Jumat, 28 September 2018

,

BEM KM Selenggarakan Seminar Kepemimpinan


                                                          Foto: Dokumentasi BEM-KM UTM


WKUTM- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  selenggarakan seminar kepemimpinan di gedung pertemuan UTM bertema, "Peran Pemuda  Milenial sebagai Generasi Emas di Masa Depan" (28/09).

Alfan Afriyandi, selaku Ketua Pelaksana (Ketupel) memaparkan bahwa, acara yang diprakarsai oleh pihak BEM terutama divisi Pemuda dan Olahraga ini bertujuan untuk menumbuhkan  peranan pemuda di era milenial. Selain itu juga dimaksudkan untuk  mencetak pemuda yang kompeten  di era milenial dan tumbuhnya kepedulian adanya keadaan sekitar.


Acara yang dihadiri kurang lebih 600 peserta tersebut berlangsung pada pukul 08.00-12.00 WIB. Panitia menghadirkan 2 narasumber, yakni Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur) dan Kamarullah (Aktivis UTM tahun 2010). Emil menyampaikan bahwa generasi saat ini sangat berbeda dengan dahulu. Mengingat bahwa  teknologi semakin berkembang dan  para pemuda harus paham agar tidak tertinggal.

Ibnu Amron mahasiswa Teknik Informatika, menilai acara ini sangat bagus dan sangat memberikan edukasi dimana zaman milenial sekarang banyak yang tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya.

”Banyak hal yang tidak sesuai di zaman ini. Misalnya, anak kecil sudah memegang gadget. Nah, bagaimana kita sebagai orang yang lebih tua bisa membimbing dan mengarahkan anak tersebut. Jadi ya acara ini sangat bagus untuk membuka wawasan,” jelasnya.

Alfan juga menambahkan bahwa sebenarnya acara ini bukan free harga tiket masuk (htm), tetapi melihat antusias mahasiwa yang luar biasa mengikuti acara tersebut menjadikan acara ini gratis.

”Mahasiswa yang datang membludak, karena bukan dari kalangan mahasiswa UTM saja, banyak dari luar,”papar mahasiswa Sosiologi semester 7 tersebut.

Anggi Mustavia merasa bahwa acara ini  turut menyadarkan dan memberikan semangat baru bagi mahasiswa. ”Acara ini sangat bagus karena menimbulkan semangat kepemudaan, semangat menjadi pemimpin bukan sebagai pembantu,” papar mashasiswa Fakultas Hukum tersebut.

Alfan sendiri berharap, melalui acara ini para pemuda dan anak bangsa bisa menjadi pemimpin pada eranya dan menjadi seseorang yang bertanggung jawab.  (Zhaf/Wuk)

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra