Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UTM Gelar Acara Rapat Senat Terbuka Bakal Calon Rektor UTM Periode 2022-2026

Selasa, 27 September 2022 | 08.41.00 WIB Last Updated 2022-09-27T15:41:49Z


WKUTM - Pada Selasa (27/9), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar acara rapat senat terbuka di Gedung Pertemuan (GP). Acara ini turut mengundang civitas akademika, panelis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), serta rektor perguruan tinggi yang lain. Adapun isi dalam acara yaitu membahas perihal penyampaian visi misi dan program kerja bakal calon rektor UTM periode 2022-2026.

 

Acara  diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UTM, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Hasan Muzakki. Kemudian, dilanjut dengan  sambutan oleh pimpinan sidang rapat senat terbuka oleh Eko Setiawan.

 

Ris Yuwono Yudo Nugroho, selaku Ketua Panitia Pemilihan Rektor UTM, menjelaskan susunan acara pada hari ini yaitu penyampaian visi dan misi, program kerja, kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab. Pada sesi pertama penyampaian visi dan misi, bakal calon rektor masing-masing diberi waktu 15 menit, dengan total 60 menit pada sesi pertama. Sedangkan pada sesi tanya jawab, hanya diberi waktu selama dua jam untuk empat bakal calon rektor.

 

Jadi nanti senat akan memilih tiga besar dari empat bakal calon rektor tersebut,” jelasnya saat ditemui di GP (27/9).

 

Adapun terkait pelaksanaan acara, Yudo mengungkapkan jika acara berjalan dengan lancar meskipun terjadi keterlambatan 15 menit saat acara dimulai.

 

”Alhamdulillah berjalan lancar dan bisa dinikmati oleh seluruh civitas akademika,” ungkapnya saat ditemui di GP (27/9).  

 

Dirinya juga berharap untuk kedepannya agar rektor yang terpilih akan membawa UTM ke arah yang lebih baik, meningkatkan rangking yang ada, serta meningkatkan Satuan Kerja (Satker) menjadi  Badan Layanan Umum (BLU) bahkan Berbadan Hukum (BH).

 

”Harapannya, membawa UTM lebih baik lagi, itu harapan semua civitas akademika. Seperti meningkatkan rangking yang ada, dan meningkatkan Satker menjadi BLU, bahkan BH,” harapnya.

 

Adapun visi dan misi keempat bakal calon rektor periode 2022-2026 sebagai berikut:

 

Makhfud Effendy, selaku bakal calon nomer urut satu mengungkapkan visinya yakni, ”Menjadi pusat keunggulan sumber daya strategis madura berbasis Tridharma perguruan tinggi dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang nasionalis, berkepribadian luhur dan berdaya saing.” Misi yang diungkapkan adalah meneguhkan jiwa nasionalisme dan moderasi beragama bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa UTM, menyiapkan insan terdidik yang unggul dan berkepribadian Amanah, Peduli dan Kreatif (APIK), mengembangkan IPTEKS yang unggul untuk peningkatan nilai tambah sumber daya (manusia dan alam) strategis Madura secara berkelanjutan, dan mengelola UTM dengan budaya unggul menuju perguruan tinggi yang mandiri.

 

Mohammad Nizarul Alim, selaku bakal calon rektor nomor urut dua menjelaskan visinya yakni, ”Mewujudkan UTM unggul, bereputasi dan bermartabat dengan inovasi dan kolaborasi berlandaskan nilai-nilai keutamaan.” Misi yang dijelaskan adalah mendukung misi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, mewujudkan pendidikan yang relevan dan berkualitas tinggi, merata dan berkelanjutan, didukung oleh infrastruktur dan teknologi, serta mengoptimalkan peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi  dan reformasi pengelolaan pendidikan dan kebudayaan.  

 

Bakal calon rektor nomor urut tiga, Safi’ mengungkapkan visinya yakni, ”Kolaborasi dan akselerasi mewujudkan UTM menjadi World Class University yang unggul berlandaskan akhlakul karimah dan nilai-nilai pancasila melalui kegiatan Tri Dharma berbasis potensi Madura.” Misi yang dijelaskan adalah menyelenggarakan kegiatan pendidikan berstandar internasional dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan riset potensi Madura untuk membentuk lulusan yang ber-akhlakul karimah berlandaskan pancasila, menyelenggarakan sistem manajerial perguruan tinggi akuntabel, transparan, kolaboratif, dan bertanggung jawab untuk mewujudkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) BLU dan PTN BH yang kredibel, membentuk kolaborasi para stekholder dalam hilirisasi hasil riset, penerimaan lulusan, dan kegiatan kampus merdeka, serta meningkatkan kemandirian dan daya saing alumni.

 

Nunuk Nuswandi selaku bakal calon rektor nomor urut empat memaparkan visinya yakni, ”Menjadi universitas yang mandiri, inovatif dan unggul di tingkat nasional dan internasional dalam bidang teknologi, pangan kewilayahan dan humaniora  pada 2030, berbasis lokalitas berlandaskan nilai-nilai moral pancasila.” Misi yang dipaparkan adalah menyelenggarakan pendidikan yang unggul dan inovatif dalam bidang teknologi, pangan, kewilayahan dan humaniora berbasis digital dan riset untuk menghasilkan lulusan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, melaksanakan penelitiaan dan pengabdian inovatif kepada masyarakat berbasis lokalitas, yang bermanfaat untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyelenggarakan dan mengembangkan kelembagaan menuju lembaga yang mandiri dan inovatif, serta melaksanakan pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, profesional, mandiri dan mampu menerapkan nilai-nilai moral pancasila.

 

Adapun tanggapan dari pihak mahasiswa, Achmad Fakhri Dzulfikar, selaku peserta undangan sekaligus Gubernur Fakultas Teknik, berpendapat jika visi dan misi yang disampaikan keempat bakal calon rektor sesuai dengan yang dibutuhkan UTM.

 

”InsyaAllah sesuai, karena keempat bakal calon rektor tersebut merupakan putra-putri terbaik di universitas ini,” ungkapnya (27/9).(AND/PUK)

 

×
Berita Terbaru Update