal” telah diakses Netizen sebanyak 4.032 kali per 21 Maret pukul 15:51 WIB. Berdasarkan daftar statistik jumlah pembaca pada blog diketahu pula jika berita tersebut telah menjadi berita dengan jumlah pembaca terbanyak dalam kurun waktu kurang satu minggu. Dengan jumlah tersebut sekaligus mengalahkan traffic berita kericuhan Ormaba 2015 dengan judul ”Diduga Mengancam Keselamatan Ormaba UTM 2015 Resmi Di Berhentikan.” Hal lain berhubungan dengan jumlah traffic adalah tanggapan netizen. Ada beragam tanggapan, mulai dari yang setuju dan tidak setuju dengan tindakan pengerebekan illegal. Netizen yang setuju dengan tindakan penggebekan seperti pemilik akun bernama Budi Utomo. Ia menilai tidak ada yang salah dengan tindakan penggrebekan Sekber meski tanpa ada izin karena bertujuan baik menjaga norma. ”Bukan penggrebekan tp penertiban, yg tidur ngumpul laki2 perempuan di suruh pindah, dan tdk ada tindakan anarkisme dlm penertiban itu,” tulisnya. Sementara netizen yang tidak sepakat dengan tindakan pengerebekan diataranya komentar pemilik akun Much Rosid Anwar, ”Tdak ada SP scra trtulis, main ngobrak ngabrik SEKBER… patut diwaspadai status BPAN sprit it!.” Pemilik akun atas nama Prtm Anas juga menuliskan komentar, ”Kalau ada orang yang menyangkut nama fisib, kita dan kawan” akan cari langsung orang itu yang sudah bikin malu fisib.” Dosen Prodi Ilmu Komunikasi pengampu mata kuliah ”new media” Dessy Trisilowaty, menuturkan kalau komentar netizen di media sosial tidak bisa diabaikan begitu saja. Walau mereka berada di dunia maya bisa dijadikan cerminan dari opini publik yang tengah berkembang. “komentar dimedia sosial itu juga penting karena secara tidak langsung dapat membentuk presepsi masyarakat terhadap suatu peristiwa,”jelasnya. (AWW/ISK)

Komentar Netizen di media sosial
WKUTM- Sejak di unggah mulai Kamis (17/3), berita ”Sekber UKM Digerebek Gerombolan Orang Tidak Dikenal” telah diakses Netizen sebanyak 4.032 kali per 21 Maret pukul 15:51 WIB. Berdasarkan daftar statistik jumlah pembaca pada blog diketahu pula jika berita tersebut telah menjadi berita dengan jumlah pembaca terbanyak dalam kurun waktu kurang satu minggu. Dengan jumlah tersebut sekaligus mengalahkan traffic berita kericuhan Ormaba 2015 dengan judul ”Diduga Mengancam Keselamatan Ormaba UTM 2015 Resmi Di Berhentikan.”

Hal lain berhubungan dengan jumlah traffic adalah tanggapan netizen. Ada beragam tanggapan, mulai dari yang setuju dan tidak setuju dengan tindakan pengerebekan illegal. Netizen yang setuju dengan tindakan penggebekan seperti pemilik akun bernama Budi Utomo. Ia menilai tidak ada yang salah dengan tindakan penggrebekan Sekber meski tanpa ada izin karena bertujuan baik menjaga norma. ”Bukan penggrebekan tp penertiban, yg tidur ngumpul laki2 perempuan di suruh pindah, dan tdk ada tindakan anarkisme dlm penertiban itu,” tulisnya.

Sementara netizen yang tidak sepakat dengan tindakan pengerebekan diataranya komentar pemilik akun Much Rosid Anwar, ”Tdak ada SP scra trtulis, main ngobrak ngabrik SEKBER… patut diwaspadai status BPAN sprit it!.” Pemilik akun atas nama Prtm Anas juga menuliskan komentar, ”Kalau ada orang yang menyangkut nama fisib, kita dan kawan” akan cari langsung orang itu yang sudah bikin malu fisib.”

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi pengampu mata kuliah ”New Media” Dessy Trisilowaty menuturkan, kalau komentar netizen di media sosial tidak bisa diabaikan begitu saja. Meski mereka berada di dunia maya bisa dijadikan cerminan dari opini publik yang tengah berkembang. “komentar dimedia sosial itu juga penting karena secara tidak langsung dapat membentuk presepsi masyarakat terhadap suatu peristiwa,”jelasnya. (AWW/ISK)

1 komentar:

Top Ad 728x90