Jumat, 22 April 2016

Buletin Satra Kecubung Edisi 5

Wanita bisa saja menjadi sosok beda dengan perempuan. Peran mereka dalam kehidupan seringkali masih dihiasi kisah melankolis. Diposisikan lemah, dijadikan simbol seksualitas, atau ditempatkan sebagai makhluk kedua setelah laki-laki. Tetapi, penulis lain malah melukiskan perempuan bagian dari simbol inspirasi dan harmonisasi kehidupan. Demikianlah sastra dari waktu ke waktu terus merekonstruksi sosok perempuan. LPM-SM melalui buletin kecubung edisi ”Sastra dan Perempuan” ingin sedikit membongkar, menggali, kemudian menampakkan kembali siapa sesungguhnya ”dia”? Tujuanya bukan lagi mempersempit pikiran kita dengan membuat diametral antara tokoh (perempuan) dengan penulis. Nilai lebih yang diharapkan dari pembaca ialah memiliki representasi humanis terhadap perempuan. Akhirnya atas nama seluruh tim keredaksian buletin kecubung, kami ucapkan terimaksih kepada seluruh kontributor tulisan yang telah dengan ikhlas membagi gagasanya untuk dipublikasikan. Tidak lupa di momen kelahiran Kartini ini, mari tetap kita rawat warisan beliau untuk memuliakan perempuan Indonesia. Sembari mengenang perjuangan Kartini silahkan menikmati kumpulan sajian karya dari kami. Selamat membaca!


Wanita bisa saja menjadi sosok beda dengan perempuan. Peran mereka dalam kehidupan seringkali masih dihiasi kisah melankolis. Diposisikan lemah, dijadikan simbol seksualitas, atau ditempatkan sebagai makhluk kedua setelah laki-laki. Tetapi, penulis lain malah melukiskan perempuan bagian dari simbol inspirasi dan harmonisasi kehidupan.

Demikianlah sastra dari waktu ke waktu terus merekonstruksi sosok perempuan. LPM-SM melalui Buletin Kecubung edisi ”Sastra dan Perempuan” ingin sedikit membongkar, menggali, kemudian menampakkan kembali siapa sesungguhnya ”dia”? Tujuanya bukan lagi mempersempit pikiran kita dengan membuat diametral antara tokoh (perempuan) dengan penulis. Nilai lebih yang diharapkan dari pembaca ialah memiliki representasi humanis terhadap perempuan.

Akhirnya atas nama seluruh tim keredaksian Buletin Kecubung, kami ucapkan terimaksih kepada seluruh kontributor tulisan yang telah dengan ikhlas membagi gagasanya untuk dipublikasikan. Tidak lupa di momen kelahiran Kartini ini, mari tetap kita rawat warisan beliau untuk memuliakan perempuan Indonesia. Sembari mengenang perjuangan Kartini silahkan menikmati kumpulan sajian karya dari kami. 

Selamat membaca!

0 komentar:

Posting Komentar

Sastra