Minggu, 09 April 2017

,

Buletin Sastra Kecubung Edisi 10



Romantisme adalah aliran yang menggambarkan sesuatu dari sudut pandang yang romantis meskipun kebanyakan isinya menceritakan sesuatu yang dramatis. Aliran ini juga merupakan aliran seni yang mengutamakan pada emosi dan perasaan. Maka banyak pengarang sastra menggunakan bahasa yang indah, tidak biasa, dan mengawang ke alam mimpi. 

Aliran ini biasa dikaitkan dengan cinta, karena semua karya sastra tentang cinta akan menguras emosi pembaca. Aliran ini bertujuan untuk membuat orang mempunyai anggapan bahwa segala sesuatu itu adalah cinta. Karena cinta sendiri merupakan bagian perasaan yang paling menarik. Sehingga sastra yang beraliran romantisme ini selalu dikisahkan tentang asmara dan roman picisan dengan kata-kata indah yang memabukkan perasaan. 

Aliran romantisme sendiri dapat memengaruhi sedikit banyak isi dan makna dari setiap karangan seperti tulisan atau puisi bahkan lukisan baik secara keseluruhan atau makna intinya saja. Maka yang terkandung dalam setiap aliran romantisme menjadi bahan refleksi emosi dari penikmatnya yang terkadang tidak masuk dalam logika. Perasaan dan logika tidak jarang dapat berjalan sejalan, namun mereka saling melengkapi. 

Dengan diterbitkannya buletin kecubung ini, diharapkan memberi pemahaman kepada pembaca bahwa aliran romantisme mengesahkan imajinasi individu sebagai otoritas kritis yang memungkinkan kebebasan dari pemahaman klasik tentang bentuk karya seni yang menyangkut emosi dan perasaan.

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra