Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ormawa KM UTM Mengadakan Audiensi dengan Bidang Kemahasiswaan

Selasa, 10 Oktober 2023 | 08.14.00 WIB Last Updated 2024-04-02T18:12:37Z
WKUTM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KM Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan Audiensi dengan kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) dan Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan di lantai empat Gedung Graha Utama, Selasa (10/10). Adapun pada Audiensi tersebut, pihak KM mengusung keluhan baik perihal inventaris, dispensasi, hingga dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang tak kunjung cair.

Audiensi diawali dengan penyampaikan keluhan oleh perwakilan masing-masing UKM  kepada kepala BAK dan Warek III , di antaranya yaitu: 1. Dana Dipa KM yang tak kunjung cair, 2. Sarana prasarana (Sarpras) Sekretariat Bersama (Sekber) yang masih terbatas, seperti Wi-Fi dan penerangan pada sisi barat Sekber, serta belum terlaksananya perbaikan secara total pada toilet Sekber, 3. Pengajuan inventaris yang belum membuahkan hasil, 4. Permintaan gedung atau ruangan untuk gudang penyimpanan peralatan KM, 5. Permintaan dispensasi untuk delegasi lomba yang kerap tidak disetujui oleh pihak fakultas, 6. Penerapan jam malam yang mengganggu aktivitas rapat maupun latihan, 7. Permintaan sekretariat untuk UKM baru, 8. Tidak tersedianya gedung atau ruangan yang mumpuni untuk kegiatan peribadatan mahasiswa Kristen.

Menanggapi hal tersebut, Supriyanto, selaku kepala BAK menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pencairan dana DIPA pada Kamis (12/10) atau Jumat (13/10) bagi beberapa kegiatan UKM yang Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) telah tuntas dan diterima oleh BAK.

”Kamis itu tolong nanti ingatkan saya untuk pencairan dana, sudah tidak perlu tanda tangan, insyaallah, begitu. Itu yang berhubungan sama saya sebenarnya cuma dana, kalau yang berhubungan soal delegasi itu pak Warek III,”jelasnya (10/10).

Adapun terkait keterlambatan pencairan, hal tersebut dikarenakan peralihan UTM dari Satuan Kerja (Satker) ke Badan Layanan Umum (BLU) yang baru rampung pada Agustus lalu. Begitu pun pada September dipadatkan oleh persiapan pelaksanaan Wisuda ke-34, sehingga pencairan dana DIPA untuk sebagian kegiatan baru dapat dilakukan pada Oktober. Selain itu, pihak BAK tidak dapat memberikan pencairan dana sementara dalam bentuk dana talangan, karena tidak tersedia.

”Tidak bisa menalangi dana 50%, karena pencairan (red: dana DIPA) tidak lancar,” tuturnya.

Sedangkan terkait keluhan Sarpras, inventaris, ruangan untuk menyimpan peralatan, maupun ruangan untuk peribadatan mahasiswa Kristen, Surokim, Warek III mengungkapkan pihaknya bersama BAK akan melakukan koordinasi dengan bidang keuangan dan perlengkapan untuk menangani permasalahan tersebut.

”Sesuai Rencana Strategis (Renstra) keinginan kita itu gudang menyatu di GOR, tapi masih lama, saya tidak yakin dalam satu atau dua tahun terealisasi, tapi tidak mudah untuk merealisasikan GOR itu. Tapi, kemudian kalau hari ini bisa mencari tempat lain. Sementara ini di gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (Fisib) lama itu, saya kira itu relatif dekat dengan Sekber, barangkali masih ada ruangan yang tidak terpakai, lalu masih memungkinkan, nanti kita ajukan ke bagian perlengkapan,” ucapnya (10/10).

Dwiky Gita Rizky Faisal Fahmi, selaku Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), berharap audiensi yang telah dilaksanakan tidak hanya berhenti pada penyampaian pernyataan dari bidang kemahasiswaan, melainkan tindak lanjut dalam bentuk yang nyata.

”Mungkin untuk audiensi kita hari ini, jangan jadi sebuah pernyataan saja pak, tapi juga direalisasikan sebenar-benarnya, karena kalau audiensi kita kemarin kurang mengatakan realisasi,” harapnya (10/10). (FRD/J2)
×
Berita Terbaru Update