Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penyambutan dan Pelepasan Mahasiswa Merdeka Belajar Secara Daring

Rabu, 18 Agustus 2021 | 09.08.00 WIB Last Updated 2021-08-18T16:08:09Z

 


 

WKUTM – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan Penyambutan dan Pelepasan Mahasiswa Merdeka Belajar yang dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring) via zoom dan live streaming YouTube (18/08). Adapun pelepasan ini ditujukan kepada mahasiswa yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yakni sebanyak 119 mahasiswa pertukaran pelajar, 24 mahasiswa magang, 24 mahasiswa studi independen, 146 mahasiswa yang bertugas di sekolah dasar dan sekolah menengah ke atas serta tujuh dosen terpilih sebagai mitra Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Sedangkan untuk penyambutan ditujukan kepada 113 mahasisawa dari 21 perguruan tinggi yang mengikuti program pertukaran pelajar di UTM.

 

Hal ini disampaikan oleh Deni Setya Bagus Yuherawan, selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, yang menginformasikan jika sebanyak 119 mahasiswa UTM telah ditempatkan di seluruh perguruan tinggi di nusantara, 113 mahasiswa dari 21 perguruan tinggi lain telah diterima di UTM. Sebanyak 24 mahasiswa UTM magang di 23 perusahaan mitra dunia usaha dan industri, 24 mahasiswa studi independen yang ditempatkan di 19 tempat, 146 mahasiswa yang bertugas di sekolah dasar dan sekolah menengah ke atas serta tujuh dosen yang telah terpilih sebagai mitra Dikti.

 

”Terdapat tujuh dosen yang terpilih sebagai mitra Dikti,” ungkapnya.

 

Adapun pelaksanaan penyambutan dan pelepasan Mahasiswa Merdeka Belajar UTM yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UTM ini juga mendapatkan sambutan dari Rektor UTM, Muh. Syarif, yang mengucapkan selamat menempuh pembelajaran dan menyambut mahasiswa, baik dari UTM maupun perguruan tinggi lain agar semua dapat berinteraksi dan berkolaborasi.

 

”Selamat menempuh pembelajaran di perguruan tinggi lain dan dunia usaha, dunia industri terpilih serta di masyarakat. Sekaligus mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa dari 21 perguruan tinggi lain untuk menimba ilmu di UTM. Semoga kita semua akan dapat berinteraksi dan berkolaborasi. Kepada tujuh dosen yang telah terpilih sebagai dosen nusantara serta Dikti kami ucapkan selama bertugas,”ungkapnya.

 

Syarif berharap jika mahasiswa UTM yang akan belajar di perguruan tinggi lain, serta di lingkungan masyarakat dapat meningkatkan kemampuan skill dan soft skill, melalui pengalaman langsung tersebut sehingga diharapkan saat mahasiswa UTM lulus, sudah siap terjun di masyarakat atau dunia kerja yang sesungguhnya.

 

Aldina Prameswari, selaku mahasiswa yang diterima di Universitas Negeri Makassar, menuturkan, jika dirinya bangga karena dari ribuan pesaing lewat seleksi ketat akhirnya dia dapat diterima di Universitas tersebut dan bisa meringankan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

”Saya bangga karena dari ribuan pesaing tapi saya keterima untuk melanjutkan dan bisa meringankan biaya UKT,” ungkap mahasiswa angkatan 20 tersebut.

 

Kesan yang sama datang dari Qurrotul Aini, selaku mahasiswa yang diterima di Universitas Hasanuddin, mengungkapkan bahwa dia senang dan bangga karena ini merupakan pengalamannya yang  pertama kali dan masih banyak di luar sana yang ingin di posisi yang sama.

 

”Ini pengalaman yang pertama tentunya bangga karena masih banyak di luar sana yang ingin di posisi saya,” ungkapnya.

 

Ainun Najib, selaku mahasiswa yang diterima di Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa, dirinya bahagia dapat menempuh pendidikan di Instansi lain sehingga membuatnya semakin bersemangat untuk bisa menambah skill dan dengan adanya MBKM bisa melatih kemandirian.

”Bersyukur dan bahagia bisa menempuh pendidikan di Instansi lain sehinggga membuat semangat dan melatih mandiri dalam berproses,” ungkap mahasiswa dari Fakultas Hukum tersebut.

 

Najib berharap jika untuk kedepannya selama menempuh program MBKM bisa mendapatkan banyak pengalaman serta ilmu yang bermanfaat, kemudian dapat berpikir kritis terhadap berbagai pemikiran individu di berbagai latar belakang pendidikan berbeda. (Hom/Mel)

×
Berita Terbaru Update