Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pelaksanaan PKKMB Daring 2020

Senin, 14 September 2020 | 02.32.00 WIB Last Updated 2020-09-14T10:00:18Z
WKUTM – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dimulai pada Senin (14/09) secara dalam jaringan (daring) via Zoom dan live streaming YouTube. 

PKKMB yang diikuti 3653 peserta ini mengangkat tema, kesadaran lingkungan dan kesiapsiagaan perubahan sosial berbasis kearifan lokal. 

Muh. Syarif, selaku Rektor UTM mengungkapkan dengan mengusung tema tersebut, mahasiswa dapat memahami materi yang akan disampaikan selama mengikuti kegiatan PKKMB.

Syarif juga memaparkan terdapat lima tujuan tema, yakni menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada mahasiswa baru UTM usahanya dalam menanggapi problema pandemi Covid-19, kedua menambah wawasan mahasiswa baru seputar langkah-langkah strategis yang dapat dicapai dalam upaya pengembangan ekonomi desa di masa pandemi. Ketiga, menambah pengetahuan mahasiswa baru mengenai apa yang harus ditempuh saat melakukan pengabdian di desa masing-masing selama pelaksanaan. Keempat, menambah wawasan terkait langkah edukasi yang diberikan oleh mahasiswa baru untuk masyarakat guna menjaga kepedulian serta mengedepankan sikap gotong-royong demi kemajuan desa masing-masing. Terakhir, memberikan pemahaman terkait pentingnya menjaga dan memberdayakan lingkungan sekitar desa.

"Diharapkan mahasiswa baru dapat memahami materi yang akan disampaikan selama empat hari kedepan dan mengimplementasikan di lingkungan masing-masing," tuturnya.

Senada dengan hal itu, Selamet Hendra Riyadi, selaku ketua pelaksana PKKMB 2020. menyampaikan bahwa memilih  tema karena keadaan akibat kondisi pandemi Corona Virus Diease 2019 (Covid-19).

"Adanya pandemi covid-19, secara terpaksa kita harus berubah baik berubah secara sosial maupun secara sistem belajar mengajar," ujarnya. 

Slamet juga memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar senantiasa semangat meskipun menghadapi pandemi ini dan senantiasa mengikuti protokol kesehatan.
"Tetap patuhi peraturan kesehatan memakai masker dan juga memakai hand sanitizer," tuturnya. 

Terkait pelaksanaan teknis dalam acara ada beberapa masalah. Acara diinformasikan akan dimulai pada 07.00 WIB namun ternyata terjadi kemoloran dan baru dimulai pada pukul 07.40 WIB. Salah satu peserta, Surokim as, menayakan kembali terkait waktu dimulainya acara melalui kolom komentar via Zoom.

"Jam berapa mulainya," tanyanya kembali menegaskan.

Menanggapi pertanyaan tersebut Dimas Acmad Nugraha, selaku salah satu peserta mengatakan bahwa acara akan dimulai pada pukul 07.30 WIB. 

"Tepat waktu pukul 07.30 WIB, " jawabnya. 
Selain itu, pada saat rektor akan memberikan salam terjadi kesalahan teknis tidak muncul suara di dalam video mulai menit ke 49.10 sampai dengan 53.05, sehingga hanya menampilkan adegan rektor mengetuk palu sebanyak tiga kali. 

Tidak hanya kesalahan teknis saja, keluhan juga diutarakan oleh Alfiatus Salma, selaku mahasiswa baru prodi Ilmu Kelautan yang mengeluhkan kendala terkait kuota untuk menonton video.

"Karena ospek daring membutuhkan sinyal yang bagus dan kuota jadi harus benar-benar mempersiapkan, banyak dari maba yang memberikan keluhan tentang ini," keluhnya.
Ia juga berharap selanjutnya agar memberikan informasi yang jelas terkait PKKMB.

"Semoga bisa lebih baik dari sekarang dan mohon sangat untuk memberikan informasi yang jelas dan tidak berbelit-belit" imbuhnya. (Aj/Ham)
×
Berita Terbaru Update