Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UTM Rencanakan Gelar Wisuda Luring

Jumat, 06 November 2020 | 08.36.00 WIB Last Updated 2020-11-06T16:36:05Z

 


WKUTM – Pelaksanaan wisuda Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang ke XXVII direncanakan akan digelar secara luar jaringan (luring). Adapun jumlah calon wisudawan periode Maret dan September diperkirakan 2000 orang.

Dilansir dari video yang berjudul Konsep Pembangunan Madura dan Kontribusi Kampus pada channel YouTube Lingkar Jatim, Muh. Syarif, selaku Rektor UTM menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda luring akan menyesuaikan protokol kesehatan dengan melakukan pembagian gelombang (21/10).

”Calon wisudawan akan diwisuda secara luring, karena ingin menikmati suasana wisuda. Namun, tetap dengan protokol kesehatan yang ketat, jadi kita akan menyesuaikan mungkin tiap wisuda itu sekitar 100 orang”, ucapnya.

Ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan wisuda oleh salah seorang calon wisudawan melalui pesan WhatsApp pada Oktober lalu, Wakil Rektor I, Deni Setya Bagus Yuherawan mengungkapkan bahwa pelaksanaan wisuda luring dan perkiraan pelaksanaan akhir November hingga awal Desember.

Perihal kepastian tanggal wisuda luring, Deni Setya Bagus Yuherawan,  tidak memberikan keterangan pasti dan pengumuman masih dalam tahap proses. 

”Masih dalam proses. Tunggu pengumuman saja,” ujarnya.

Sama halnya dengan Taufiqqurrahman Hasbullah, selaku Kepala Subbagian Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (Humas), memberikan keterangan bahwa jadwal dan prosesi wisuda masih dirancang oleh warek l. 

”Warek I sedang merancang jadwal dan rangkaian prosesi  wisuda. Masih koordinasi dengan satuan tugas Kabupaten, agar tidak menyalahi SOP protokol kesehatan. Memanage sekitar 2000 calon wisudawan, bukan persoalan mudah karena banyak melibatkan pihak lain. Saat ini sedang dimusyawarahkan oleh karena itu, pengumuman belum bisa dipastikan karena Pak rektor masih menunggu laporan lebih lanjut,” jelasnya.

Adapun Khairul Amin selaku Presiden Mahasiswa UTM, mengatakan bahwa calon wisudawan sudah siap, meskipun belum ada kepastian jadwal dari kampus. 

”Wisudawan sejatinya sudah siap.  Namun, kampus belum memberikan kepastian wisuda akan dilaksanakan kapan dan konsepnya seperti apa karena hanya berupa pernyataan dari warek l,” jelasnya.

Amin menambahkan bahwa, keadaan saat ini akan menjadi kendala pelaksanaan wisuda luring ketika pandemi Covid-19. Ia berharap kampus menerapkan konsep dengan mematuhi protokol kesehatan. 

”Kendalanya jika luring, kampus harus mempersiapkan konsep wisuda dengan menggunakan protokol kesehatan, yang sebelumnya belum pernah diterapkan karena pandemi,” harapnya. 

Terkait rencana wisuda luring, Jarot Sujadmiko, selaku calon wisudawan UTM, ia setuju apabila wisuda dilaksanakan secara luring. Karena wisuda merupakan momen yang dinantinya setelah masuk di perguruan tinggi.

”Saya sangat setuju bila wisuda dilaksanakan secara luring, karena wisuda merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu setelah masuk di perguruan tinggi,” ucap mahasiswa program studi Pendidikan Informatika tersebut.

Senada dengan Jarot, Miftakhul Jannah, selaku calon wisudawan prodi Teknologi Industri Pertanian mengaku senang dengan wacana wisuda luring. Ia berharap agar wisuda sesuai sesuai dengan wacana, dan ditindaklanjuti secara serius, agar Surat Keputusan (SK) Rektor segera turun.

”Senang kalau sudah ada kabar terkait wisuda offline. Harapannya semoga sesuai dengan apa yang diujarkan dan lanjut direncanakan, supaya segera turun SK Rektor biar gak nunggu terus”, harap mahasiswa asal Jember tersebut. (Am/Wid) 

×
Berita Terbaru Update