Jumat, 06 Desember 2013

Kecewa, Gagal Menyambut SBY

Spirit mahasiswa news- Warga asrama Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kecewa karena telah berbondong-bondong mengenakan almamater UTM menuju Gedung Rektorat, tempat dilaksanakannya upacara penyambutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jum’at (06/12). Pasalnya dikarenakan telat dan kuota sudah penuh sehingga  pihak keamanan yang bertugas melarang semua warga asrama masuk upacara penyambutan Presiden SBY.
 
Menurut Hilyatus Tsaniyah, mahasiswa prodi pendidikan IPA, ia dan teman-temannya terpaksa balik kembali menuju asrama karena ditegur salah seorang petugas polisi. “Tadi, polisi yang bertugas disana bilang, peserta upacara sudah penuh, kita semua yang dari asrama sudah terlambat” ujarnya.
Sebelumnya, pak Agus selaku pimpinan asrama mengumumkan melalui mikrofon, agar penghuni asrama turut menyambut kedatangan SBY dengan mengenakan almamater. Mahasiswa dan pekerja pun antusias menuju Gedung Rektorat UTM. Setibanya di depan gedung RKB-E, polisi yang bertugas menolak keikutsertaan warga asrama, sehingga mereka terpaksa balik ke asrama dan tidak jadi ikut upacara penyambutan Presiden SBY.

Sementara itu, di tengah kekecewaan karena gagal bertemu SBY, sebagian mahasiswa justru memanfatkan almamater yang dipakai untuk ajang narsis dan berfoto ria. (kat/ris/nof)

Top Ad 728x90