Jumat, 04 April 2014

Tetap Semangat Meski Sakit

Lpm Spirit-Mahasiswa News - “hari senin masih ngajar, tapi pulangnya langsung lemes. Kaki kirinya tidak terasa apa-apa!” ungkap Arin yang tak lain adalah keponakan bapak Ir. Sucipto (24/03). Mahasiswa Agroekoteknologi itu terlihat sangat prihatin dengan keadaan pamannya. beliau dilarikan kerumah sakit di Sumenep, dan dari hasil pemeriksaan keadaan beliau memburuk. Tepat delapan bulan yang lalu Dosen Pertanian UTM ini difonis terkena tumor ganas pasa dubur permanen. Hingga menjalani operasi dan kemoterapi hampir tiap bulan bahkan tiap minggu. Meskipun operasi dan kemo dilakukan, keadaan Pak Cip begitu sapaan akrab beliau. Perkembangan yang ditunjukan tidak begitu signifikan. Meskipun dalam keadaan sakit, beliau tetap mengusahakan hadir dalam mata kuliahnya. Dengan semangat yang membara Pak Cip selalu terlihat sehat dengan seribu guyonannya. “Pak Cip memang dosen yang asik, beliau begitu akrab dengan mahasiswa, sehingga kami pun merasa nyaman dengan cara mengajarnya.” Tutur salah satu anak didik Pak Cipto yang tidak mau disebut namanya itu. Mantan Ketua Jurusan (KAJUR) Agroekoteknologi ini, merupakan kajur yang sangat aktif. Keberadaan Green House yang saat ini masih dimaksimalkan itu adalah hasil kerja kerasnya juga. Beliau sangat antusias dengan pengadaan sarana prasarana untuk mahasiswa Agroekoteknologi, agar mahasiswanya mampu menerapkan ilmu yang telah didapat pada saat perkuliahan. “semoga keadaan Pak Cipto cepat membaik.” Harap mahasiswa yang juga tidak mau disebut namanya itu.(kat)

Lpm Spirit-Mahasiswa News - “hari senin masih ngajar, tapi pulangnya langsung lemes. Kaki kirinya tidak terasa apa-apa!” ungkap Arin yang tak lain adalah keponakan bapak Ir. Sucipto (24/03). Mahasiswa Agroekoteknologi itu terlihat sangat prihatin dengan keadaan pamannya. beliau dilarikan kerumah sakit di Sumenep, dan dari hasil pemeriksaan keadaan beliau memburuk. Tepat delapan bulan yang lalu Dosen Pertanian UTM ini difonis terkena tumor ganas pasa dubur permanen. Hingga menjalani operasi dan kemoterapi hampir tiap bulan bahkan tiap minggu. Meskipun operasi dan kemo dilakukan, keadaan Pak Cip begitu sapaan akrab beliau. Perkembangan yang ditunjukan tidak begitu signifikan. Meskipun dalam keadaan sakit, beliau tetap mengusahakan hadir dalam mata kuliahnya. Dengan semangat yang membara Pak Cip selalu terlihat sehat dengan seribu guyonannya. “Pak Cip memang dosen yang asik, beliau begitu akrab dengan mahasiswa, sehingga kami pun merasa nyaman dengan cara mengajarnya.” Tutur salah satu anak didik Pak Cipto yang tidak mau disebut namanya itu. Mantan Ketua Jurusan (KAJUR) Agroekoteknologi ini, merupakan kajur yang sangat aktif. Keberadaan Green House yang saat ini masih dimaksimalkan itu adalah hasil kerja kerasnya juga. Beliau sangat antusias dengan pengadaan sarana prasarana untuk mahasiswa Agroekoteknologi, agar mahasiswanya mampu menerapkan ilmu yang telah didapat pada saat perkuliahan. “semoga keadaan Pak Cipto cepat membaik.” Harap mahasiswa yang juga tidak mau disebut namanya itu.(kat)

Top Ad 728x90