WKUTM - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi salah satu Panitia Lokal (Panlok) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada tanggal 8 hingga 28 Mei mendatang. Adapun guna mendukung pelaksanaan SNBT 2023, UTM menyediakan 11 ruangan tes, satu ruangan tes khusus untuk penyandang difabel tuna daksa, dan menyiapkan perangkat metal detector untuk mengantisipasi kasus kecurangan dalam pelaksanaan SNBT berupa joki.
Taufiqurrahman Hasbullah, selaku ketua pelaksana acara SNBT 2023, mengaku bahwa persiapan SNBT tidak berbeda dengan persiapan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Ujian Tulis Berbasis Komputer (SBMPTN UTBK). Dalam persiapan ini, dirinya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang meliputi panitia penanggung jawab lokasi, kepengawasan, sosialisasi, teknis, dan panitia keamanan. Dari koordinasi tersebut, Taufiq menyebutkan akan dilakukan pengecekan ruangan dan perlengkapan alat-alat yang digunakan untuk SNBT.
”Untuk ruangan dan kesiapan perlengkapan alat-alat dan jaringan, akan dilakukan uji coba besok (12-13 April, red) dengan tujuan mencari kendala atau kekurangan pada bagian perlengkapan, jaringan, dan alat-alat tersebut dalam penyelenggaraan kegiatan SNBT,” ungkapnya (10/04).
Lebih lanjut, Taufiq memaparkan kesiapan UTM sebagai Panlok sudah sampai pada tahap sosialisasi terhadap calon peserta dan verifikasi data persyaratan peserta dalam upaya menghindari kecurangan.
Firmansyah Adiputra, selaku koordinator Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK), menjelaskan upaya lain yang dilakukan UTM guna menghindari kasus kecurangan adalah dengan menyiapkan perangkat metal detector pada ruangan SNBT. Perangkat metal detector tersebut digunakan untuk menghindari kasus joki yang mungkin dilakukan oleh peserta SNBT. Selain itu, Firman menyebutkan pelaksanaan SNBT ini nantinya akan menggunakan tenaga listrik khusus dan disiapkan generator set demi mengantisipasi pemadaman listrik ataupun kendala yang berhubungan dengan listrik lainnya.
“Kami akan menyiapkan generator set untuk mengantisipasi pemadaman listrik,” tuturnya (11/04).
Ihwal ruangan yang digunakan untuk SNBT, Firman mengungkapkan terdapat 11 ruangan meliputi Laboratorium Agribisnis, Laboratorium Komputer Fakultas Teknik, Laboratorium Komputer Fakultas Hukum, Laboratorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Laboratorium Teknologi Industri Pertanian (TIP), Laboratorium Record Cakra, Laboratorium Studi Manajemen, Laboratorium Eksak, Laboratorium Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat bahasa, dan Laboratorium Komputer dan jaringan. Selain itu, Firman menuturkan UTM juga menyiapkan ruangan khusus untuk penyandang disabilitas tuna daksa.
Adapun Ningwar, ketua Bagian Keuangan dan Kepegawaian (BUK), mengungkapkan bahwa fasilitas yang sudah dipersiapkan oleh UTM sebagai Panlok untuk pelaksanaan acara SNBT ini adalah perawatan terhadap komputer-komputer yang akan digunakan peserta.
”Sejauh ini hal yang dipersiapkan menjelang acara SNBT adalah perawatan terhadap perangkat komputer saja,” ungkap Ningwar (11/04).
Sementara itu terkait harapan dari SNBT 2023, Firman berkeinginan agar peserta SNBT melaksanakan SNBT tersebut dengan jujur dan benar. Selain itu, dirinya juga berharap agar calon peserta SNBT mulai terbiasa menggunakan perangkat komputer demi menunjang kenyamanan saat mengerjakan soal SNBT.
”Semoga calon peserta SNBT mulai terbiasa menggunakan perangkat komputer,” pungkasnya. (TFA/RUL)
