Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PKKMABA 2020 Masih Proses, Camaba Kebingungan

Minggu, 12 Juli 2020 | 19.43.00 WIB Last Updated 2020-07-18T02:50:03Z
WKUTM - Pandemi yang belum berakhir bukan hanya berdampak pada kegiatan civitas akademik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), namun juga pada pelaksanaan Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru 2020 (PKKMB). Pasalnya, PKKMB tahun ini akan dilaksanakan dalam jaringan (daring) pada 31 Agustus hingga 5 September.  Hal tersebut  menimbulkan banyak pertanyaan dan komentar dari calon mahasiswa baru (camaba).

Wahid Khoirul Ikhwan, selaku ketua PKKMB menjelaskan jika saat ini PKKMB masih dalam proses persiapan dan dipastikan akan dilakukan secara virtual dengan pengenalan melalui video.

 ”PKKMB dilaksanakan daring, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Mengenai aplikasinya, kemungkinan akan menggunakan Zoom, Google Classroom, dan Whatsapp,” Tulis Pria asal Surabaya itu.

Terkait kendala fasilitas dari camaba Seperti handphone maupun kuota internet, Wahid hanya akan memaksimalkan usaha panitia pelaksana kegiatan. Pihaknya menambahkan bahwa saat ini panitia pelaksana sedang mempersiapkan pengeditan video. Adapun terkait pendanaan menyesuaikan dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan masih dalam tahap revisi.

”Semoga PKKMB berjalan dengan lancar, walaupun secara virtual. Saya harap PKKMB tahun ini tidak mengurangi pengetahuan dan rasa untuk mengenal kampus,” pungkas Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendiddikan tersebut.

Najib Mutamam, selaku Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma)  memaparkan bahwa PKKMB  akan menyesuaikan dengan keadaan selama pandemi. Najib menambahkan PKKMB masih dalam tahap penyusunan konsep. Najib mengaku terkendala dengan keterbatasan pertemuan rapat untuk membahas kegiatan tahunan ini.

”Kendala di saat pandemi yaitu keterbatasan untuk melakukan rapat. Kalau tidak ada perubahan, sekitar awal September dilaksanakan. Dari Rektorat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) diminta untuk mempersiapannya," tuturnya.

Selamet Hendra Riyadi, selaku Ketua Umum Pelaksana (Ketupel) PKKMB, menjelaskan bahwa adanya pengenalan kampus nantinya camaba mengenal inovasi di bidang Teknologi juga mengenal UTM.

”Sejauh ini tidak ada kendala untuk PKKMB. Semoga dari panitia dan peserta bisa mengikuti rentetan acara supaya terlaksana dengan baik,” akhirnya.

Berbeda dengan pengakuan Kamila Nur Maulidah, camaba tersebut mengaku bahwa masih belum mengetahui informasi apapun tentang PKKMB. Perihal pengenalan kampus yang akan dilaksanakan secara daring, calon mahasiswa asal Gresik ini merasa tidak terlalu menyukai dengan konsep tersebut.

“Nggak enak, ya kalau sebagai maba dari awal pengenalannya melalui daring, tidak mengenal luas kehidupan kampus," ungkapnya.

Hal senada dikeluhkan Melati, camaba asal Jombang ini mengaku bahwa belum mengetahui informasi PKKMB.

“Belum ada informasi apapun tentang PKKMB itu di grup-grup Whatsapp,” keluhnya.

Sementara Rizky Wahyuningtiyas, camaba Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya  juga  belum mendapat informasi yang jelas.

“Belum tahu jelas informasinya. Aku juga masih belum paham tentang PKKMB yang akan dilaksanakan secara daring itu seperti apa. Belum ngerti sama sekali,” ungkap calon  mahasiswa asal Jombang ini.

Sama halnya Rizky, Nurus Shobah,  camaba dari Prodi Sastra Inggris juga hanya mengetahui informasi sedikit terkait pelaksanaan PKKMB.

”Untuk saat ini, saya hanya mengetahui informasi dari kakak tingkat saja. Perihal baru masuk kampus sudah diberlakukan daring, saya rasa kurang afdal saja. Karena, ini langkah awal saya sebagai Mahasiswa juga,” pungkasnya. (Ahr/Eq/Ica/Jik/Uya)
×
Berita Terbaru Update