WKUTM – Pusat Karir Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menawarkan berbagai program pembinaan dan pengembangan karier bagi mahasiswa UTM, beberapa di antaranya Talent Mapping Assassment yang telah dilaksanakan pada bulan Agustus lalu dan Pekan Karir 2023 yang akan dilaksanakan Rabu, (21/09).
Achmad Khozaimi, koordinator pusat karir, mengungkapkan telah melaksanakan program Talent Mapping Assessment, yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2023, Adapun pogram yang dilaksanakan pada 21 hingga 29 Agustus ini, merupakan proses penentuan potensi diri mahasiswa baru melalui menjawab sejumlah pertanyaan dengan batas waktu 40 detik pada setiap babak.
”Program yang sudah terlaksana adalah Talent Mapping Assessment,” ungkapnya via WhatsApp (06/09).
Sedangkan dalam waktu dekat, terdapat program Pekan Karir 2023 yang dapat diikuti secara gratis oleh calon wisudawan, mahasiswa dan juga masyarakat umum. Pendaftaran berlangsung sejak 4 hingga 21 september mendatang. Program ini, akan dilaksanakan di Gedung Cakra pada Kamis, 21 september 2023 pukul 08.30 WIB dan berisikan pameran kerja, beasiswa maupun pembekalan memasuki dunia kerja.
”Acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ada Pekan Karir 2023,” imbuhnya.
Taufiqurrahman Hasbullah, selaku Hubungan Manusia (Humas) mengungkapkan untuk Pekan Karir 2023 UTM belum dapat mengonfirmasi secara pasti terkait keseluruhan perusahaan yang bekerja sama untuk pelaksanaan Pekan Karir 2023. Meski begitu, pihaknya menyatakan bahwa tidak akan jauh berbeda dengan perusahaan yang terdapat di Job Fair yang diadakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), di antaranya DayaLima Recruitment, bank BTPN, Deliver Guarantee and Satisfy (DGS), Wismilak, PaninBank, Pelindo Daya Sejahtera, Sushikun, Ar Rahmah dan masih banyak lainnya.
”Untuk perusahaan yang bekerja sama hampir sama dengan Job Fair FISIB,” ungkapnya (11/09).
Utari Anggraeni, mahasiswi Prodi Sastra Inggris angkatan 2019, yang juga merupakan calon wisudawan, berpendapat positif tentang program Pusat Karir, terutama dalam membantu mahasiswa yang mencari pekerjaan. Meskipun belum pernah mengikuti program pelatihan, Ia menyambut baik pelaksanaan acara seperti pekan karir, serta berharap dapat diadakan secara reguler.
”Kalo menurut saya, sangat bagus untuk membantu waktu dalam mencari kerja. Apalagi yang belom ada pengalaman buat ngelamar begitu, jadi tau tahapannya,” ujarnya via WhatsApp (11/09).
Begitu pun dengan Syahrul Maulana, alumni Psikologi lulusan tahun 2022, juga berharap mahasiswa yang mendapatkan pelatihan dari pusat karir dapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan merata, sehingga semua mahasiswa merasakan manfaatnya secara adil.
”Semoga semakin baik dan untuk orang yang mendapatkan pelatihan diharapkan memang tepat sasaran dan merata,” harapnya (06/09). (AI/AND)
