Salam Redaksi
Ramadan kembali hadir, membawa nuansa kehangatan, ketenangan, dan kesempatan untuk merefleksikan diri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan suci ini tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menahan diri dari segala hal yang menguji kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian kita terhadap sesama.
Buletin Selebaran edisi kali ini menyelami berbagai fenomena Ramadan yang sering luput dari perhatian, mulai dari budaya berburu takjil hingga dilema “mokel” yang masih menjadi perdebatan sosial. Selain itu, kami juga menyoroti isu lingkungan, di saat lonjakan konsumsi dan produksi sampah menjadi ironi dalam bulan yang seharusnya mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri.
Semoga edisi ini bisa menjadi bahan diskusi yang mencerahkan dan membuka perspektif baru bagi kita semua. Ramadan bukan sekadar ritual, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengajarkan makna ketahanan, empati, dan perubahan menuju kebaikan.
Selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat membaca!
