Majalah Lembaga Pers Mahasiswa - Spirit Mahasiswa edisi Simalakama Aturan Pemilihan Rektor

Iklan Semua Halaman

Majalah Lembaga Pers Mahasiswa - Spirit Mahasiswa edisi Simalakama Aturan Pemilihan Rektor

LPM Spirit - Mahasiswa
Jumat, 30 November 2018






Momen pemilihan rektor bisa jadi merupakan hal yang paling diminati oleh mahasiswa maupun pegawai di sebuah universitas. Karena seperti halnya pemilihan presiden, pemilihan rektor akan menentukan arah kebijakan dan secara tidak langsung juga nasib orang-orang yang dipimpin.

Namun beberapa kalangan justru dibuat kecewa dengan sistem yang diterapkan dalam pemilihan rektor belakangan. Sebabnya, rektor yang seharusnya mengepalai seluruh civitas academica di universitas justru hanya dipilih oleh segelintir orang saja, bahkan terkesan tidak transparan. Memang sudah menjadi rahasia umum, politisasi dalam setiap pemilihan pimpinan pasti terjadi. Namun setidaknya, dengan melibatkan seluruh komponen dalam civitas academica akan mengurangi dampak tersebut.

Terlebih pengawasan di semua lini masyarakat universitas akan dengan sendirinya terpenuhi lewat pelibatan itu. Menanggapi berbagai keluhan tersebut, peraturan Dikti yang paling dirasa benar untuk dijadikan alasan. Karena bagaimanapun, universitas tidak punya wewenang apapun untuk membuat sendiri sistem pemilihan rektornya. Bukan hanya pemilihan rektor, pembentukan senat universitas yang menjadi 65 persen total pemilih rektor juga tidak banyak diketahui mahasiswa maupun pegawai. Jadi akan ada banyak pihak yang merasa tidak terwakili atas pilihan tersebut.

Atas landasan tersebut kami Lembaga Pers Mahasiswa Spirit Mahasiswa mencoba membuka sedikit informasi terkait pemilihan senat dan juga pemilihan rektor pada periode ini. Pembahasan tema ini juga tidak lepas dari perdebatan panjang kami untuk menerbitkannya secara luas dan memenuhi keterbukaan informasi di Universitas Trunojoyo Madura. Secara sadar kami juga mengkhawatirkan akan terjadinya persekusi di bidang akademik maupun yang lainnya jika 'menyinggung' sebagian pihak. Namun kami tetap yakin Universitas Trunojoyo Madura ini memiliki budaya akademik yang fair dengan tidak mencampur urusan akademik dengan urusan di luar itu.

Di sisi lain, kami juga akan menyajikan rubrik yang berisi karya sastra seperti esai, cerita pendek, resensi buku dan puisi. Tidak lain, tujuan dari adanya muatan sastra dalam majalah ini sebagai penyegar di sela membaca berita. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan majalah Spirit Mahasiswa edisi November 2018 ini.