Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lambannya Perbaikan Fasilitas Kampus Hingga Belum Efektifnya Sistem Pengaduan Perbaikan

Jumat, 06 Maret 2020 | 08.01.00 WIB Last Updated 2020-03-06T16:07:31Z

Universitas Trunojoyo Madura. Foto : Rar


WKUTM – Fasilitas beberapa Fakultas di  Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  banyak yang mengalami kerusakan. Selain itu, adanya sistem pengaduan juga yang tidak banyak diketahui, sehingga banyak fasilitas yang belum diperbaiki.

Seperti yang disampaikan Muhammad Ali Hisyam, selaku Wakil Dekan (Wadek) II Fakultas Keislaman (FKis), ia memaklumi adanya kerusakan sebab gedung Fkis merupakan gedung tertua diantara fakultas lainnya. Namun, dirinya mengeluhkan belum adanya ruang untuk sekretariat sekretariat bersama (sekber) Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF), padahal  itu yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan mahasiswa. Ali Hisyam mengungkapkan jika sudah melaporkan ke pusat, namun hingga  saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak rektorat.

Hingga saat ini kita belum mempunyai Sekber yang  sangat dibutuhkan bagi UKMF, ini keluhan kami namun hingga saat ini masih belum ditindaklanjuti oleh pusat,” keluhnya .

Ali Hisyam menilai jika selama ini lambatnya penindaklanjutan keluhan disebabkan kendala di bidang administrasi maupun birokrasi. Dirinya berharap jika pihak rektorat cepat menanggapi dan menindaklanjuti keluhan-keluhan yang ada di fakultas.

Keluhan lain juga diungkapkan Akh. Lutfi, selaku Kepala Bagian (Kabag) Aset Fakultas Pertanian (FP), dirinya  mengungkapkan jika  perbaikan fasilitas masih terkendala oleh anggaran. Anggaran perbaikan dan perawatan sarana prasaran (sarpras) yang diberikan oleh pihak rektorat sebesar Rp. 30.000.000,- tidak mencukupi.  


”Kita sudah ada perencanaan anggaran, namun dana itu tidak bisa diakses dan tidak dapat dicairkan, akibatnya sampai sekarang kita belum ada anggaran apapun secara resmi. Untuk beli alat tulis kantor  juga belum ada, akhirnya kita pinjem atau kita cari dana talangan, tapi dana tersebut sesuai dengan perencanaan yang kita susun di Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA),” Ungkap pria asal  Sumenep tersebut.

Dirinya juga menambahkan jika telah mengirim surat berisi permintaan pengadaan parkir, pengecatan lapangan Persatuan Olahraga Fakultas Pertanian. Meskipun demikian hingga saat  belum ada keputusan yang pasti dari pihak rektorat.

Hal berbeda diungkapkan Yunin Hidayati, selaku Wadek II Fakutas Ilmu Pendidikan (FIP), pihaknya menyatakan bahwa untuk anggaran di FIP sendiri selama ini selalu terserap dengan baik, namun pihaknya mengaku menemui kesulitan  jika terdapat kebutuhan yang berada di luar rencana anggaran.

Kendalanya jika terdapat anggaran itu di luar rencana dan harus megecek anggaran yang tersedia. Namun jika terdapat kerusakan parah di Ruang Kuliah Bersama  kita menunggu dari pusat,” ungkapnya.

Ayu Isna Hadiroh, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik  menyampaikan keluhannya tentang kamar mandi yang tidak segera dibenahi. Ia mengaku jika selama ini ia belum pernah menggunakan toilet di fakultas  disebabkan air yang tidak mengalir.

Seperti  kamar mandi dan musala masih kotor, kamar mandinya sering mati airnya . selama 4 tahun saya tidak pernah memakai toilet di gedung ini,” ujarmahasiswi asal Mojokerto tersebut.

Terkait pengaduan, Adel salah satu mahasiswa FP belum mengetahui sistem pengaduan baru yang dikeluarkan oleh pihak fakultasnya.

”Terkait pengaduan fasilitas yang rusak, saya belum mengetahuinya,” ucap Adel prodi Teknologi Industri Pertanian. (Mel/Lul/Uya/Wuk)
×
Berita Terbaru Update