Rabu, 03 Mei 2017

, , ,

Buletin Oposisi Edisi Mei 2017



Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang berada di Pulau Madura tidak ada salahnya jika kita memiliki misi untuk memajukan daerah dimana kita berasal. Madura memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memilih 6 sektor yang dirasa menonjol dan layak dikembangkan. Namun, perjalanan mewujudkan niatan baik tersebut masih belum berjalan dengan lancar.



Sinergisitas seluruh civitas akademik merupakan tombak utama dalam terwujudnya UTM yang mengembangkan 6 sektor di Madura, namun sayang, itu masih belum bisa berjalan dengan baik. Padahal sinergisitas seluruh civitas akademik merupakan faktor yang paling mendasari sukses atau tidaknya program kerja tersebut. Lebih lucu lagi, ketika mahasiswa yang menjadi subjek untuk mencapai cita-cita tersebut tidak seberapa paham perkara tujuan yang akan dicapai UTM.



Disisi lain, persoalan studi banding yang tidak pernah tuntas juga mewarnai buletin ini dalam laporan khusus. Pelaksanaan dengan tujuan mencari ilmu dari kampus lain untuk diterapkan di kampus kita masih belum dapat dipastikan hasilnya. Pasalnya kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan ini tidak ada kejelasan perkara publikasi hasil dari pihak penyelenggara.


Dengan terbitnya buletin oposisi edisi 23 Mei 2017 dengan tema “Meninjau Program Kerja Badan Kelengkapan”. oleh LPM Spirit Mahasiswa bertujuan agar mahasiswa dapat tau, peduli, dan mengkritisi kegiatan Badan Kelengkapan Kampus. Mengingat kegiatan studi banding merupakan kegiatan yang seharusnya bermanfaat dan berimbas besar bagi seluruh mahasiswa serta pimpinan. Selamat Membaca!  

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra