Kamis, 25 April 2013

Pelatihan Jurnalistik & Peringatan Hari Bumi

(dok : Toto, "PELATIHAN PENDALAMAN JURNALISTIK SEKALIGUS MEMPERINGATI HARI BUMI") (21,04,2013), Lembaga pers Mahasiswa (LPM) Voice of Law (VoL) Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Membuat acara pendalaman Jurnalistik dengan tema “jurnalistik damai”, dan sekaligus memperingati "hari bumi". Sebagai mahasiswa yang terjun didalam LPM, pelatihan pendalaman jurnalistik merupakan suatu yang harus wajib kita diketahui, karena junalistik merupakan salah satu sejarah pemberitaan, maupun yang akan kita tulis didalam pemberitaan yang sifatnya benar-benar objektif tidak memandang dari mana si pembuat isu tersebut berasal. Entah kapan itu akan terwujud besok dan besoknya lagi, atau 5 tahun mendatang. Sebagai mahasiswa yang menjunjung tinggi Tri Fungsi Mahasiswa. “Apalagi didalam LPM kita harus benar-benar menulis berita yang sifatnya objektif dan pengawalan terhadap isu. Jika semua itu dilaksanakan dengan benar-benar pasti isu yang ada benar-benar akan tertumpas tuntas dan tidak akan ada pengalihan isu untuk menutupi isu yang lainnya”, tegas Toto, LPM Spirit-Mahasiswa (SM). Pada awalnya kita mengundang semua LPM di UTM, untuk mengikuti pelatihan pendalaman jurnalistik. Tetapi, hanya LPM SM (UTM), dan Fanatik (FISIB) yang hanya hadir, dari 6 LPM yang ada di UTM INKAM (Fakultas Ekonomi), Saints ( Fakultas Teknik), dan ALIPI (Fakultas Pertanian). Pendalaman jurnalistik tesebut sekaligus memperingati hari bumi yang akan di peringati tanggal 22 April besok, banyak keprihatinan jika membahas kondisi bumi kita ini, kondisi yang semakin tercemar oleh perbuatan manusia. Penebangan hutan yang semakin meraja rela, padahal fungsi hutan sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Salah satunya untuk mengurangi polusi udara dan juga pencemaran udara karena pohon dapat mengurai menjadi oksigen yang dihisap oleh manusia. Contoh kecil saja, dulu UTM banyak pepohon-pepohon untuk sekedar berteduh dari panasnya matahari di pulau Madura, maupun untuk mengurai asap kendaraan menjadi oksigen, tapi saat ini coba dilihat dan rasakan begitu panasnya kampus ini. Karena tidak adanya pepohon-pepohan yang hanya sekedar untuk berteduh, pada “Hari Bumi” kali ini.(yib/nof)

                       (dok : Toto, "PELATIHAN PENDALAMAN JURNALISTIK SEKALIGUS MEMPERINGATI HARI BUMI")

         (21,04,2013), Lembaga pers Mahasiswa (LPM) Voice of Law (VoL) Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Membuat acara pendalaman Jurnalistik dengan tema “jurnalistik damai”, dan sekaligus memperingati "hari bumi". Sebagai mahasiswa yang terjun didalam LPM, pelatihan pendalaman jurnalistik merupakan suatu yang harus wajib kita diketahui, karena junalistik merupakan salah satu sejarah pemberitaan, maupun yang akan kita tulis didalam pemberitaan yang sifatnya benar-benar objektif tidak memandang dari mana si pembuat isu tersebut berasal. 

           Entah kapan itu akan terwujud besok dan besoknya lagi, atau 5 tahun mendatang. Sebagai mahasiswa yang menjunjung tinggi Tri Fungsi Mahasiswa. “Apalagi didalam LPM kita harus benar-benar menulis berita yang sifatnya objektif dan pengawalan terhadap isu. Jika semua itu dilaksanakan dengan benar-benar pasti isu yang ada benar-benar akan tertumpas tuntas dan tidak akan ada pengalihan isu untuk menutupi isu yang lainnya”, tegas Toto, LPM Spirit-Mahasiswa (SM). 

       Pada awalnya kita mengundang semua LPM di UTM, untuk mengikuti pelatihan pendalaman jurnalistik. Tetapi, hanya LPM SM (UTM), dan Fanatik (FISIB) yang hanya hadir, dari 6 LPM yang ada di UTM INKAM (Fakultas Ekonomi), Saints ( Fakultas Teknik), dan ALIPI (Fakultas Pertanian). Pendalaman jurnalistik tesebut sekaligus memperingati hari bumi yang akan di peringati tanggal 22 April besok, banyak keprihatinan jika membahas kondisi bumi kita ini, kondisi yang semakin tercemar oleh perbuatan manusia. 

          Penebangan hutan yang semakin meraja rela, padahal fungsi hutan sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Salah satunya untuk mengurangi polusi udara dan juga pencemaran udara karena pohon dapat mengurai menjadi oksigen yang dihisap oleh manusia. Contoh kecil saja, dulu UTM banyak pepohon-pepohon untuk sekedar berteduh dari panasnya matahari di pulau Madura, maupun untuk mengurai asap kendaraan menjadi oksigen, tapi saat ini coba dilihat dan rasakan begitu panasnya kampus ini. Karena tidak adanya pepohon-pepohan yang hanya sekedar untuk berteduh, pada “Hari Bumi” kali ini.(yib/nof)

Sastra