WKUTM- Meneruskan surat edaran rektor, Wakil Rektor (Warek) III Universitas Trunojoyo
Madura (UTM) juga mengedarkan pengumuman bernomor B/827/UN46/HM.00.06/2020 yang
berisi himbauan untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 di kalangan
mahasiswa.
Agung Ali Fahmi, selaku Warek III menjelaskan jika salah
satu poin dalam pengumuman tersebut adalah untuk membersihkan Sekretariat Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) maupun UKM
fakultas (UKMF). Selain itu juga pengosongan kegiatan di dalam sekret hingga surat
edaran dari rektor dicabut. Pihaknya juga menghimbau kepada mahasiswa untuk kembali
ke indekos masing-masing.
Selain itu, poin himbauan juga mengenai pengumpulan
masa, kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang digelar secara umum dan di luar
kampus untuk ditunda sampai dengan batas surat edaran rektor.
”Himbauan
tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan agar semuanya
aman,”himbaunya.
Ia juga menambahkan ke depannya akan berkoordinasi
dengan pihak keamanan untuk mengosongkan sekretariat. ”Kan harus dikunci
ruangannya, kalau perlu nanti ada serah terima kunci yang diikuti berita acara
inventaris yang tertinggal,” imbuhnya (16/03).
Bernardus Syuita Kuncoro, selaku ketua umum UKM Persaudaraan
Setia Hati Teratai (PSHT) mengungkapkan jika ada beberapa kegiatan yang ditunda
terkait himbauan Warek III, antara lain latihan bersama, kenaikan tingkat sabuk
putih di cabang Bangkalan dan latihan rutin di dalam kampus.
”Edaran ini sangat merugikan bagi anggota kami, karena
juga harus mengejar materi, seperti bagi anggota yang harus menjalani tes sabuk
dan kegiatan lainnya” ungkap mahasiswa Fakultas Hukum tersebut.
Adapun terkait rencana sekretariat yang harus dikunci
total dirinya mengaku tidak sepakat karena terdapat barang-barang yang
menunjang kegiatan berada di dalam sekret.
Bahi Luqman Hakim, selaku ketua umum UKM Taruna Jaya
mendukung himbauan pencegahan Covid-19, ia mengaku jika terdapat kegiatan yang
harus ditunda seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Program Studi (Pomdi). ”Acara
tersebut sudah dipersiakan sekitar dua minggu lalu, namun kemungkinan besar
Pomdi untuk semester ini ditiadakan,” ungkapnya.
Ia berharap jika dari penundaan kegiatan UKM agar
segera mendapatkan solusi. ”Segera dari UKM menjadwal ulang dari penundaan
kegiatannya” ujarnya. (Uya/Wuk)
