WKUTM - pada Rabu hingga Jumat (4/12) lalu, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan tes rapid secara massal. Hal ini dilakukan setelah Muh. Syarif, selaku Rektor UTM dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemeriksaan yang diikuti oleh 308 orang tersebut berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, serta karyawan. Hasil dari tes tersebut sebanyak 31 orang yang dinyatakan reaktif dan satu orang positif Covid-19.
Taufiqqurrahman Hasbullah, selaku Kepala Subbagian Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (kassubag Humas) UTM mengatakan hasil dari tes rapid tersebut sebanyak 31 orang reaktif dan 1 orang positif Covid-19. Setelah melakukan swab tes kembali untuk memastikan hasilnya, terdapat 29 orang yang reaktif dan 1 orang yang positif.
"Jumlah yang reaktif sebanyak 31 orang. Namun setelah pemeriksaan kedua kalinya 2 orang dinyatakan non reaktif sehingga yang reaktif tersisa 29 orang. Berdasarkan Hasil Swab test, ternyata dekan Fakultas Pertanian, positif terpapar Covid-19," ungkapnya.
Selain itu, UTM akan melakukan beberapa tindakan, yakni sterilisasi di lingkungan kampus dengan penyemprotan desinfektan secara periodik, melanjutkan tracking, memfasilitasi pemeriksaan, meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan, serta meningkatkan koordinasi dengan Satuan tugas (Satgas) serta dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.
Terkait dana tes yang dikeluarkan UTM, Berdasarkan yang diungkapkan Ningwar, selaku Ketua Satgas Covid-19 UTM pada Rabu (2/12) lalu, bahwa biaya setiap partisipan tes sebesar Rp. 50.000,- Maka jika dikalkulasikan menghabiskan dana sebesar Rp. 15.400.000,-.
Pria asal Bangkalan tersebut juga mengatakan bahwa dana itu berasal dari pengalihan dana operasional UTM.
"Alokasi pendanaan bersumber dari pengalihan dana operasional UTM karena darurat Covid-19 sehingga segala jenis pengeluaran harus dipertanggung jawabkan," tegasnya.
Diketahui dari alokasi anggaran penyesuaian, UTM telah menyiapkan dana sebesar Rp. 500.000.000,- untuk kegiatan pencegahan Covid-19 yang sebelumnya berasal dari dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UTM 2020.
Ia berharap agar kedepan semua civitas akademika dapat selalu disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.
”Harapan ke depan kami mengharap agar segenap civitas akademika senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan kedekatan kepada yang maha kuasa agar terhindar segala macam penyakit dan musibah,”harapnya.(Kon/Ame/Uya)
