Kamis, 28 Februari 2019

,

Minat Literasi Rendah UTM Upayakan Pemilihan Duta Baca

Brosur Pendaftaran

WKUTM- Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kini tengah menggelar pemilihan Duta Baca 2019 untuk kali pertama. Pemilihan tersebut dilaksanakan pada 20 Maret 2019 mendatang yang diadakan oleh unit perpustakaan UTM.

Kepala Bagian (Kabag) perpustakaan, Iriani Ismail menjelaskan adanya pemilihan ini sebagai upaya meningkatkan minat baca. Selain itu juga untuk mempromosikan perpustakaan sebagai gudang literasi (center of literacy) seraya meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya perpustakaan sehingga dapat dikelola dengan baik.

”Pemilihan duta baca dilakukan untuk menggemakan gelora baca para civitas academica,” Jelas Iriani Ismail di kantornya (28/02).

Selain itu, adanya Duta Baca 2019 ini menjadi jawaban atas keinginan Hanin Dwi selaku koordinator pelayanan yang diungkapkannya pada April 2018 silam kepada Tim LPM Spirit Mahasiswa. ”Kadang saya memiliki keinginan untuk mencetak Duta Perpustakaan (baca: Duta Baca) supaya nanti bisa membantu memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang peraturan perpustakaan,”ujarnya.

Meskipun demikian, Iriani masih ragu dengan diadakannya Duta Baca akan benar-benar dapat menggerakkan minat baca civitas academica. Pihaknya juga sedikit menyinggung terkait minat baca mahasiswa UTM yang masih tergolong rendah. Karena saya rasa kurang membaca, kalau gak ada tugas gak baca toh?” kelakarnya.

Iriani berkeinginan agar perpustakan mendapat tempat tersendiri dan lebih dihargai. Saya ingin perpustakaan dihargai di depan civitas academica,” ungkapnya.

Harapan tersebut sudah ada Sejak tahun 2014 ketika perpustakaan bertempat di Gedung Cakra, yang keberadaanya masih campur-baur. Selain itu, keinginan tersebut didasari pada keluhannya terkait tidak adanya parkir untuk karyawan, pimpinan, maupun mahasiswa. Selain itu, ini juga untuk mempermudah orang-orang ketika mencari perpustakaan. Orang seringkali bingung keberadaan perpustakaan di lantai 3 atau 4. Untuk tempat layanan peminjaman serta baca buku teletak di lantai 4. Sedangkan lantai 3 untuk layanan anggota seperti perpanjangan kartu (perpustakaan)” jelasnya.


Di samping keinginannya terhadap adanya gedung tersendiri untuk perpustakaan, pihaknya juga berharap penuh kepada mahasiswa supaya banyak yang berminat menjadi Duta Baca. Banyaknya jumlah pendaftar merupakan sebuah indikator sejauh mana minat baca civitas academica. Jika dengan adanya Duta Baca masih tidak berhasil, maka bisa menjadi sedikit berat untuk mencoba meningkatkan minat baca mahasiswa. Tapi kalau sebaliknya, maka sebenarnya mahasiswa mempunyai literasi yang tinggi. Jelasnya. Pihaknya memiliki target saya seratus pendaftar dan yang mendaftar sesuai dengan target. (Yul/Ben/Wuk)

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra