Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UTM Kembali Jadi Panlok UTBK 2021

Selasa, 13 April 2021 | 20.22.00 WIB Last Updated 2021-04-14T03:25:59Z
Lokasi UTBK.Foto:Ika

WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menjadi Panitia Lokasi (Panlok) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Senin (12/04) dengan jumlah 4266 peserta di gedung cakra. Adapun gelombang pertama UTBK dilaksanakan pada 12 - 18 April 2021, sedangkan untuk gelombang kedua UTBK dilaksanakan pada tanggal 26 April - 2 Mei 2021. Acara yang diketuai oleh Deni Setya Bagus Yuherawan ini dinilai berbeda dari tahun kemarin lantaran  adanya tes kompetensi akademik.


Firmansyah Aditya selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) mengungkapkan bahwa dalam UTBK tahun ini terdapat tes kompetensi akademik dan skolastik, berbeda dengan sebelumnya yang hanya mengadakan tes skolastik saja.


“Untuk tahun kemarin hanya tes skolastik saja, sekarang juga mengadakan tes kompetensi akademik,”ungkapnya.

 

Firman juga menambahkan bahwa dari pihak UTM telah mempersiapkan 14 tempat pelaksanaan UTBK. Untuk setiap ruangan akan diisi 10-15 peserta, serta disediakan genset sebagai antisipasi pemadaman listrik.

 

"Selain itu, untuk mengantisipasi adanya komputer yang bermasalah kami menyediakan 5 komputer cadangan di setiap ruangan ujian," imbuhnya.

 

Terkait protokol kesehatan, Ningwar selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menjelaskan bahwa protokol kesehatan dalam UTBK tersebut sama seperti biasanya, yakni peserta diwajibkan untuk cuci tangan, bermasker dan menunjukan suat sehat yang dilanjut dengan tes suhu. Dia juga menambahkan jika terdapat peserta yang suhu badannya di atas batas normal akan diistirahatkan selama 15 menit terlebih dahulu.

 

“Apabila ada peserta yang datang dengan suhu di atas batas normal itu diberi waktu 15 menit untuk mengistirahatkan diri. Kalau sudah normal suhunya baru boleh masuk ruangan,”jelasnya.

 

Senada dengan Ningwar, Suprianto, selaku Ketua Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI) mengungkapkan bahwa pelaksanaan UTBK tahun ini menerapkan protokol kesehatan seperti biasanya, hanya saja terdapat peraturan mengenai UTBK dari pusat yang menyebutkan tidak adanya ujian susulan bagi peserta yang terpapar  Covid -19 atau sakit.

 

“Berbeda dengan tahun kemarin yang memberikan  ujian susulan bagi peserta yang terkena Covid-19. Namun untuk Tahun ini jika peserta terkena Covid-19 berarti sudah gugur tidak boleh ikut ujian,” ujarnya.

 

Sementara itu, Safitri, selaku peserta UTBK mengeluhkan terkait jarak tempat parkir peserta yang jauh. Ia juga berharap agar kedepannya, pihak UTM menyediakan lahan parkir yang luas dan tertata.

 

“Tempat parkirnya diharapkan untuk lebih tertata dan disediakan lebih luas,” harapnya.(Naw/Puk)


×
Berita Terbaru Update