Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Persiapan KPUM Dalam Pemilu Daring UTM 2020

Selasa, 15 Desember 2020 | 05.37.00 WIB Last Updated 2020-12-15T13:37:04Z

 

WKUTM- Persiapan Pemiliham Umum (Pemilu) serentak telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KPUM-KM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang akan diadakan secara Dalam Jaringan (Daring) pada (18/12) mendatang. Akan tetapi, pada prosesnya masih terdapat kendala yaitu mahasiswa belum mengetahui mekanisme Pemilu serta tata caranya. 

Alfian Faisal Syifa Maulana, selaku ketua KPUM-KM memastikan jika Pemilu E-Vote kali ini cukup aman karena proses pemilihannya menggunakan google form,  karena keamanannya lebih terjamin sebab hingga sejauh ini belum ada kasus peretasan google form. Ia mengaku sedikit menemukan kasus eror saat menggunakan platform ini. Selain itu, pemilih juga akan masuk situs web melalui e-mail kampus.

"Voting suaranya menggunakan e-mail yang sudah dibuatkan oleh kampus, sehingga hanya mahasiswa yang tahu e-mail dan paswordnya," ujarnya. 

Untuk lebih memperketat keamanan dan efektivitas Pemilu E-Vote kali ini, Alfian juga menuturkan jika KPUM dalam proses pembuatan media pemungutan suaranya akan dilakukan oleh anggota KPUM bidang Teknologi Informasi (TI) yang dibimbing langsung oleh pihak Pusat Komunikasi (Puskom) Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

"Untuk KPUM dari bidang TI juga akan dibimbing langsung oleh puskom," lanjutnya. 

Alfian menjelaskan jika pihak KPUM belum melakukan uji coba dan koordinasi dengan KPUM Fakultas terkait Pemilu daring ini, dikarenakan terkendala kebijakan UTM pasca rektor positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dirinya berpendapat jika sosialisi terkait hal teknis Pemilu harus dilakukan secara tatap muka. 

"Proses sosialisasi terkait hal teknis Pemilu pada KPUM-F ini harus dilakukan secara tatap muka," paparnya. 

Terkait sosialisasi Pemilu E-Vote ini, Alfian menuturkan jika pihak KPUM sudah bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Presiden Mahasiswa (Presma), hingga KPUM-F guna mensosialisasikan segala bentuk informasi terkait Pemilu E-Vote kali ini kepada mahasiswa. Selain itu, dirinya juga menuturkan jika KPUM sudah melakukan sosialisasi melalui akun instagram milik KPUM-KM sendiri

"KPUM juga sudah punya akun instagram, agar teman-teman bisa tahu apa saja yang sudah dikerjakan oleh KPUM sendiri," pungkasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Siti Lutfiah, mahasiswa program studi (Prodi) Sastra Inghris ini menuturkan jika dirinya tidak tahu informasi apapun terkait akan dilaksanakannya Pemilu serentak UTM karena masih fokus pada perkuliahan. Lutfi juga berpendapat jika Pemilu yang akan dilakukan secara daring ini berpotensi menimbulkan kecurangan karena prosesnya yang online dan pemilihan KPUM yang seolah tidak independen karena dipilih langsung oleh DPM. 

"Bisa saja Pemilu E-Vote ini terjadi kecurangan, mengingat yang memilih hanya pihak tertentu dan masing-masing kubu menginginkan kemenangan," ujar mahasiswa asal Jember tersebut. 

Lutfi berharap jika Pemilu kali ini bisa berjalan dengan lancar dan juga untuk mahasiswa yang sudah terpilih menjadi Presma dan DPM nanti bisa amanah.(Tu/Uya)


×
Berita Terbaru Update