Selasa, 19 Juni 2018

,

Majalah Lembaga Pers Mahasiswa - Spirit Mahasiswa Edisi Meninjau Keamanan Kampus UTM


      Saat ini permasalahan keamanan marak terjadi, seperti berbagai kasus kehilangan di lingkungan UTM yang mengarah pada sebuah persolan sejauh mana keamanan segenap civitas akademika UTM terjamin. Oleh karena itu, perlu ditinjau kembali kinerja tenaga keamanan dan fasilitas yang menjadi sarana terwujudnya sistem keamanan yang baik.

      Selain lumrahnya fenomena kasus kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), helm, dan lainnya, kejadian yang lebih meresahkan adalah masih marak pembegalan yang terjadi di wilayah sekitar kampus dan korbannya adalah mahasiswa. Keadaan tersebut diperkeruh lagi dengan penerapan jam malam yang dinilai membatasi gerak mahasiwa di dalam kampus, sehingga aktivitas mahasiswa yang seharusnya dilakukan di dalam kampus justru berpindah di luar kampus, baik di bidang akademik maupun organisasi. 

      Keberagaman fenomena maling tersebut menimbulkan pertanyaan sejauh mana keamanan UTM berjalan dalam menunaikan tanggung jawabnya untuk menjaga stabilitas kampus. Ketika permasalahan yang ada belum terselesaikan dengan baik, pimpinan justru membuat kebijakan yang mendorong mahasiswa melakukan aktivitas di luar jangkauan keamanan internal, yang dipandang sebagai sebuah solusi sebab UTM tidak mau ambil pusing dan tidak terkesan angkat tangan.

     Berangkat dari perihal tersebut Majalah Lembaga Pers Mahasiswa Spirit Mahasiswa edisi Juni 2018 mengangkat tema “Keamanan Kampus” guna menilik kembali bagaimana sistem keamanan kampus berjalan. Terbitnya majalah ini mengharapkan segala lini akademik UTM lebih melek terhadap kondisi keamanan dan bersama-sama saling mewujudkan sistem keamanan kampus yang baik dan bermanfaat bagi civitas.

                                                       



0 komentar:

Posting Komentar

Sastra