Kamis, 01 Oktober 2015

UTM Dijadikan Tempat Pendeklarasian IDRI

Bertempat di Gedung Graha Utama lantai 10 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) resmi dideklerasikan pada Selasa, (29/9). Dalam Pendeklarasiannya, IDRI di ikuti oleh 150 dosen dari berbagai program studi perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Amstrong salah satu penggagas IDRI menuturkan tujuan dari pendirian organisasi ini untuk mempersatukan dan mengakomodir aspirasi dosen-dosen di seluruh Indonesia. Ia juga menambahkan manfaat lain IDRI sebagai pendorong kebijakan pemerintah agar mempercepat perbaikan pelaksanaan undang-undang dosen sebagai tenaga profesi. "Ini juga bertujuan untuk mempercepat perbaikan pelaksanaan undang-undang dosen sebagai tenaga profesi, sudah sepuluh tahun berjalan namun tidak maksimal. Sehingga dosen membutuhkan wadah bersuara dan menyalurkan aspirasi”, tutur Amstrong.

Meski baru dideklarasikan, IDRI ternyata bukanlah sebuah organisasi baru. Sebelumnya Amstrong salah satu pendiri sekaligus Ketua IDRI telah membentuk organisasi Forum Dosen Muda Indonesia (FDMI). Anggotanya juga dihimpun dari berbagai dosen perguruan tinggi di Indonesia. Berhubung terjadi pro-kontra dalam singkatan FDMI yang mencantumkan kata ”muda,” pengurus membubarkan FDMI dan merubah nama menjadi IDRI.

Masih Menurut Amstrong, ada dua alasan pemilihan UTM sebagai tempat deklarasi IDRI. pertama secara geografis letak UTM berada di tengah-tengah Indonesia. Kedua, para dosen bisa mengikuti Seminar Nasional Industrialisasi Madura (SNIRA). Kendati demikian, kedepan kegiatan IDRI tidak bertempat di UTM lagi. Sebab kegiatan IDRI akan digilir di seluruh perguruan tinggi anggota IDRI.

Rachmad Hidayat selaku penasehat IDRI sangat berharap organisasi yang baru dideklarasikan tersebut bisa menjadi wadah eksistensi anggotanya. Sebab, selama ini para dosen dirasa masih belum mempunyai organisasi ideal. "Dosen adalah kaum intelektual, dosen bisa bersuara melalui ini, bukan seperti yang lainnya. Selain itu dengan adanya organisasi ini akan dapat membantu dosen-dosen untuk sharing dan menjadi dosen-dosen yang luar biasa," ujarnya. (AWW)

Sastra