Jumat, 02 Mei 2014

Impact-Communication Survey Center (I-CSS )

Foto: WKUTM-Prodi ilmu komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Impact-Communication Survey Center (I-CSS ) bekerjasama dengan Surabaya Survey Center (SSC) mengadakan pelatihan riset opini publik pada Sabtu (5/4) di aula RKB-D UTM pukul 09.00-17.00 WIB.
 Pelatihan tersebut meliputi materi tentang teknis penarikan sampel, instrumen riset, tutorial penggunaan software SPSS dalam pengolahan data survei, serta materi motivasi berupa believe programmable yang dijelaskan langsung oleh pihak SSC dan dosen ilmu komunikasi.
 “Tujuan acara ini sejalan dengan visi misi prodi ilmu komunikasi yang menampilkan keunggulan citizen journalism dan opini publik,” ungkap Surochiem Abdus Salam selaku kaprodi ilmu komunikasi UTM.
 Rencana diadaknnya pelatihan yang sekaligus untuk merekrut anggota I-CSS tersebut mendadak baru dikonsep sekitar seminggu yang lalu oleh Corporate Social Responsibility (CSR) SCC. “Pelatihan ini kami buat untuk penyebaran ilmu, sekaligus bentuk filantropis sebagaimana yang di Negara Barat lakukan untuk membesarkan pekerjaan yang digeluti. Dalam hal ini untuk mengembangkan pekerjaan survey dan menguatkan masa depan lembaga survei,”ujar Mochtar W. Oetomo, direktur SCC yang juga dosen ilmu komunikasi UTM. “Adanya motivasi tadi juga bertujuan untuk mereposisi mindset agar pelatihan tidak sia-sia,” lanjutnya. 
 Secara keseluruhan, Rio Kurniawan, ketua pelaksana pelatihan opini publik mengatakan bahwa melalui acara tersebut mahasiswa dapat mengembangkan kegiatan survei dan opini publik, khususnya bagi mahasiswa ilmu komunikasi dan umumnya bagi mahasiswa UTM. (ris/isk)

Warta Prodi Komunikasi UTM (Newsikom UTM) Surochiem Abdus Salam Moh Amir Hamzah Mochtar W Oetomo Rio Kurniawan P I
 
Spirit-Mahasiswa News - Prodi ilmu komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui Impact-Communication Survey Center (I-CSS ) bekerjasama dengan Surabaya Survey Center (SSC) mengadakan pelatihan riset opini publik pada Sabtu (5/4) di aula RKB-D UTM pukul 09.00-17.00 WIB.

Pelatihan tersebut meliputi materi tentang teknis penarikan sampel, instrumen riset, tutorial penggunaan software SPSS dalam pengolahan data survei, serta materi motivasi berupa believe programmable yang dijelaskan langsung oleh pihak SSC dan dosen ilmu komunikasi.

“Tujuan acara ini sejalan dengan visi misi prodi ilmu komunikasi yang menampilkan keunggulan citizen journalism dan opini publik,” ungkap Surochiem Abdus Salam selaku kaprodi ilmu komunikasi UTM.

Rencana diadaknnya pelatihan yang sekaligus untuk merekrut anggota I-CSS tersebut mendadak baru dikonsep sekitar seminggu yang lalu oleh Corporate Social Responsibility (CSR) SCC. “Pelatihan ini kami buat untuk penyebaran ilmu, sekaligus bentuk filantropis sebagaimana yang di Negara Barat lakukan untuk membesarkan pekerjaan yang digeluti. 
 
Dalam hal ini untuk mengembangkan pekerjaan survey dan menguatkan masa depan lembaga survei,”ujar Mochtar W. Oetomo, direktur SCC yang juga dosen ilmu komunikasi UTM. “Adanya motivasi tadi juga bertujuan untuk mereposisi mindset agar pelatihan tidak sia-sia,” lanjutnya. 

Secara keseluruhan, Rio Kurniawan, ketua pelaksana pelatihan opini publik mengatakan bahwa melalui acara tersebut mahasiswa dapat mengembangkan kegiatan survei dan opini publik, khususnya bagi mahasiswa ilmu komunikasi dan umumnya bagi mahasiswa UTM. (ris/isk)

Warta Prodi Komunikasi UTM (Newsikom UTM) Surochiem Abdus Salam Moh Amir Hamzah Mochtar W Oetomo Rio Kurniawan P I

Top Ad 728x90