Rabu, 13 September 2017

,

Buletin Sastra Kecubung Edisi 12


Realisme merupakan aliran kesustraan yang menjadi bagian terpenting dalam sastra naratif pada abad ke-19. Istilah yang digunakan dalam majalah Mercure Francais Du Xix Siecle pada tahun 1826 ini merupakan aliran yang mengatasnamakan realitas kehidupan. Sastra yang beraliran ini merupakan kebalikan sastra imajis. Pengarang realis selalu menyajikan kehidupan nyata yang tak pernah terpikirkan oleh pembacanya. Salah satu penulis yang beraliran realis di negeri ini adalah Chairil Anwar. 

Aliran ini mengemukakan kenyataan secara objektif dimana pengarang melukiskan dunia kenyataan dan segala-galanya digambarkan seperti apa yang tampak. Objek yang digambarkan dari hal-hal yang nyata, yang pernah terjadi, bukan imajinatif belaka. Biasanya tulisannya berupa biografi, otobiografi, true-story, album kisah nyata, roman sejarah.  

Namun seiringnya tulisan-tulisan atau pengarang yang hanya menggambarkan kehidupan berdasarkan fiktif, sebagai hiburan semata. Hal ini membuat pembaca menjadi seseorang penghayal mimpi-mimpi yang tak pasti. Mereka akan dipupuk bahwa kehidupan ini seperti apa yang ia lihat, dengar, dan baca pada buku cerita fiktif.

Maka dengan diterbitkannya buletin kecubung bulan ini dengan tema “Realisme”, diharapkan memberi pemahaman dan menyajikan tulisan-tulisan yang tak hanya fiktif belaka saja. Tetapi tulisan yang akan disadari mereka bahwa kehidupan tidak seperti cerita atau film fiktif . 

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra