Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puisi-Puisi Idatus Sholihah

Minggu, 01 Maret 2020 | 02.57.00 WIB Last Updated 2020-03-01T10:59:26Z


Sebelum Habis Penghujan

Setelah gemericik dan basah
Lagu-lagu selesai dinyanyikan

Adakah penjagaan?
Bising jalan, genang sepanjang lima mil
: Bagi Adya
Adalah nelangsa yang menggema
Di lorong-lorong pengap dan gelap

Kenapa masih ada sisa kemurungan?
Saat nama-nama lain
diam dalam pejam
peluk hangat
Teriring kisah sebelum lelap

Siapa yang akan lekas datang?
Menjemput luka
Lalu mengekangnya

2020


Di Jalan Soekarno-Hatta

Setelah perlintasan bus kota
Di jadwal terakhir
Kukenangkan kau
Pada dinding-dinding selatan terminal
: Lukisnya kau cipta

Sebuah mula abjad
'A'
Nyala warna memantul
Pada gelap batin

Sepasang pohon mangga
Dinaunginya sepuluh jengkal kursi
Yang menjaga kita tetap terjaga

Bising malam
Yang kita heningkan
Dengan percakapan-percakapan
Juga pertanyaan yang didiamkan
Siapa yang akan menunggu lebih dulu?

2020


Jakarta
*Ketika garis-garis waktu melintas dalam benak kita

1/
Siapa yang akan kita percaya?
Peramal tua
Atau tingkah yang memberi alasan untuk menilai manusia

2/
Pelabuhan lama jadi bising
Bangkai-bangkai kapal tua dibelah
Untuk permainan-permainan,
Kita akan sembunyi dimana?

3/
Kau cium
Mataku yang murung
Luka yang menggantung
Tak bisa kau buat rampung

4/
Masihkan kau menyimpan air?
Dalam perjalanan panjang
Yang harusnya kau jaga
Dan membasuh luka

2020


Di Belakang Malam Turun

Barangkali pelataran belakang rumah
Sedikit sempit
Menampung kerumitan
Dan penantian yang terus menjulur


Dedaunan meranggas
Akan kau bakar
Sambil menunggu malam habis

Katakan,
Apa yang akan lintasi menuju pagi?

: Kelindan sunyi sepi seorang diri

2020


Sebelum Dua Awal Berakhir

Di Minggu ketiga
Apa yang kau bayangkan?

Kuimpikan tak kau kenakan lagi
Jaket lusuh,

Bekas senyum siapa yang kau simpan?
Yang membekas dalam kerjap matamu

Nama yang membayangi lelap
Pun jagamu

Bayang-bayang kecil
Berlarian lalu menyelam
Dalam bola matamu

Kau sebut namanya,
Rus,

Doa-doa yang dipungut
Dan disusun lagi
Merekayasa kesedihan
Agar kau kembali tinggal

2020




Idatus Sholihah
Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia UTM
×
Berita Terbaru Update